«

»

Sebulan, Gubernur dan Wagub Terima Lima Penghargaan

31 Juli 2017

PADANG – Satu bulan terakhir, Sumbar bertaburkan  prestasi. Gubernur Irwan Prayitno dianugrahi berbagai penghargaan atas ke berhasilannya dalam sejumlah bidang. Penghargaan tersebut murni pemberian dari para penilai, bukan hasil transaksional.

“Apa yang diterima Pemprov Sumbar ini adalah murni dari penilaian yang diberikan oleh panitia dan pemerintah pusat,” sebut Kepala Biro Humas Setdaprov, Jasman kemarin.

Penghargaan yang diterima dan diraih oleh Pemprov Sumbar atas nama Irwan Prayitno murni hasil kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

Hasil itu diterima melalui penilaian tim dengan seleksi ketat dan tes yang dilalui oleh kepala daerah. Semua penghargaan itu diraih dengan kerja keras, termasuk hasil kinerja pemerintah pada masyarakat Sumbar.

“Penghargaan dari hasil kinerja yang telah dilakukan, tentu merupakan sebuah prestasi dan menjadi motivasi untuk lebih baik lagi dalam   meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dampaknya, juga bagaimana meningkatkan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Dirincinya, penghargaan diterima Gubernur Irwan Prayitno selama Juli mencapai lima penghargaan. Diawalinya dengan penerimaan  penghargaan Satya Lencana pembangunan nasional bidang kependudukan tahun 2017. Penghargaan tertinggi dibidang kependudukan tersebut diserahkan langsung Menteri Koordinator Pembangunan Manusia Puan Maharani bertindak mewakili Presiden di Bandar Lampung 15 Juli 2017.

Penghargaan ini sebagai bukti kepercayaan dari pemerintah pusat pada daerah Sumbar yang telah bekerja keras dalam membangun kualitas hidup masyarakat. Anugerah Satyalancana Pembangunan bidang Kependudukan ini diberikan atas penilaian tim penilai terhadap dedikasi membangun kualitas hidup masyarakat dengan menyukseskan program kependudukan. Dalam penghargaan hanya Gubernur Irwan Prayitno satu-satunya mendapatkan penghargaan tersebut.

Anugerah ini diberikan atas penilaian Presiden dan tim penilai, berhasil membangun kualitas hidup masyarakat dengan menyukseskan program Kependudukan sesuai kearifan lokal melalui penerbitan kebijakan, alokasi anggaran, dan penyediaan sarana prasarana KB, pemberdayaan, dan peningkatan peran serta organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan keluarga sejahtera melalui kelompok UPPKS, sehingga tercapai TFR (total fertility rate) 2,6% dan laju pengendalian penduduk 1,33%.

Kedua, Sumbar juga mendapatkan penghargaan daerah layak anak. Penghargaan yang diterima Pemprov Sumbar sebagai Provinsi penggerak Kabupaten dan Kota layak anak. Penghargaan ini langsung diterima Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dari Menteri Pemberdayaan   Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia, Yohana Susana Yembise, pada Sabtu (22/7) di Pekanbaru.

Menariknya, daerah penerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) ditahun 2017 ini di Sumbar mengalami peningkatan dibandingkan dengan 2015. Pada 2015, di Sumbar hanya enam Kabupaten dan Kota yang menerima penghargaan tersebut, yakni Padang, Kota Pariaman, Payakumbuh, Padangpanjang, Bukittinggi dan Sawahlunto.

Namun, pada tahun ini meningkat menjadi sembilan daerah yaitu, Padang, Kota Pariaman, Kota Payakumbuh, Kota Padangpanjang, Bukittinggi dan Sawahlunto, Kota Solok, Tanah Datar dan Limapuluh Kota.

Ketiga, Pemprov Sumbar menerima penghargaan  sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terbaik 2017 untuk kawasan Sumatra. Penghargaan tersebut diterima Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam acara Rakornas VIII TPID di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis 27 Juli 2017. Penghargaan tersebut diberikan kepada Sumbar karena keberhasilan di dalam mengendalikan inflasi terutama pada saat Ramadhan dan Lebaran.

Bahkan, dalam acara itu, Gubernur diminta Presiden Joko Widodo untuk berbagi “resep” untuk menjaga inflasi di Sumbar kepada perwakilan daerah lain nya. Agar ilmu tersebut juga dapat diterapkan oleh daerah lainnya kedepan.

Keempat, Gubernur Irwan Prayitno juga memperoleh penghargaan dari Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) kategori Kepala Daerah Penggerak Ekonomi Syariah yang diserahkan oleh Ketua Umum IAEI Bp. Prof Bambang Brodjonegoro, Ph.D, di Jakarta 28 Juli 2017.

Penghargaan ini diberikan atas, kepedulian Gubernur Irwan Prayitno dalam mengembangkan perekonomian syariah di Sumbar. Dengan itu, telah membangun rasa percaya masyarakat terhadap ekonomi syariah.

Kelima, Gubernur dianugerahi Democracy Award dalam acara Malam Budaya Manusia Bintang yang diadakan oleh Rakyat Merdeka On Line dan Red Magazine On Light (RMOL Group), Sabtu 29 Juli 2017. Anugerah ini diberikan penyelenggara atas dasar sumbangan besar bagi pembangunan demokrasi Indonesia, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan layak menjadi contoh di tengah krisis keteladanan.

Hal yang sama ditegaskan Gubernur Irwan Prayitno, diakuinya apa yang diperoleh Pemprov Sumbar maupun atas nama Gubernur Sumbar adalah murni prestasi. Bukan penghargaan yang diminta, atau dicari-cari.

“Baik lahir maupun batin, saya tidak pernah mencari-cari penghargaan. Yang saya lakukan hanyalah bekerja sebaik-baiknya, dan senantiasa menjaga fisik, akal, dan ruhani saya sehat setiap saat agar fokus dan optimal dalam menjalankan amanah kehidupan saya,” ujar Irwan Prayitno saat itu.

 

Singgalang, 31 Juli 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>