«

»

Forum Komunikasi Ekonomi Kreatif

31 Januari 2020

Pada 24 Januari 2020 saya menghadiri Forum Komunikasi Ekonomi Kreatif (FKEK) Provinsi Sumatera Barat. Forum ini dibentuk  sebagai upaya mencari solusi terhadap masalah utama yang dihadapi oleh Pemprov Sumbar. Penyelesaiannya dipikirkan bersama-sama lintas OPD serta mengundang seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama dan memberi masukan.

Dengan adanya FKEK maka saat ini seluruh OPD dan pemangku kepentingan duduk bersama untuk mencari solusi dari permasalahan yang dibahas. Di FKEK dilakukan koordinasi terpadu lintas OPD. Sesuai dengan nama forumnya, maka masalah ekonomi merupakan inti dari pembicaraan dalam forum ini.

FKEK dibentuk dalam rangka membantu menyukseskan program dan kebijakan kami selaku kepala daerah. Pertemuan dilakukan setiap dua bulan. Topik yang dibicarakan beragam. FKEK diketuai oleh Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Sumbar.

Beberapa pertemuan telah membicarakan beberapa hal seperti pemanfaatan dana KUR untuk petani, penguatan UMKM, pemanfataan dana yang ada di bank untuk sektor perdagangan dan perindustrian, pengembangan kawasan di sektor pertanian yang terhubung dengan perbankan, akses dana KUR dan dana lainnya yang ada di perbankan. Alhamdulillah, dengan kebersamaan ini ternyata banyak masalah yang bisa dicarikan solusinya. Hasilnya pun lebih berkualitas, karena dikerjakan bersama-sama.

Sebagai sebuah forum ekonomi, target utama FKEK adalah pengendalian inflasi. Dengan melakukan koordinasi lintas OPD, pengendalian inflasi bisa semakin baik. Target atau tujuan lainnya adalah terwujudnya koordinasi terpadu lintas OPD yang efektif, efisien dan berkualitas sehingga program pemprov berjalan sukses dan bisa dirasakan maksimal hasilnya oleh masyarakat.

Permasalahan ekonomi yang dibicarakan dan dikoordinasikan merupakan hajat hidup masyarakat seperti di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, perhutanan, UMKM, perdagangan, perindustrian, dan lainnya. Berbagai sektor ini selalu berhubungan dengan inflasi. Jika satu sektor adalah produsen, maka sektor lain merupakan konsumen. Jika satu sektor menyediakan supply, maka sektor lain memunculkan demand.

Agar terjadi keseimbangan produsen dan konsumen, supply dan demand, OPD terkait yang duduk bersama bisa mencari jalan keluarnya. Jika satu OPD berada di bidang yang terkait produsen atau supply, maka OPD lain berada di bidang konsumen atau demand. Dengan koordinasi terpadu lintas OPD, kepentingan produsen dan konsumen bisa dicari jalan keluarnya. Demikian pula masalah supply dan demand, bisa diupayakan agar tetap terus seimbang atau proporsional.

Demikian juga masalah akses keuangan bagi petani, nelayan, pekebun, pelaku UMKM. OPD terkait membicarakannya dengan OJK agar penyalurannya tidak terkendala. Jikapun ada masalah, bisa diketahui bagaimana menyelesaikannya. Dengan demikian, akses keuangan bisa lebih cepat didapat.

Pemangku kepentingan yang juga merupakan mitra dalam FKEK adalah OJK, BI, Pertamina, PLN, Garuda Indonesia, Bulog, BMKG, dan beberapa asosiasi terkait. Mereka juga diminta masukannya dan sekaligus melakukan koordinasi bersama terhadap hal-hal yang muncul di tengah masyarakat.

Keberadaan FKEK melengkapi cara kerja bersama lintas OPD yang sudah dilakukan oleh Pemprov Sumbar seperti Gerakan Terpadu Pensejahteraan Petani (GPP) dan beberapa gerakan terpadu lainnya. Jika GPP dan sejenisnya fokus kepada meningkatkan taraf kesejahteraan petani, maka FKEK fokus kepada kestabilan dan keseimbangan ekonomi, serta keberhasilan program pemprov.

Alhamdulillah, atas kebersamaan ini capaian yang kami peroleh diganjar penghargaan oleh pihak luar.  Di antaranya adalah, The Asian Post menjadikan Sumbar sebagai Provinsi dengan Penurunan Inflasi Tercepat (Peringkat I) Hasil Riset The Asian Post di 2019. Selain itu, Sumbar juga mendapatkan TPAKD Award 2019. Terbaik I Tingkat Provinsi Kategori Pengembangan Kawasan Inklusi Keuangan di Daerah.

Untuk itu kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas seluruh kerja keras dari FKEK serta seluruh pemangku kepentingan terkait. Semoga berbagai capaian ini semakin memberikan kesejahteraan yang lebih baik kepada masyarakat Sumbar. ***

Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar

Harian Padang Ekspres, 31 Januari 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>