«

»

Sumbar Expo

21 November 2019

Pada 14 November 2019 kami membuka acara Sumbar Expo yang berlokasi di Kota Medan. Ini adalah pelaksanaan Sumbar Expo yang kedelapan. Waktu pelaksanaannya adalah 14-17 November 2019.

Sumbar Expo adalah kegiatan pameran dan promosi Pemprov Sumbar dan Pemkab/ko yang ada di Sumbar untuk mengenalkan produk-produk unggulan dari daerah masing-masing, juga destinasi wisata, serta menawarkan peluang investasi yang ada di Sumbar. Selain itu juga dilakukan temu bisnis dengan para pengusaha untuk menjalin kerja sama bisnis, pertemuan antarpemerintah, serta promosi budaya.

Sumbar Expo dilakukan setiap tahun di berbagai kota di Indonesia. Kota yang pernah digelar acara tersebut di antaranya adalah Makasar, Bandung, Jakarta, Denpasar. Insya Allah Sumbar Expo 2020 akan dilaksanakan di Surabaya.

Alhamdulillah, Sumbar Expo telah memberikan manfaat bagi daerah. Dalam pelaksanaan Sumbar Expo terjadi transaksi jual-beli yang nilainya miliaran rupiah. Tidak hanya ketika pelaksanaan Sumbar Expo, setelahnya pun terjadi transaksi lanjutan jual-beli tersebut. Misalnya, transaksi pembelian kain songket, bordiran, dan makanan khas daerah.

Selain itu, investor juga ada yang berniat menanam investasi setelah menghadiri Sumbar Expo. Khususnya dalam bidang pariwisata, seperti pembangunan resort dan hotel. Juga investasi di bidang kelautan dan perikanan seperti ikan kerapu, serta investasi energi terbarukan (panas bumi dan air) , investasi industri hilir, dan juga yang terkait perdagangan.

Di samping itu, di masing-masing daerah juga ada transaksi lanjutan terutama untuk produk-produk unggulan, produk pertanian yang mempengaruhi inflasi sehingga ada pengiriman produk tersebut ke luar daerah atau sebaliknya, dan juga pembelian paket wisata oleh orang luar yang akan datang ke Sumbar.

Adapun promosi budaya yang dilakukan di Sumbar Expo dimaksudkan untuk memberikan hiburan kepada para perantau dan masyarakat umum. Ini diwakili oleh sanggar-sanggar seni yang ada di kabupaten/kota di Sumbar.

Khusus untuk pelaksanaan Sumbar Expo di Medan, juga diadakan kegiatan makan bajamba, turnamen golf, dan ceramah budaya.

Alhamdulillah, pelaksanaan Sumbar Expo memberikan manfaat positif bagi daerah-daerah di Sumbar. Karena mengundang masuknya investasi, perdagangan, wisatawan, yang mendorong pergerakan ekonomi. Ini turut membantu tercapainya target dari kepala daerah yang ingin memajukan dan meningkatkan kesejahteraan daerahnya seperti yang dijanjikan ketika kampanye. Jika hanya mengandalkan APBD, sulit untuk mencapainya. Dukungan APBN berupa DAU dan DAK pun sudah habis sesuai peruntukannya.

Ruang untuk mensejahterakan masyarakat masih belum cukup jika mengandalkan dari APBN dan APBD. Contohnya, ada satu kabupaten yang penduduknya lebih dari 300.000 jiwa PADnya Rp 40 miliar. Jika PAD sebesar 40 miliar dibagi untuk dinas-dinas tertentu, dananya belum memadai, seperti dinas pertanian, pendidikan, kesehatan. Oleh karena itu, mencari sumber-sumber ekonomi dari luar untuk menggerakkan ekonomi di daerah adalah sebuah keniscayaan.

Melihat hal demikian, kami selaku Pemprov Sumbar berupaya aktif mengadakan berbagai kegiatan untuk menarik dana dari luar masuk ke Sumbar. Secara rutin, di Jakarta bertempat di Hotel Balairung kami mengadakan temu bisnis dan calon investor setiap tahun. Kami mengundang para perantau dan juga orang luar yang bukan perantau atau bukan orang Minang untuk memasukkan dananya ke Sumbar. Kami juga aktif mendatangi calon-calon investor potensial yang difasilitasi oleh komunitas perantau Minang atau juga pemerintah setempat. Selain gencar di dalam negeri, kami juga mendatangi pihak-pihak di luar negeri untuk mengajak mereka berinvestasi di Sumbar.

Oleh karena itu, Sumbar Expo juga menjadi bagian penting dari upaya kami bersama pemerintah daerah untuk mendatangkan para pelaku ekonomi sehingga terjadi pergerakan ekonomi yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga bisa mengurangi kemiskinan dan pengangguran.

Kami juga tidak membatasi diri dalam kegiatan seperti Sumbar Expo untuk menawarkan potensi ekonomi dan investasi di Sumbar. Setiap waktu dan kesempatan, kami senantiasa berupaya menawarkan peluang tersebut. Kami meyakini bahwa ekonomi dan kesejahteraan masyarakat akan semakin baik jika dana masuk yang berputar di Sumbar semakin meningkat. Data BPS menunjukkan, terjadi peningkatan pendapatan perkapita di Sumbar. Di tahun 2010 Rp 17,93 juta, naik menjadi Rp 32,06 juta di 2014. Di 2016 naik kembali menjadi Rp 37,21 juta, dan Rp 42,57 juta di 2018.

Kami mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi di Sumbar Expo. Juga kepada seluruh panitia Sumbar Expo dan seluruh masyarakat perantau yang menyukseskan acara tersebut. Semoga Sumbar Expo bisa berperan penting menjadi salah satu bagian yang ikut menyukseskan pembangunan di Sumbar serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***

Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar

Harian Padang Ekspres, 21 November 2019 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>