«

»

Berbisnis dan Silaturahmi Ala Ikasmantri Riau

7 Mai 2017

Pekanbaru, (Antarariau.com) – Bagi alumni yang berada diperantauan, silaturahmi menjadi pengobat rindu terhadap kampung halaman dan teman se daerah. Seperti kata pepatah sekali merangkuh dayung dua tiga pulau terlampau, filosofi ini diimplikasikan oleh keluarga alumni SMA 3 Padang dengan bersilaturahmi sambil berbisnis. Pahala dapat, ekonomi juga meningkat.

Alumni SMA 3 Padang yang berada di Provinsi Riau mulai angkatan pertama tahun 1979 hingga angkatan terakhir 2016 tidak didapat angka yang detil, namun diperkirakan jumlahnya lebih dari 500 orang. Mereka menggeluti berbagai profesi mulai pengusaha, dokter, pegawai BUMN, PNS, polisi, TNI, guru, dosen, notaris, swasta, pengacara, politisi, arsitek maupun ibu rumah tangga.

Kekompakan alumni SMA 3 Padang di Riau inilah yang menggugah gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno Minggu menyempatkan diri meninjau unit usaha bata ringan dan menandatangani pendirian prasasti Koperasi Ikasmantri Riau. Irwan yang juga alumni SMA 3 Padang angkatan 1982 itu bertolak langsung dari Banda Aceh ke Pekanbaru sebagai bentuk apresiasinya atas usaha yang dirintis alumni Ikasmantri di Riau.

“Saya senang alumni Ikasmantri di Riau bisa punya usaha termasuk mendirikan koperasi. Ini tentunya diharapkan menggugah alumni di seluruh Indonesia untuk berkreasi seperti ditunjukan alumni di Riau,” ujar Irwan yang  menjabat gubernur untuk periode ke II pada 2016 itu. Dalam peninjauan ke pabrik bata ringan Irwan mengingatkan untuk lebih intensif mempromosikan bata ringan yang belum terlalu akrab di masyarakat, namun memiliki berbagai kelebihan dibanding bata atau hollow brick konvensional. Ia menanyakan berbagai hal tentang proses pembuatan, ketahanan, produksi hingga pemasaran dan melihat langsung bata ringan ini bisa mengambang di permukaan air.

“Bata ringan ini cocok untuk bangunan dilahan gambut terutama bangunan bertingkat, serta untuk rumah kualitas real estate dengan hasil bagus dan proses pengerjaan yang memakan waktu lebih singkat,” ujar Harlon Syofyan, perintis usaha bata ringan yang juga mantan ketua OSIS SMA 3 tahun 1986 didampingi Andre.

Di koperasi Irwan mendapat penjelasan dari ketua Koperasi Yuliandri terkait usaha yang akan dikembangkan, pengurusan badan hukum serta melibatkan seluruh alumni untuk ikut sebagai anggota. “Kita akan kembangkan usaha pemasaran bata ringan, pupuk, membuat mart, travel dan usaha wisata.

Di ruko yang menjadi sekretariat koperasi di lantai dasar sebagai tempat memajang produk, sekaligus kantin, lantai dua kantor koperasi dan lantai tiga sebagai tempat menginap bagi alumni dari luar daerah yang tengah berada di Pekanbaru,” ujar Yuliandri yang akrab disapa Ajo itu. “Kalau perusahaan hanya menyisihkan keuntungan dua persen untuk kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan, koperasi Ikasmantri menyisakan 10 persen keuntungan untuk sosial,” urai alumni angkatan 91 itu.

Kiprah alumni SMA 3 Padang di Riau cukup bisa dirasakan oleh almamaternya. Sebut saja pembangunan masjid di SMA 3 Padang, pengadaan buku agama, AC, tempat wudhu, karpet, sumbangan bagi siswa tidak mampu serta brainstorming terhadap siswa dalam memotivasi mereka untuk sukses.

“Kita dirantau tetap memberikan kontribusi bagi sekolah asal dan adik-adik yang tengah menuntut ilmu di SMA 3 Padang. Keberadaan alumni dirantau bisa dirasakan manfaatnya dan nuansa keakraban bagi alumni di Riau telah terjalin dengan tulus,” ujar ketua alumni Ikasmantri di Riau, dr. Efhandi Nukman Sp.M.

Antara Riau, 7 Mei 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>