«

»

Lustrum Unand

20 September 2016

Pada tanggal 17 Agustus 2016 lalu, Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia merilis daftar perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Alhamdulillah, Universitas Andalas (Unand) berada di urutan ke-11. Untuk Sumatera, Unand berada di posisi pertama, sedangkan untuk luar Jawa Unand ada di posisi kedua. Informasi ini seakan menjadi salah satu kado yang membahagiakan Unand menjelang ulang tahunnya ke-60 tanggal 13 September 2016 lalu. Dan tentunya juga bagi masyarakat Sumbar.

Bagi masyarakat Sumbar sendiri, Unand adalah kebanggaan mereka. Unand berprestasi, merekapun turut merasakan menjadi bagian dari prestasi tersebut, meskipun belum tentu kuliah atau menjadi bagian langsung dari Unand. Dan tidak itu saja, Unand juga menjadi bagian dari dan identik dengan Sumbar. Unand baik, maka Sumbar pun baik. Unand terpuruk, maka Sumbar pun ikut terpuruk. Dan sebagai wilayah yang disebut sebagai ‘industri otak’, Unand dan juga perguruan tinggi lainnya turut berkontribusi dalam aktivitas pembangunan manusia di Sumbar.

Pada acara Lustrum Unand ke-12 dan Dies Natalis Unand ke-60 yang diadakan tanggal 13 September 2016 lalu, saya berkesempatan hadir dan memberikan sambutan. Pada usianya yang ke-60, Unand sudah memiliki banyak pencapaian. Jika merujuk kepada Wikipedia, pada tahun 2009 Majalah Tempo menempatkan Unand di peringkat 14 kapasitas alumni yang diserap dunia usaha. Tahun 2011 Unand di urutan ke-26 dalam 100 perguruan tinggi terbaik di ASEAN yang dinobatkan Webometrics. Dan masih banyak lagi pencapaian yang sudah diraih Unand.

Pada Lustrum kali ini, Unand juga memberikan anugerah doktor honoris causa kepada Wakil Presiden (Wapres) RI Bapak Jusuf Kalla (JK). Kunjungan Wapres JK ke Sumbar ini merupakan kali pertama sejak saya menjabat Gubernur periode kedua. Harapan saya, semoga kunjungan ini akan disusul dengan kunjungan berikutnya dalam rangka memberikan dukungan bagi pembangunan di Sumbar.

Penganugerahan doktor honoris causa di Unand merupakan perolehan Wapres JK  yang ke-8. Salah satu latar belakangnya adalah, JK dianggap berjasa di bidang hukum pemerintahan daerah, yaitu penyelenggaraan hubungan pusat-daerah, terutama pola pengelolaan pemerintah Aceh. Dan ini jika saya tidak salah catat, adalah doktor honoris causa pertama Wapres JK di bidang hukum dan pemerintahan daerah.

Di luar konteks penganugerahan doktor honoris causa, JK sewaktu menjadi penasehat tunggal Dewan Penyantun Unand juga berperan besar sehingga Unand bisa mendapat pembangunan rumah sakit yang berlokasi di Limau Manih dari posisi 12 menjadi 3. Mudah-mudahan dengan kerjasama yang baik dari Unand dengan berbagai pihak, akan mempercepat berbagai kemajuan dan pencapaian di Unand.

Untuk itu, Unand juga mesti proaktif dan mengambil inisiatif, bermitra dengan pemerintah untuk saling mensukseskan berbagai program pembangunan yang ada di Sumbar dan juga Unand sendiri.

Selain itu, di usia ke-60 dengan jumlah mahasiswa dan alumni yang sudah cukup banyak, kekuatan jaringan seharusnya sudah terbentuk dengan baik. Sudah banyak alumni Unand yang meraih kesuksesan di berbagai bidang. Saya juga mengucapkan selamat atas terpilihnya secara aklamasi Ketua Ikatan Alumni Unand periode 2016-2020, yang juga menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Bapak Asman Abnur. Dengan momentum Lustrum ke-12 di usia ke-60, semoga Alumni Unand mampu memberdayakan potensi jaringan alumni untuk bersama-sama membangun menuju kejayaan bangsa, terkhusus bagi Unand sendiri, dan juga bagi Sumbar.

Mengakhiri tulisan ini, saya mengutip Al Quran surat Ar Ra’d ayat 11 yang artinya, “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” Insya Allah Unand akan lebih maju lagi ke depannya jika dari civitas akademikanya senantiasa kompak bergerak untuk memajukan Unand. Termasuk para alumninya. Berbagai pencapaian maupun prestasi yang sudah diraih, semoga bisa tetap dipertahankan dan ditingkatkan lagi ke depannya. Selamat merayakan Lustrum ke-12. ***

Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar

Padang Ekspres, 20 September 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>