«

»

Silaturahim Sepanjang Hayat

11 Mai 2016

Beberapa waktu sebelum ini, dan menjadi salah satu agenda yang hampir menjadi rutinitas, saya sering diundang oleh berbagai komunitas yang berasal dari alumni berbagai sekolah. Baik alumni SMP, SMA, Perguruan Tinggi, bahkan juga ada alumni SD. Terakhir, saya memenuhi undangan alumni SMP Negeri 1 Padang. Kali ini saya datang sebagai sesama alumni SMP Negeri 1 Padang (25/3/2016) dengan agenda pembicaraan silaturahim akbar alumni SMPN 1 Padang.

Tak jauh waktunya setelah itu saya juga kedatangan tamu dari alumni SMA Negeri 3 Padang, dan sebagai sesama alumni SMA Negeri 3 Padang merencanakan silaturahim akbar juga. Kemudian, dalam waktu yang tak jauh pula, alumni SMP Negeri 2 Padang yang diketuai Bapak Hendra Irwan Rahim, yang juga Ketua DPRD Sumbar dan juga beberapa tokoh yang juga alumni SMP Negeri 2 Padang seperti Bapak Sukri Bei dan Jayadisman (Kepala BKD Sumbar), datang mengundang saya untuk memberikan sambutan di acara silaturahim alumni SMP Negeri 2 Padang tanggal 8 Mei 2016 lalu.

Jika melihat contoh-contoh tersebut, terlihat bahwa sebagai manusia ternyata kita tidak bisa lepas dari silaturahim. Dan silaturahim itu berlaku sepanjang hayat. Ini dibuktikan dengan pertemuan atau silaturahim dengan teman-teman SMA, SMP, bahkan SD yang sudah berlalu puluhan tahun ternyata tetap hangat, dirindukan, dan tidak membosankan. Bahkan untuk menumpahkan kekangenan masa lalu dengan teman-teman sekolah dibuatlah grup alumni melalui aplikasi WhatsApp atau Telegram untuk tetap bisa menjalin silaturahim di dunia maya.

Pertemuan tersebut justru menambah keceriaan, tertawa lepas dan gembira bersama. Seluruh beban pekerjaan, beban pikiran, persoalan pribadi dan keluarga dan lainnya seolah-olah hilang dengan bertemunya para kawan lama ini. Kebahagiaan baru seolah-olah telah lahir di dalam diri mereka.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan” (HR. Bukhari Muslim). Betapa nikmat bersilaturahim ini sungguh luar biasa, bisa memperpanjang usia dan menambah rezeki.

Dalam acara silaturahim alumni sekolah, tak jarang banyak yang datang dari jauh menggunakan transportasi udara maupun darat untuk bertemu kawan lama. Meskipun hanya beberapa jam, namun ada kepuasan yang tak bisa diganti dengan hal lain. Uang jutaan rupiah yang dihabiskan untuk mendatangi acara tersebut, pengorbanan waktu dan tenaga seolah tiada artinya dibanding ketika bertemu dan bersilaturahim dengan kawan lama.

Dengan silaturahim, kita bisa bertemu kawan-kawan yang insya Allah akan menambah rezeki kita, tidak hanya berupa materi saja, tetapi juga non materi seperti kesehatan, ketenangan, persaudaraan dan lainnya. Saling bantu dan mendoakan di antara kawan insya Allah akan meningkatkan rezeki kita. Tumbuhnya rasa solidaritas di antara teman atau alumni, adalah salah satu dampak dari pertemanan yang terjalin dengan baik. Hubungan kesetiakawanan hingga hubungan bisnis yang saling bantu bisa terjadi di sini.

Sebagai salah satu contoh bentuk kesetiakawanan tersebut adalah beberapa waktu lalu ketika ada sebuah acara alumni sekolah di sebuah hotel yang dikomentari oleh seseorang dengan intonasi negatif dan disampaikan di media sosial tanpa mendalami apa yang sebenarnya terjadi. Tanpa dikomandoi, serentak para alumni yang lain turun untuk membela adik-adiknya dan menyelamatkan nama sekolah yang mungkin belum pernah dikenalnya namun ada rasa solidaritas di situ. Oknum pelakunya kemudian meminta maaf atas kesalahan yang dilakukannya.

Selain komunitas alumni sekolah, saya juga mendapati jalinan silaturahim itu juga berjalan di komunitas lain di antaranya seperti komunitas pencinta olahraga motor, pencinta burung, penggemar musik dan klub sepeda. Silaturahim mereka bisa terjalin dikarenakan adanya kesamaan hobi. Saling berbagi  ilmu dan pengalaman di antara komunitas hobi ini saya dapati sebagai bentuk silaturahim yang membawa rezeki bagi anggotanya.

Allah SWT berpesan agar sebagai manusia kita diminta memperbaiki hubungan silaturahim sebagai salah satu bentuk ketakwaan, “Bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu” (QS. Al Anfal: 1).

Allah SWT juga menyatakan bahwa sesama mukmin itu bersaudara, dan mendamaikan saudara sebagai bentuk menyambung tali silaturahim insya Allah akan mendapat rahmaNya, “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat” (QS. Al Hujurat:10).

Selain itu, karena nikmat dari Allah SWT sajalah silaturahim bisa terus terjaga, “Dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara” (QS. Ali Imran:103)

Manfaat dari silaturahim sungguh luar biasa, oleh karena itu dalam pergaulan kita sebaiknya tidak menyakiti orang lain, mempersulit orang lain, tidak dendam, iri, dengki, hasad, sombong, riya’ sehingga silaturahim rusak, rezeki tersumbat, hidup pun sulit. Sebaliknya, menjadi orang yang berpikiran positif, membuka diri, akan mempererat silaturahim, dan menambah rezeki. Semoga dengan menjaga tali silaturahim, Allah SWT senantiasa memberikan RahmatNya kepada kita. Aamiin. ***

Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar

Padang Ekspres, 11 Mei 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>