«

»

November, Kereta Api BIM Aktif

3 Mai 2017

Profil Irwan Prayitno

Sumatera Railways dalam Tahap Pembebasan Lahan

Padang, Padek—Pengoperasian jalur kereta api dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) ditargetkan akan beroperasi November tahun ini. Sementara itu, untuk mengaktifkan kembali jalur kereta api yang menghubungkan kabupaten dan kota lainnya di Sumbar akan ditempuh secara bertahap.

“Langkah reaktifikasi jalur kereta api di Sumbar dilakukan sesuai dengan apa yang telah menjadi  prioritas nasional. Reaktifikasi dan pembersihan jalur yang telah lama tidak digunakan di kabupaten/kota di Sumbar terus dilakukan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Amran kepada Padang Ekspres, kemarin.

Sebagai bentuk kemajuan di bidang transportasi kereta api di Sumbar, pembersihan di sepanjang jalur kereta api terus dilakukan. “Kami berharap masyarakat yang tinggal di jalur kereta api tersebut dapat mendukung upaya pemerintah dalam percepatan dalam mengaktifkan kembali kereta api di Sumbar,” terangnya.

Sementara untuk jalur kereta api di Padangpanjang, Bukittinggi baru selesai studi trasenya oleh Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Langkah ini akan ditindaklanjuti pembersihan lahan, dan itu perlu koordinansi dengan kepala daerah setempat yang jalur kereta apinya dilakukan aktivikasi lagi.

“Kesepakatan sudah, tinggal pelaksanaan pembebasan lahan. Sementara ke arah Sumatera Railways, Muaro Kalaban, Sijunjung, Silokek, lalu sampai nanti terhubung dengan Lipek Kain Pekanbaru juga telah dilakukan studi trase oleh Kementerian terkait,” jelasnya.

Ia menuturkan jika jalur kereta api Sumbar telah terhubung dengan Sumatera Railways, maka posisi Sumbar di lintas Barat yang punya Pelabuhan Teluk Bayur akan diuntungkan. Sebab pelabuhan ini menjadi satu satunya pelabuhan yang terdekat aksesnya dengan India, China, Timur Tengah dan Afrika, maka untuk ekspor provinsi tetangga itu harus menggunakan pelabuhan tersebut.

“Jika kereta api di Sumbar dapat beroperasi, maka keberadaannya menjadi transportasi yang menghemat biaya dan menjadi langkah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk itu, kita berharap konektivitas kita ke Sumatera rail way dapat terlaksana,” terangnya.

Terpisah, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan semakin cepat pembangunan jalur kereta api ini dilaksanakan akan semakin baik. Saat ini berbagai tahapan dalam mengaktifkan kembali jalur kereta api di Sumbar telah dilakukan.

“Kita mengharapkan dukungan dari pemerintah kabupaten/kota agar langkah dalam pengaktifan kembali seluruh jalur kereta api ini dapat terlaksana dengan baik, termasuk juga masyarakat yang menempati tanah PT Kereta Api Indonesia (KAI),” sebutnya.

Irwan mengatakan, kereta api adalah sarana transportasi yang mencirikan negara maju. Jika di Sumbar  jalur kereta api yang sudah ada dapat dihidupkan kembali, dan dapat menyambung jalur dari Logas ke jalur trans Sumatera di Pekanbaru, Provinsi Riau, maka dampaknya sangat besar. Tidak hanya dapat mengurai kemacetan, tapi juga dakan berdampak terhadap kemajuan di sektor perekonomian dan  pariwisata yang ada.

“Semoga dengan berbagai upaya yang dilakukan selama ini, dan sosialisasi yang diberikan kepada masyarakat, maka keinginan untuk kembalinya beroperasinya kereta api di Sumbar yang melewati  berbagai kabupaten/kota di Sumbar dapat terlaksana sesuai dengan rencana,” harap Irwan.

 

Padang Ekspres, 3 Mei 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>