«

»

Satu-satunya di Indonesia: Gubernur Sumbar Terima Satya Lencana Bidang Pangan

8 Mai 2017

 

Penyematan Tanda Kehormatan Gelar Tanda Jasa Satya Lencana Pembangunan bidang Pangan oleh Presiden RI Joko Widodo

PADANG – Gubernur Irwan Prayitno menerima Satya Lencana Pembangunan Bidang Pangan. Anugrah tersebut disematkan Presiden Joko Widodo, pada Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) ke-15 yang  digelar di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Aceh, Sabtu (6/5).

“Tanda jasa ini bukan mencerminkan keberhasilan pemerintah semata, melainkan bukti nyata kerja jeras petani dan nelayan yang turut andil dalam pembangunan ketahanan pangan daerah,” ungkap Irwan Prayitno usai menerima Satya Lencana, kemarin.

Menurut Irwan, tanda jasa dimaksud maknanya sangat berarti. Bukan karena ia satu-satunya Gubernur di Indonesia yang menerima tanda jasa dimaksud, melainkan juga bukti kepercayaan dari pemerintah pusat pada Sumbar yang telah bekerja keras membantu target swasembada pangan.

“Tanda jasa ini juga harus dimaknai sebagai motivasi supaya Sumbar selalu berkontribusi dalam menyukseskan ketahanan pangan nasional. Kita di Sumbar masih punya pekerjaan rumah untuk produksi gabah. Tahun 2016
produksi kita 2,5 juta ton gabah, sedangkan tahun 2017 ditargetkan oleh Menteri Pertanian mencapai 3 juta ton gabah,” jelasnya.

Sementara itu, selain Satya Lencana Bidang Pangan, dalam arena Penas KTNA ke XV di Banda Aceh, juga terdapat kabar gembira untuk Sumbar, yakni terpilih secara aklamasi menjadi tuan rumah Penas KTNA ke XVI tahun 2020.

Menurut Irwan, Penas KTNA yang menjadi forum komunikasi untuk menjalin kesepahaman dalam memajukan sektor pertanian dan perikanan, akan membawa dampak positif jika digelar di Sumbar.

“Petani dan nelayan di Sumbar bisa leluasa untuk belajar dan berbagi ilmu dengan sesamanya yang datang dari seluruh penjuru Indonesia. Tukar menukar ilmu, berbagi pengalaman, serta membangun kemitraan dan jaringan bisa dilakukan pada Penas KTNA. Ini yang kita harapkan dari Penas KTNA yang akan dihelat di Sumbar 2020 mendatang,” pungkasnya.

Presiden Joko Widodo menganugerahkan tanda kehormatan untuk 20 orang yang dianggap berjasa dalam pembangunan. Penghargaan ini diberikan kepada gubernur hingga petani. Ada dua anugerah yang diberikan, yaitu penghargaan Satyalancana Wirakarya serta Satyalancana Pembangunan di Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Sebanyak 10 orang mendapat anugerah Satyalancana Pembangunan dan 10 orang lagi memperoleh Satyalancana Wirakarya. Mereka yang mendapat penghargaan ini dipanggil untuk maju ke tengah lapangan.

Mereka yang mendapat anugerah Satyalancana Pembangunan di antaranya Gubernur Sumatera Barat, Bupati Tulungagung, Bupati Tasikmalaya, Bupati Tabanan, Bupati Minahasa, Bupati Bone, Bupati Barito, Bupati Tapin, Wali Kota Lubuklinggau, dan seorang petani asal Tasikmalaya.

Penas KTNA diikuti oleh 38 ribu peserta dari seluruh Indonesia, mulai Aceh hingga Papua. Kegiatan yang mempertemukan petani dan nelayan Nusantara ini berlangsung hingga 11 Mei mendatang.

Jokowi menyampaikan satu nasihat yang sering disampaikan orang tua kepada anak-anaknya. Intinya nasihat tersebut adalah menghormati kerja keras nelayan dan petani.

“Dulu kita sering mendengar nasihat, kalau tidak ada petani yang bekerja keras, kita mau makan apa. Kalau tidak ada nelayan yang bekerja keras, kita mau makan ikan apa,” jelas Jokowi.

“Makanya kita harus sayang kepada petani dan sayang kepada nelayan,” lanjutnya.

Singgalang, 8 Mei 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>