Pasaman, Padek—Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno secara simbolis menyerahkan seÂbaÂnyak 25 ribu batang aneka bibit tanaman bagi masyarakat PaÂsaÂman. Bibit tersebut diseÂrahkan Gubernur saat mengunjungi lokasi Kebun Bibit Rakyat (KBR) Kelompok Tani Pandahan SeÂjahÂtera Sungai Pandahan KecaÂmatan Lubuksikaping, Senin (17/2).
Turut mendampingi Gubernur, Bupati Pasaman Benny Utama, unsur ForÂkoÂpimÂda Pasaman, Kepala Dinas KeÂhuÂtanan Pasaman Yozarwardi, Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Pasaman serta para undangan lainnya. Â Â
Â
 Gubernur Irwan saat peÂnyeÂrahaan itu mengatakan deÂngan adanya bantuan KBR ini, diharapkan kepada kelompok penerima bantuan agar benar-benar mengelolanya dengan baik. Sehingga bantuan bibit yang diserahkan pemerintah tersebut nantinya bisa meÂningÂkatkan perekonomian dan keÂseÂjahteraan rakyat.
Â
 Sementara itu, Bupati PasaÂman Benny Utama juga berÂharap KBR itu dapat dikelola dan dimanfaatkan oleh maÂsyaÂrakat dalam rangka menambah pendapatan dan kesejahteraan keluarganya. Semua itu di peÂrunÂÂtukkan untuk pemÂberdayaan masyarakat dan meÂningÂkatkan ekonomi maÂsyaÂrakat yang berada di sekitar kawasan hutan.
Â
“Kelola lah dengan baik dan ambil lah hasilnya,†kata Benny.
Â
Dia menambahkan, KabuÂpaten Pasaman merupakan salah satu daerah yang meÂmiliki areal hutan terluas di Provinsi Sumbar. Untuk itu, Dia mengimbau masyarakat agar hutan-hutan di Pasaman dapat dijaga dan dilindungi dari para pelaku pembalakan liar. SeÂhingga hutan-hutan tersebut dapat terhindar dari kerusakan dan tetap terjaga dengan baik.
Â
“Jika KBR ini dikelola deÂngan baik maka akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mengolah hutan tersebut,†imbau Benny.
Â
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kehutanan Pasaman, Yozarwardi mengatakan KBR merupakan salah satu program pemerintah yang dilaksanakan seÂcara swakelola oleh keÂlomÂpok masyarakat dalam upaya merehabilitasi hutan dan laÂhan-lahan kritis serta juga daÂlam upaya penghijauan.
Â
Dia menjelaskan, KabuÂpaÂten Pasaman yang memiliki sekitar 367 Ha kawasan hutan atau setara 67 persen dari luas daerah Pasaman antara lain hutan lindung dan hutan konÂsevasi menjadi perhatian peÂmeÂrintah dalam melaksanakan KBR tersebut.(*)
Padang Ekspres 18 Februari 2014