«

Hari Kanker Sedunia

14 Februari 2020

Pada 4 Februari 2020 saya ikut berpartisipasi pada rangkaian peringatan Hari Kanker Sedunia. Kali ini saya menjadi Inspektur Upacara di SMA Negeri 1 Padang. Dalam amanat sebagai Inspektur Upacara, saya menyampaikan akan pentingnya menjaga kesehatan dengan pola makan sehat dan gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit, di antaranya penyakit kanker.

Pada Hari Kanker Sedunia tersebut saya bersama para dokter beserta jajaran pemda di kota/kabupaten melakukan sosialisasi kepada generasi muda yang ada di SMA, SMK agar mereka sadar akan pentingnya menjaga kesehatan guna terhindar dari penyakit kanker yang berbahaya.

Kegiatan ini adalah merupakan salah satu acara dalam rangka peringatan Hari Kanker Sedunia tingkat Nasional yang akan dipusatkan di Sumbar. Lokasinya insya Allah di Padang, dan waktunya 15-16 Februari 2020. Masyarakat diundang untuk berpartisipasi di acara ini.  Sementara itu, sosialisasi tentang bahaya penyakit kanker dan upaya antisipasinya telah dilakukan sebelum 4 Februari 2020.

Kanker merupakan peyebab kematian tertinggi pria dewasa di Indonesia. Sedangkan di negara maju, kanker menjadi penyebab kematian tertinggi, menggeser penyakit jantung yang sebelumnya berada di urutan tertinggi. Di Sumbar, penyintas kanker kian mengalami peningkatan jumlah. Untuk Indonesia, Sumbar berada di urutan kedua, yaitu 2,47 perseribu penduduk.

Oleh karena itu, sosialisasi yang dilakukan adalah upaya mengingatkan masyarakat untuk mencegah penyakit kanker sekaligus memberikan pemahaman. Dari sosialisasi ini diharapkan masyarakat bisa menjalani hidup sehat. Di antaranya dengan pola makan yang benar dan gaya hidup sehat.

Selama ini, mudah kita temui pola makan yang tidak sehat dan gaya hidup yang tidak sehat. Seperti maraknya konsumsi makanan cepat saji oleh generasi muda. Jika terlalu sering mengkonsumsinya bisa memicu penyakit berbahaya seperti kanker. Selain itu yang sering dikonsumsi oleh generasi muda adalah minuman-minuman yang kadar gulanya sangat banyak.

Di luar itu ada juga makanan olahan yang menjadi jajanan, menjadi pilihan para pelajar karena rasanya enak. Padahal di situ terdapat zat kimia yang berpotensi membahayakan tubuh, termasuk sebagai pemicu kanker. Oleh karena itu, pola makan generasi muda perlu diubah dan diperbaiki agar hidup mereka tetap sehat. Sering mengkonsumsi makanan yang memiliki potensi penyakit berbahaya tidak disadari oleh generasi muda. Demikian juga mengkonsumsi berlebihan makanan yang seharusnya dimakan secukupnya sesuai kebutuhan tubuh.

Sedangkan gaya hidup tidak sehat yang juga semakin berkembang di kalangan generasi muda seperti merokok, minum minuman memabukkan, konsumsi narkoba, seks bebas. Gaya hidup seperti ini merupakan salah satu penyebab munculnya penyakit berbahaya seperti kanker, HIV/AIDS, dan lainnya.

Oleh sebab itu, generasi muda sudah seharusnya memiliki pola makan sehat dan gaya hidup sehat. Pola makan sehat seperti yang sering diajarkan di sekolah maupun tenaga kesehatan, empat sehat lima sempurna. Sedangkan gaya hidup sehat seperti rajin olah raga, istirahat cukup, menjauhi narkoba, menjauhi seks bebas, dan budaya atau perilaku negatif lainnya.

Selain mencegah, pemeriksaan rutin juga diperlukan. Yaitu dengan memeriksakan diri ke laboratorium untuk mengetahui kadar gula darah, tekanan darah, dan lainnya sesuai rekomendasi dokter. Dengan pemeriksaan rutin berkala ini maka bisa diketahui kondisi tubuh. Apakah seluruh indikator hasil laboratorium berada di rentang yang seharusnya, atau ternyata di luar rentang.

Jika merujuk ajaran agama, dalam surat Al-Baqarah ayat 168 Allah Swt berfirman yang artinya, “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi”. Jadi di sini terlihat bahwa Islam mengajak seluruh manusia untuk memakan makanan yang halal dan baik. Ini artinya, jika kita melakukannya, maka insya Allah hidup kita akan selamat dalam hal pola makan.

Dan bagi kita yang muslim, apa yang diserukan Allah Swt ini harus diyakini terlebih dahulu tanpa perlu menunggu apa yang terjadi jika manusia memakan makanan yang tidak halal dan tidak baik. Karena Allah Swt pasti menghendaki kebaikan bagi hambaNya.

Guna mencegah munculnya penyakit berbahaya seperti kanker yang terjadi pada generasi muda, pencegahannya harus dilakukan sejak usia dini. Maka pada tanggal 15 Februari 2020 masyarakat diundang untuk mengikuti sosialisasi tentang penyakit kanker, yang insya Allah bertempat di Hotel Grand Inna Muara. Dan pada 16 Februari 2020 akan dilanjutkan sosialisasi tentang penyakit kanker ini di car free day.

Mari kita bersama-sama mencegah datangnya penyakit, terutama panyakit seperti kanker dengan pola makan sehat dan gaya hidup sehat. Jika kita sudah mengupayakannya sebaik mungkin, perlu juga diikuti dengan berdoa kepadaNya agar badan kita tetap sehat.

Nabi Muhammad Saw, yang menjalani pola makan sehat dan gaya hidup sehat juga senantiasa berdoa kepada Allah Swt agar diberikan kesehatan. Dalam sebuah hadis diceritakan: Abdurrahman bin Abu Bakrah berkata kepada ayahnya, Abu Bakrah, “Wahai ayahku, sesungguhnya aku mendengarmu berdoa setiap hari, “Ya Allah, berikanlah keselamatan pada badanku, Ya Allah, berikanlah keselamatan pada pendengaranku, Ya Allah, berikanlah keselamatan pada penglihatanku, Tiada sembahan yang berhak disembah kecuali Engkau” dan mengulanginya sebanyak tiga kali ketika pagi dan sore hari”. Abu Bakrah menjawab, “Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah berdoa dengan doa tersebut dan aku suka untuk mengikuti sunnahnya”. (HR. Abu Daud, Nasai, dan Ahmad)

Semoga kita terhindar dari penyakit yang berbahaya dan senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan yang Allah Swt berikan kepada kita. Amin. ***

Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar

Harian Padang Ekspres 14 Februari 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>