«

»

Nirwasita Tantra

24 Januari 2019

Pada 14 Januari 2019 lalu bertempat di Jakarta saya menerima anugerah Nirwasita Tantra Award Green Leadership tahun 2018 dari pemerintah pusat. Wakil Presiden RI Bpk. Jusuf Kalla yang menyerahkannya. Nirwasita Tantra Award ini adalah yang ketiga kalinya diterima Sumbar. Dan kali ini berada di posisi provinsi terbaik kedua, di mana posisi pertama dipegang Jawa Timur. Pada kali pertama mendapatkannya, Sumbar berada di posisi ketiga terbaik. Penghargaan ini sesungguhnya sebuah prestasi bersama seluruh elemen masyarakat di Sumbar yang mampu menjaga dan merawat lingkungan hidup dan hutan dengan baik.

Nirwasita Tantra Award adalah sebuah penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI kepada kepala daerah yang dalam kepemimpinannya berhasil merumuskan dan menerapkan kebijakan sesuai prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan sehingga mampu memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerahnya.

Ada proses penilaian yang harus dilalui oleh setiap daerah untuk mendapatkan penghargaan ini. Yang dilihat tidak hanya kebijakan seperti perda atau pergub serta dokumen terkait, tetapi juga penanganan dan hasilnya. Beberapa contoh dalam penilaian Nirwasita Tantra ini seperti melihat kualitas sungai, seberapa bersih air sungai tersebut. Kemudian melihat kualitas udara, dan melihat kualitas hutan. Alhamdulillah, secara umum sungai-sungai di Sumbar masih terjaga kebersihannya. Demikian pula kualitas udara dan kondisi hutannya.

Selain itu, yang dinilai dalam Nirwasita Tantra Award ini adalah bagaimana masyarakat mengelola hutannya sesuai aturan yang berlaku. Alhamdulillah, sejauh ini pengelolaan hutan oleh masyarakat berjalan di jalur yang tepat. Sehingga hutan bisa terpelihara dan masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari hutan.

Satu hal yang turut menggembirakan, DPRD Provinsi Sumbar juga mendapatkan Nirwasita Tantra Award Green Leadership dari Kementerian Lingkungan Hidup peringkat kedua terbaik se Indonesia. Ini juga menunjukkan bahwa antara Pemprov dan DPRD memiliki kepedulian akan masalah hutan dan lingkungan hidup di Sumbar.

Hal lain yang juga dilakukan oleh pemerintah pusat dalam penilaian Nirwasita Tantra Award ini adalah mengunjungi rumah sakit, industri, dan pertambangan, dan dikaitkan dengan masalah lingkungan. Di samping itu, kami pun turut ditanya oleh para ahli tentang masalah kehutanan dan lingkungan dari perguruan tinggi maupun LSM, media serta pejabat di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, tentang kebijakan dan penanganan hutan dan lingkungan hidup di Sumbar.

Isu lingkungan hidup juga merupakan salah satu isu dunia, di samping isu HAM (hak asasi manusia) dan demokrasi yang sudah dikenal masyarakat sebagai isu global. Kita hidup di satu dunia yang sama, maka lingkungan hidup yang baik dan terjaga di wilayah turut berperan menciptakan lingkungan dunia yang lebih baik.

Untuk itu, kita patut bersyukur hutan kita dan juga lingkungan hidup yang masih baik telah berkontribusi untuk dunia. Oksigen dan air bersih yang dihasilkan turut menyumbang kehidupan masyarakat dunia. Perlu kita sadari bersama, bahwa di berbagai belahan dunia ketersediaan udara yang baik dan juga air bersih yang melimpah adalah sesuatu yang sangat sulit dipenuhi. Sedangkan di Sumbar, atas izin Allah Swt keduanya tersedia melimpah. Allah Swt berfirman dalam Alquran surat Ibrahim ayat 7 yang artinya, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu.”

Sementara itu di sisi lain, kita harapkan jangan sampai ada pihak-pihak yang justru merusak hutan dan lingkungan hidup sehingga menimbulkan terjadinya longsor, banjir bandang, banjir dan lainnya yang sebenarnya tidak kita inginkan.  Termasuk juga di wilayah perkotaan jangan sampai banyak orang yang buang sampah sembarangan ke sungai atau saluran air karena akan menimbulkan banjir dan merusak lingkungan.

Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, baik ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, aparatur pemerintah, swasta, pelajar, mahasiswa, petani, nelayan, serta para pemangku kepentingan lainnya secara bersama-sama untuk terus menjaga hutan dan lingkungan hidup di Sumbar agar tetap lestari. Karena ini merupakan bentuk syukur kita kepada Allah Swt.

Saya juga turut mengapresiasi seluruh lapisan masyarakat di Sumbar atas segala usaha yang sudah dilakukan dalam menjaga dan memelihara lingkungan hidup dan hutan di Sumbar selama ini. ***

Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar

Padang Ekspres, 24 Januari 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>