«

»

Bandara Final di Kubangbalambak | Dapat Tanah 300 Hektare, Riza-Alis Temui Gubernur

6 Juli 2013

Gubernur Irwan meminta seluruh SKPD terkait di Pemprov Sumbar, mensupport pembangunan Bandara Luak Limopuluah.

Padang, Padek—Setelah berputar-putar di tataran wa­ca­na dan menimbulkan pro-kontra di kalangan elit, niat pasangan kepala daerah Paya­kumbuh Riza Falepi-Suwandel Muchtar dan pasangan kepala daerah Limapuluh Kota Alis Marajo-Asyirwan Yunus mem­bangun Bandara Luak Limo­puluah, mulai menemui titik terang.

 

Kemarin, Selasa (2/7), Wa­li Kota Payakumbuh Riza Fale­pi dan Limapuluh Kota Bupati Alis Marajo , menemui Guber­nur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, guna membicarakan perkembangan terbaru, terkait rencana Pemko Payakumbuh dan Pemkab Limapuluh Kota, bersinergi membangun ban­dara.

 

Dalam pertemuan itu, se­ba­gaimana disampaikan Riza Falepi kepada Padang Ekspres, Pemko Payakumbuh dan Pem­kab Limapuluh Kota menyam­paikan komitmen, untuk tetap bersinergi dalam membangun Bandara Luak Limopuluah. Komitmen ini didukung ber­ba­gai elemen masyarakat, ter­ma­suk tokoh-tokoh perantau.

 

“Untuk membangun Ban­dara Luak Limopuluah, saat ini, Pemko Payakumbuh dan Pemkab Limapuluh Kota, telah memperoleh hibah tanah se­luas 300 hektare dari tokoh pe­rantau Luak Limopuluah yang juga pengusaha nasional Emil Abbas. Tanah itu berada di Kubangbalambak, Nagari Sim­pangkapuak, Kecamatan Mu­ng­ka, Kabupaten Limapuluh Kota,” kata Riza.

 

Selain memperoleh hibah tanah seluas 300 hektare dari Emil Abbas untuk mem­ba­ngun bandara di Kubang­ba­lam­bak, Riza juga mengaku, terus berupaya mewujudkan mimpi masyarakat Luak Limo­puluah membangun Bandara, dengan menemui Kepala Oto­ri­tas Bandara Internasional Soekarno-Hatta Adi Kanrio Dayanun dan pejabat Kemen­terian Perhubungan di Jakar­ta, pekan lalu.

 

“Kepala Otoritas Bandara Internasional Soekarno-Hatta sangat antusias, bahkan tidak sa­bar menunggu realisasi pem­­bangunan Bandara Luak Limo­puluah di Kubang­balam­bak tersebut. Karenanya, kami berharap Pemprov Sumbar dapat mendukung sinergitas yang sudah kami lakukan ini, dengan memperbaiki dan mem­perlebar jalan ke Ku­bangbalambak, seluas 30 me­ter,” kata Riza.

 

Sementara, Bupati Alis Marajo dalam pertemuan de­ngan gubernur, menyebut, pembangunan Bandara Luak Limopuluah, merupakan ke­inginan warga Limapuluh Kota yang layak diwujudkan. De­ngan adanya Bandara tersebut, nagari-nagari di kawasan calon lokasi bandara yang masih terkebelakang, akan cepat terbuka.

 

Bupati minta dukungan pemprov dalam mensupport rencaa besar ini, sesuai dengan aturan perundangan berlaku.  Bandara yang akan dibangun, dikatakan bupati, bukan hanya berfungsi sebagai bandara umum atau komersil.Tapi me­ru­pakan bandara alternatif, terutama untuk mitigasi ben­cana. Apabila terjadi bencana tsunami di daerah pantai barat wilayah Sumbar.

 

“Bandara ini akan banyak manfaatnya untuk pening­katan dan pengembangan wi­sa­ta di Payakumbuh, Limapu­luh Kota, Agam, Tanah Datar, Bukittinggi, Pasaman dan Pa­dangpanjang,” ujar Bupati Alis Marajo kepada Gubernur Sum­bar Irwan Prayitno.

 

Mendengar pemaparan yang disampaikan Bupati Alis dan Wali Kota Riza Falepi, Gubernur Irwan mengaku sa­ngat mendukung kegiatan strategis yang muncul dari bawah ini. Sebagai langkah awal, gubernur meminta  ke­dua daerah, benar-benar me­matangkan rencana lahan un­tuk lokasi pembangunan ban­dara tersebut. 

 

“Saya minta kedua kepala daerah bersinergi dan selalu berkoordinasi membuat pe­ren­canaan pembangunan ban­dara. Setiap langkah yang dilewati harus berdasarkan regulasi atau aturan main yang berlaku,” tegas Irwan Prayitno, dalam pertemuan tersebut.

 

Pertemuan itu juga dihari Asisten II Setdaprov Sumbar Syafrial yang pernah menjadi Plt Bupati Limapuluh Kota, Kabiro Tata Pemerintaan Sya­frizal, Kadishubkominfo Mu­dri­ka, Kepala Bappeda Rah­mad Sani, Kepala Badan Koor­dinasi Penanaman Modal Sum­bar Musrizal Zein,  Kepala Angkasa Pura diwakili Manager Teknik Deddy Setyono, Kepala Bapedalda Adrizal Ad­nan, dan Kepala Dinas Prasjal­tarkim Suprapto.

 

Sedangkan dari Pemko Payakumbuh, hadir Plt Sekko Benni Warlis, Kepala Bappeda Rida Ananda, Kepala Dinas Tata Ruang dan Kebersihan Zurmalinda, Kadishub dan Komunikasi Adrian, Staf Ahli Wali Kota Marta Minanda, dan Kabag Humas Jhon Kennedy. Adapun dari Pemkab Lima­pu­luh Kota, ikut dalam perte­muan tersebut, Kadis PU Ed­war dan Asisten III Setdakab Amran.

 

Dalam pertemuan yang dimoderatori Asisten II Set­daprov Syafrial itu, Gubernur Irwan meminta seluruh SKPD terkait di Pemprov Sumbar, mensupport pembangunan Bandara Luak Limopuluah. Mulai dari aspek pendanaan, hubungan kerjasama pem­bangunan daerah, status ta­nah, serta aspek teknis lainnya. Seperti RTRW Sumbar, RTRS Limapuluh Kota, dan rencana induk bandara  yang disetujui Kementerian Perhubungan.

 

Kecuali itu, Gubernur Ir­wan juga membentuk tim yang akan berkoordinasi dengan Pemkab Limapuluh Kota atau­pun Pemko Payakumbuh, da­lam pembangunan Bandara Luak Limopuluah. Tim terse­but, seperti disampaikan Riza Falepi kepada Padang Ekspres, dipimpin langsung oleh Sek­da­prov Sumbar Ali Asmar. (frv)

 padangekspres.co.id