«

»

Pariwisata Berbasis Budaya Lokal

5 Agustus 2015

Provinsi Sumatera Barat telah menjadi salah satu surga dunia, keindahan alam, seperti laut, pantai, danau, gunung, ngarai, wisata seni dan wisata budaya selalu menarik wisatawan lokal dan mancanegara untuk berkunjung.

Dengan banyaknya kunjungan wisata, tentunya akan berdampak terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, dampak dari kemajuan pariwisata itu akan berpengaruh terhadap sektor perekonomian lainnya juga meningkat. Hal itu, secara tidak langsung bakal membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, dibutuhkan kepala daerah yang mampu mewujudkan pariwisata Sumbar yang semakin maju dan semakin diminati. Hal itulah yang terus diupayakan, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno agar pariwisata yang ada di Sumbar berkembang dan maju.

Ia mengatakan, banyak potensi pariwisata di Sumbar yang dapat menjadi daya tarik pengunjung. Dengan semakin berkembangnya kawasan wisata tentunya juga berdampak terhadap pemasukan bagi daerah masing-masing mendapatkan PAD dari sektor ini.

Peningkatan kunjungan wisata yang terjadi menandakan gairah wisata di Sumbar semakin mendapat perhatian di kalangan wisatawan dan dunia. “Kegiatan pengembangan kawasan wisata akan terus kita dorong, selain juga dapat memajukan pembangunan daerah juga mampu meningkatkan perekonomian daerah untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Irwan Prayitno kepada Rakyat Sumbar, kemarin (4/8).

Ia berharap masyarakat ikut serta memberikan dukungan dan partisipasi untuk menjaga dan memelihara potensi ini secara baik. “Selain itu kita meminta masyarakat serta memberikan pelayanan dan menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung, serta tetap mempertahankan budaya lokal sebagai kepribadian jati diri masyarakat,” ungkapnya.

Di sisi lain, sebagai pemerhati pariwisata di Sumbar, James Hellyward, yang ditemui di kampus Unand Limaumanih, kemarin, berharap kepala daerah mendatang, menomorsatukan pendidikan, perdagangan, dan pariwisata.

Menurutnya, kemajuan pariwisata berdampak terhadap meningkatnya pemasukan daerah. Untuk itu, penting adanya kepala daerah yang mempunyai jaringan luas untuk membuat pariwisata maju.

Kepala daerah mendatang, harus dapat mengambil peran untuk mendorong kerjasama dengan provinsi, kementerian, jaringan dengan seluruh dunia dalam mengembangkan pariwisata Sumbar. Langkah-langkah bijak yang dilakukannya menjadi suatu gebrakan, dan itu tentunya menjadi harapan besar dalam perkembangan pariwisata.

“Tak hanya itu, kepala daerah juga harus dapat melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan kepariwisataan. Terpenting, anak negeri ikut berperan membangun negerinya, ” ujarnya. (mul)

Rakyat Sumbar 5 Agustus 2015