«

»

Realisasi Paten di Sumbar Masih Sedikit

23 November 2017

PADANG – Masi banyak kecamatan diwilayah Sumatra Barat yang belum menyelenggarakan Program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) hingga 2017.

Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno mengatakan, padahal sejak ditargetkan Kementerian Dalam Negeri bisa terealisasi di seluruh Indonesia pada 2014 laIu, program yang digagas pemerintah pusat ini bertujuan memperpendek jarak perizinan bagi masyarakat bawah.

Pemangkasan birokrasi dalam hal perizinan menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Ini dilakukan agar iklim investasi bisa tumbuh dengan baik.

Menurut Irwan, salah satu penyebabnya adalah masih ada kepala daerah yang urung melimpahkan kewenangan perizinan kepada camat.

“Apakah karena enggan atau ada kepentingan lain,” ujar Irwan usai membuka rapat koordinasi bersama bupati/wali kota di Padang, Rabu(8/11).

Irwan mendesak masing-masing pemerintah daerah segera merealisasikan paten. Demi mewujudkan program ini, dia meminta bupati dan walikota di Sumatra Barat segera mendelegasikan kewenangan perizinan kepada camat.

“Nantinya kantor kecamatanlah yang akan melayani program Paten ini. Sejumlah perizinan yang tadinya harus dituntaskan di level kabupaten/kota, kini diturunkan ke level kecamatan”, kata dia.

Berdasarkan fenomena yang terjadi dilapangan, irwan meminta kepala daerah legawa melimpahkan kewenangan perizinan kepada camat.  Tujuannya jelas, demi mempermudah pelayanan masyarakat dan meningkatkan kemudahan dalam memulai usaha. Apalagi, Program Paten adalah amanah undang-undang dan peraturan.

 

“Pelimpahan kewenangan saat ini tidak perlu pakai peraturan bupati/wali kota, bisa dengan surat keputusan saja, Iebih mudah . Jadi, apa lagi masalahnya?” jelasnya.

 

Irwan menilai, Program Paten tak hanya meringankan beban kerja pemerintah kabupaten/kota, tapi juga memudahkan masyarakat dalam mengurus perizinan. Irwan juga mengingatkan pemda untuk segera mencairkan anggaran yang sudah dialokasikan untuk menjalankan program ini.

 

Alokasi anggaran untuk Paten akan digunakan untuk membeli perangkat komputer dan memberikan pelatihan bagi tenaga di level kecamatan.

 

Sementara, PelaksanaTugas Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Provinsi Sumbar lqbal Rama Dwipayana mengatakan, dan 175 kecamatan di Sumbar, hanya 47 kecamatan di empat daerah yang telah melaksanakan Paten.

Keempat daerah tersebut, yaitu Kabupaten Sijunjung, Padang Pariaman, Agam, dan Kota Padang.

Iqbal berharap jumlah kecamatan pelaksana Paten itu bertambah karena untuk pelimpahan kewenangan periziinan dari bupati/walikota pada camat, bisa melalui surat keputusan.

 

Republika, 23 November 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>