«

»

Gubernur Harapkan Masyarakat Proaktif dalam Pendataan Pemilih

19 Juli 2013

Beda pilihan itu biasa saja, asal jangan perbedaan menjadi pertentangan yang tidak perlu.

Padang – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama tim melakukan kunjungan Safari Ramadhan ke Masjid Raya Ikur Koto Kota Padang (17/7). Hadir dalam kesempatan tersebut Walikota Padang Fauzi Bahar, Kadis Nakertrans Syofyan, SH, Kadis Pertanian Ir. Djoni, Kadis Sosial Abdul Gafar, SE, MM, Kadis Prasjal Tarkim Ir. Suprapto, MSi, Kabiro Binsos Eko Faisal, S.Kom,MM, dan beberapa kepala SKPD Pemko Padang.

Gubenur Irwan Prayitno dalam sambutannya menyampaikan tanggal 1 oktober 2013 merupakan pelaksanaan pemilihan kepala daerah Walikota/ Wakil Walikota Padang dan pada tahun 2014 pemilu legislatif.  Masyarakat diharapkan proaktif dalam pendataan pemilih yang dilakukan KPU dan pemerintah daerah, sehingga tidak terjadi kesalahan data pemilih di mana ia melakukan pencoblosan sesuai TPS tempat tinggal.

Beda pilihan itu biasa saja, asal jangan perbedaan menjadi pertentangan yang  tidak perlu. Mari kita dahulukan keamanan, ketertiban dan stabilitas demokrasi yang baik dalam nilai-nilai budaya di lingkungan masing-masing, himbaunya.

Irwan Prayitno juga menyampaikan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabiltas harga. Kebiasaan masyarakat belanja berlebihan dan penjual meningkatkan harga, lengkap sudah terjadinya inflasi walaupun di Sumbar masih dalam kondisi yang wajar serta belum perlu dilakukan operasi pasar. Kita menghimbau agar masyarat mampu menahan diri dalam berbelanja, sehingga kita terjauh dari sikap mubazir.

Selain itu kita dalam bulan Ramadhan ini hendaknya juga mampu menahan emosi, nafsu, serta menjauhkan diri dari sikap-sikap yang memicu konflik yang menganggu stabilitas keamanan dan dari data kepolisian kejahatan juga meningkat di saat bulan Ramadhan. Sikap konsumtif dan sikap pengendalian diri dalam bulan Ramadhan itu menandakan masih banyak masyarakat belum sukses dalam menjalani ibadah puasa. Kita berharap masyarakat mampu menjaga sikap tertib dalam lingkungan masing-masing.

Ada kebiasaan kita berpuasa, letih, malas-malas, ini perlu dikoreksi. Allah menyampaikan bulan Ramadhan bukan tempat santai atau tidur-tiduran, melainkan untuk berproduksi lebih baik lagi dari hari-hari sebelumnya. Hilangkan sikap malas dan merasa letih itu, mari kita raih ibadah amalan yang lebih banyak di bulan Ramadhan ini. Keempat, bagaimana kita memperkuat ibadah puasa dengan membaca Al Quran, karena bulan Ramadhan merupakan bulan turunnya Al Quran, perbanyak baca Al Quran, zikir dan ibadah, sadaqah, dan infak.

Kegiatan menjelang akhir Ramadhan, biasa kita sibuk mempersiapkan diri menyambut Idul Fitri, dan abai dalam menjalankan ibadah, sebaliknya sahabat-sahabat Nabi di saat akhir-akhir Ramadhan ini justru melakukan ibadah secara intensif menjelang akhir Ramadhan dengan beritikaf. Ada ketakutan akan berpisah dengan bulan agung bulan Ramadhan, semoga Allah tetapkan kita kembali bertemu bulan Ramadhan. Untuk itu perlu kita koreksi dalam menjalankan ibadah puasa, dalam meraih amalan yang lebih baik dan lebih baik lagi, ajaknya.

Dalam kesempatan itu Pemprov Sumbar menyerahkan bantuan Al Quran 40 buah, 28 terjemahan dan uang tunai Rp10 juta dan Pemko Padang juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp. 7,5 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>