Pasaman Barat – Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno melakukan kunjungan kerja ke Pasaman Barat bersama beberapa kepala SKPD terkait.
Kunjungan kerja tersebut dalam rangka peresmian pasar lelang karet, penyerahan alat bahan olahan karet, penyerahan bibit sawit, karet jenis unggul dan penyerahan penghargaan kelompok tani berprestasi di Pemkab Pasaman Barat, Senin pagi (18/11).Â
Dalam sambutannya Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, Kabupaten Pasaman merupakan sentra komoditi perkebunan terbaik di Sumatera Barat. Berbagai komoditi utama perkebunan dihasilkan di kabupaten ini, seperti kelapa sawit, kakao, karet dan nilam.
Menyikapi kondisi ketidakstabilan harga saat panen dan pasca panen, perlu dilakukan diversifikasi tanaman perkebunan di Kabupaten Pasaman Barat, sehingga pada saat terjadinya penurunan harga salah satu komoditi, petani perkebunan tetap menerima pendapatan yang tinggi karena komoditi yang lain harganya stabil.
Saat ini kita memberikan pembangunan tempat pelelangan komoditi karet merupakan salah satu cara untuk mendapatkan harga yang wajar, pada pelelangan harga yang tertinggi menjadi patokan harga penjualan karet karena terjadi penetapan harga yang transparan. Sehingga masyarakat terbantu untuk mendapat penghasilan yang lebih baik, dari waktu ke waktu.
Pemberian bantuan alat bahan olahan (bokar) bersih, bertujuan untuk menghasilkan bahan baku karet yang tidak dicampur dengan bahan-bahan lain seperti kulit kayu, tanah dan sebagainya. Pencampuran dengan bahan lain akan merugikan petani dan akan menurunkan harga.
Nilam adalah salah satu komoditi unggulan juga di Kabupaten Pasaman Barat termasuk yang mempunyai kulitas terbaik di Indonesia. Pemberian alat suling nilam mendorong petani, untuk menghasilkan minyak nilam yang baik, bersih, tidak kotor dan tidak terkontaminasi dengan zat-zat lain.
Irwan juga menyampaikan pemberian bantuan bibit kelapa sawit kepada beberapa pesantren dan yayasan pendidikan bertujuan untuk mendukung terselenggaranya proses belajar dan mengajar serta operasional nantinya. Pada saat kelapa sawit berproduksi akan menjadi sumber pemasukan bagi pengelolaan dan pengembangan pendidikan, ujarnya
Â
Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan itu menyerahakan bantuan bibit sawit untuk pesantren dan yayasan yang menerima bantuan bibit sawit untuk kebun seluas 2 hektar, Panti Asuhan H. Abdullah Alin Tagak, Pondok Pesantren Al Barokah Gunung Tuo, Yayasan Al- Maal Jorong Suko Harja, Nagari Desa Baru dam YPI Muhammad Nur Limau Saring.
Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan itu juga melakukan kunjungan ke Pondok Pesantrean Darul Ulum dan meresmikan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Cahaya Makkah Jorong Pasaman Barat, Nagari Lingkuang Aua.