«

»

Rang Pauh

6 September 2015

Daerah yang dikeliling oleh dengan namanya Bukit Barisan menjulang  sepanjang perbatasan Sumatera. Deburan ombak menghempas bergelombang menghantam penjuru laut Padang, sehinggga laut biru bagaikan fatamorgana yang enak dilihat dengan kasat mata.

Sumatera Barat adalah Provinsi mempunyai alam yang indah  dan gunung Singgalang serta Merapi menjulang menjaga daerah tersebut. Dulunya pulau ini bernama pulau Andalas. Penuh kaya dengan hasil rempah – rempah. Nagari bundo kanduang ini merupakan daerah sangat unik. Oleh sebab itulah garis keturunan orang-orang Minang ini adalah GARIS keturunan ibu. Karena itulah permasalahan tanah pusako di daerah ini sangatlah sulit, sehingga adanya kendala pembangunan sering terhambat.

Dalam masa pemerintahan Provinsi Sumatera Barat ini tidak pernah dipimpin oleh putra daerah, semua berasal dari luar kota Padang.

“Sajak dunia Takambang”’ ndak pernah daerah ini di pimpin oleh sang putra daerah. Pada tahun 2010 “pacah lah talua” sosok putra daerah Padang ini memimpin Provinsi Sumatera Barat. Dengan gebrakan telah membuat keberhasilan pembangunan daerah ini. Sosok itu adalah rang “Pauh” Sembilan , jujur bersahaja adalah penampilan  yang selalu mewarnai setiap kegiataan kerjanya.

Kita tahu Sumbar sangat hancur pasca gempa 2009, perekonomian  morat –marit, rakyat kelaparan, datangnya rang “Pauh” bagaikan angin segar bagi rakyat Sumbar, bagaimana tidak, awal memimpin Sumbar dana gempa korban gempa 2009 langsung cair, padahal waktu rakyat Sumbar sudah pasrah, karena bantuan gempa 2007 saja belum cair, apa lagi bantuan gempa 2009. Tapi karena janji dan amanah diberikan oleh rakyat pada masa kampanyenya waktu itu, akan mencairkan dana bantuan gempa 2009, itu terlaksana.

Itulah sosok pemimpin yang menepati janji pada rakyatnya. Banyak sekarang pemimpin hanya mengumbar janji pada rakyatnya, kalau sudah dapat  berkuasa akan lupa diri. Tapi sosok rang “Pauh” adalah sosok mengerti akan nasib rakyat. Kalau jujur dan amanah ”jangan diragukan lagi”. Lacuik tangan rang “Pauh” telah dirasakan oleh rakyat Sumbar, sehingga rakyat tidak ragu lagi sang Rang”Pauh” mengambil kebijakan, sebab semuan dilakukan adalah selalu pro rakyat.  Pada pesta pilkada serentak ini, rang “pauh” kembali melanjutkan “amanah” rakyat. (RP)

mediacentralnews.com, 6 September 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>