«

»

Crisis Center For Language Support

30 April 2014
PADANG, SO– Peresmian lembaga Crisis Center For Language Support oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, di Sekolah Tinggi Bahasa Asing Prayoga, Padang.Acara yang dihadiri oleh Ketua Prayoga Yohannes Tuaderu, Kepala BPBD Sumbar Yazid Fadhli, Kapolda, Rem 032 Wirabraja, Walikota Padang (mewakili), SKPD Provinsi Sumbar dan Civitas STBA Prayoga Padang ini diikuti oleh 90 relawan yang dilatih oleh 30 tenaga pengajar yang dari dosen dan mahasiswa yang memiliki kemampuan yang baik dalam bahasa dan komunikasi.

Adapun latar belakang dibentuknya lembaga ini adalah Kondisi Sumbar yang menjadi pusat perhatian masyarakat dunia dalam hal bencana. Berdasarkan hal tersebut, STBA Prayoga memperhatikan itu sebagai  kebutuhan baru dalam bidang penanggulangan bencana yaitu meningkatkan kebutuhan relawan interpreter dan translator untuk meningkatkan pola kerja sama dan komunikasi antara berbagai pihak terkait dengan pihak asing yang datang membantu, kata Febrinaldi sebagai ketua pelaksana acara.

Febrinaldi mengatakan dengan adanya lembaga ini di kampus STBA Prayoga Padang, diharapkan nantinya akan dapat memfasilitasi seluruh instansi dan organisasi yang terlibat dalam penanganan bencana yang membutuhkan dukungan kebutuhan bahasa, sekaligus memfasilitasi para relawan yang berminat meningkatkan kapasitas mereka dalam berbahsa inggris untuk menjalani pelatihan di STBA Prayoga Padang.

Irwan Prayitno dalam sambutannya menyampaikan ini adalah sebuah langkah yang positif dalam rangka membantu pemerintah terhadap penanggulangan bencana, dan pemerintah akan terus mendukung dan menunggu ide-ide baru dari semua pihak untuk membantu dalam hal ini. Dengan hadirnya lembaga ini, kita akan sangat terbantu dan kita akui pemerintah memang luput dari program seperti ini.

“Kita masih ingat dengan mentawai Megathrust Direx 2014 yang dilaksanakan beberapa bulan yang lalu, event internasional ini diikuti oleh 18 negara asing, tentu bahasa yang dipergunakan adalah bahasa internasional. Bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan baik dan lancar? sedangkan kita belum semua bisa berbahasa asing. Maka dengan pemahaman terhadap bahasa akan membantu kita dalam mengatasi berbagai masalah yang sedang kita hadapi”. tegasnya.

Acara ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur sumbar dan pelantikan pengurus-pengurus lembaga Crisis Center For Language Support.

sumbaronline.com 29 April 2014