Jakarta - Kementerian Luar Negeri RI c.q. Direktorat Diplomasi Publik pada hari Kamis,( 20 /11) menyelenggarakan Updates from the Region (UFTR) 2014, dengan tema “Exploring the Potentials of West Sumatera Provinceâ€. Acara dibuka oleh Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi bertempat di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri di Jakarta.
Kegiatan yang diselenggarakan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan kegiatan Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri yang bertujuan untuk mempromosikan potensi perdagangan, pariwisata dan investasi (TTI) Provinsi Suamtera Barat kepada korps diplomatik, kalangan bisnis dan media massa.
Acara akan dikemas dalam bentuk presentasi dan diskusi interaktif/talkshow dengan Gubernur Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Psi, MSc dan Presiden Direktur PT Incasi Raya, Zainal Arifin sebagai salah satu pelaku usaha di Sumatera Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh para Duta Besar negara sahabat, korps diplomatik, perwakilan organisasi internasional, himpunan pengusaha bilateral RI – negara sahabat, serta media massa.
Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan tersebut menyampaikan, kedatangan lebih 50 orang Duta Besar negara sahabat, asosiasi pengusaha, perhimpunan-perhimpunan persahabatan dan para pemangku kepentingan tamu pada iven ini merupakan bukti nyata bahwa Sumatera Barat merupakan tempat yang menarik bagi mereka untuk berinvestasi. Sumatera Barat yang dikenal dengan budaya Minangkabau begitu mempesona dengan besar potensi investasi serta kenikmatan kuliner masakan Padang yang terkenal ke seluruh dunia.
Sumbar dalam hal potensi investasi dengan keragaman potensi sumberdaya yang dimiliki, merupakan potensi kegiatan ekonomi yang menguntungkan terutama untuk sektor-sektor unggulan di antaranya sektor energi dan sumberdaya mineral, infrastruktur, pariwisata serta sektor industri.
Di bidang infrastruktur tranportasi Sumbar mempunyai rencana dan menawarkan membangun jalan tol dan membangun jalan pintas kereta api. Di bidang perkebunan Sumbar mempunyai ratusan ribu ha kelapa sawit yang sangat produktif dengan potensi pengembangan industri hilir CPO, refinery CPO, maupun perdagangan langsung CPO.
Sumbar juga mempunyai banyak sekali potensi energi terbarukan seperti panas bumi, tenaga air dan bio energi. Negara maju seperti Jerman maupun Negara Uni Eropa lainnya saat ini sedang gencar mengkampanyekan penggunaan energi terbarukan atau Eco Energy. Sama dengan negera-negera maju dunia lainnya dan juga di Indonesia, semua usaha yang mengalihkan penggunaan energi fosil akan mendapat kemudahan-kemudahan dari pemerintah bahkan mendapat insentif yang sangat menguntungkan.
Berdasarkan penelitian terbaru, Sumatera Barat mempunyai 17 titik sumber panas bumi geothermal, yang bila diusahakan akan dapat menghasilkan lebih dari 1.600 MW listrik. Di saat semakin mahal dan semakin langkanya bahan bakar fosil, bahkan diperkirakan ditahun 2014 akan habis, maka ekploitasi geothermal menjadi energi listrik yang sangat menjanjikan bagi investor.
Kita berharap para calon investor dapat secara langsung berinteraksi dengan kami. Di mana peluang investasi pada sektor unggulan di Sumatera Barat masih sangat terbuka dengan banyaknya potensi sumberdaya yang terkandung di bumi Sumatera Barat, ajaknya.
Dalam kesempatan tersebut para tamu dan hadirin juga dihibur dengan berbagai kesenian Sumatera Barat dan kuliner khasnya. [humasprov]