Padang, Singgalang
Sebuah kebijakan akan sukses dan efektif bila didasari penelitian dalam bidang apa pun, pemerintahan maupun perekonomian. Karena itu, keberadaan lembaga yang khusus menangani penelitian ini penting agar tupoksinya bisa terlaksana lebih fokus dan baik sekaligus menjadi acuan bagi instansi lain.
“Tanpa didasari penelitian, tentu kemana arah kegiatan pembangunan yang dituju kurang tepat. Bahkan bisa jadi pembangunan tersebut tidak memberikan anfaatnya nyata bagi masyarakat dan daerah,†kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam rapat koordinasi kelitbangan, Senin (13/3) di Padang.
Pentingnya penelitian sebagai dasar berpijak perumusan kebijakan, Irwan mencontohkan kepada sektor pertanian. Di sini dikenal dengan pola tanam padi sabatang yang hasilnya jauh lebih banyak ketimbang menerapkan pola tanam sarumpun.
Menurut Irwan, secara logika dan kebanyakan orang, pasti menilai pasti dengan menerapkan pola tanam padi sarumpun akan lebih banyak ketimbang menerapkan pola tanam padi sabatang.
“Padahal sesungguhnya, sebelum digencarkan pola tanam padi sabatang, dilakukan dulu penelitian soal pola ini. Ternyata setelah panen, hasilnya lebih banyak dari pola tanam padi serumpun. Dengan kata lain, berdasarkan hasil penelitianlah, maka pola tanam padi satabang lebih efektif, efisien dan hasil lebih banyak,†terang Irwan.
Irwan mengaku, banyak lembaga yang fokus dalam bidang penelitian dan pengembangan ini seperti perguruan tinggi baik di Sumbar maupun nasional. Begitu pula lembaga pemerintah vertikal yang berada di pusat. Bahkan lembaga setingkat kementrian seperti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
“Semua lembaga itu, perlu kita bangun kerjasama. Dikoordinasikan agar kebijakan yang kita lahirkan di daerah memberikan manfaat lebih untuk masyarakat dan daerah. Di pemprov, instansi yang khusus menanganinya adalah Balitbang. Balitbang yang menjalin kerjasama dan koordinasi dengan instansi litbang lainnya,†terang dia.
Sementara itu Kepala Badan 0enelitian dan Pengembangan (Balitbang) Sumbar Dr. Reti Wafda menyebutkan, kehadiran Balitbangda penting karena litbang sebagai dasar pengambilan kebijakan daerah sekaligus memberikan kontribusi dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Rakor yang dilaksanakan itu fokus kepada bidang pemerintahan nagari, pariwisata, agribisnis dan pendidikan. Bidang pemerintahan nagari misalnya, saat ini disibukkan dengan dana desa sehingga perlu dikaji mendalam agar implementasinya mantap.
Singgalang, 14 Maret 2017
