«

»

Ramadhan Bulan Al Quran

29 Juni 2016

Bulan Ramadhan adalah bulan turunnya Al Quran. Sudah lazim di kalangan umat Islam memperingati turunnya Al Quran ini dengan mengadakan Peringatan Nuzulul Quran, dari level kelurahan hingga pemimpin negara. Peringatan Nuzulul Quran diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan. Sedangkan bagi yang ingin meraih malam lailatul qadar disebut jatuh pada malam-malam ganjil 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Ini seperti disampaikan oleh Aisyah r.a, “Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam beriktikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan dia bersabda: “Carilah malam lailatul qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan” ” (HR: Bukhari 4/225 dan Muslim 1169).

Rasulullah SAW menerima wahyu pertama kali pada usia 40 tahun. Waktu itu Rasulullah SAW sedang berada di gua Hira yang terletak di atas Jabal Nur. Wahyu yang pertama kali diterima oleh Rasulullah SAW adalah Surat Al Alaq ayat 1-5 yang artinya, “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”

Saat ini, justru kebiasaan membaca di kalangan umat Islam melemah. Padahal salah satu jendela untuk mendapatkan hikmah atau ilmu pengetahuan adalah dengan membaca. Jika kita arahkan sedikit makna dari perintah membaca di wahyu pertama tersebut, maka ada pesan untuk membaca kalimat Allah yang tertulis yaitu Al Quran dan kalimat Allah yang terhampar yaitu penciptaan alam semesta.

Membaca Al Quran adalah salah satu sunnah Nabi. Rasulullah SAW mengajarkan kepada para sahabat dan kaum muslimin bagaimana cara membaca Al Quran, yaitu membaca dengan tartil. Maksudnya adalah membaca Al Quran semaksimal mungkin dengan memperjelas bacaannya. Rasulullah juga berhenti membaca di setiap akhir ayat. Di samping itu, Rasulullah SAW senang mendengarkan bacaan Al Quran dari para sahabatnya.

Setiap bulan Ramadhan, Rasulullah SAW dibimbing Jibril dalam memahami Al Quran. Dalam sebuah hadits, Abu Hurairah mengatakan, “Dahulu Jibril mendatangi dan mengajarkan Al Quran kepada Nabi shalallahu alaihi wa sallam setiap tahun sekali (pada bulan Ramadhan). Pada tahun wafatnya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam Jibril mendatangi dan mengajarkan Al Quran kepada beliau sebanyak dua kali (untuk mengokohkan dan memantapkannya)” (HR. Bukhari no. 4614).

Menurut penjelasan Ibnu Atsir rahimahullah atas hadits di atas bahwa Rasulullah dalam bulan Ramadhan mempelajari semua ayat Al Quran yang turun. Ini artinya, Rasulullah SAW tidak hanya membaca Al Quran saja, akan tetapi juga mempelajari Al Quran melalui Jibril.

Para ulama salaf ketika Ramadhan memperbanyak membaca Al Quran. Di antara mereka ada yang khatam setiap tiga malam. Selain itu, mereka pun banyak yang menangis dikarenakan memahami ayat-ayat yang mereka baca. Bahkan ada yang pingsan setelah membaca sebuah ayat karena mengerti akan maknanya, terutama ayat-ayat mengenai Hari Kiamat.

Bagi kita yang mungkin belum bisa mencontoh apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dan ulama salaf, tidak perlu berkecil hati. Karena membaca Al Quran saja pun pahalanya sudah berlipat.

Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan “alif lam mim” satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469).

Semoga di bulan turunnya Al Quran ini kita bisa menyempatkan waktu untuk memperbanyak membaca Al Quran. Karena begitu banyak manfaat yang insya Allah akan didapat oleh orang yang membacanya. Apalagi jika disertai merenungi arti dari ayat Al Quran tersebut sehingga timbul karakter positif pada diri kita. Seperti semakin takut berbuat kejahatan kepada manusia atau semakin meningkatkan amal ibadah dan memperbaiki perilaku yang keliru. ***

Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar

Singgalang, 29 Juni 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>