«

»

PON XIX Jawa Barat

30 September 2016

Alhamdulillah, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berada di urutan 11 dari 34 provinsi peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang berlangsung di Jawa Barat 17-29 September 2016. Ini merupakan sebuah prestasi, terutama jika dilihat dari 14 medali emas yang diperoleh, 13 medali didapat dari beberapa cabang olahraga yang tidak diperoleh pada PON XVIII di Riau. Pada PON XIX Sumbar meraih 14 emas, 10 perak, dan 20 perunggu.

Selaku Gubernur Sumbar, saya mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada para atlet, official, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar beserta jajarannya, aparatur terkait, masyarakat, dan pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungannya, baik moril maupun materil. Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik. Aamiin.

Meskipun posisi Sumbar sama dengan PON XVIII yaitu urutan 11, namun dari segi jumlah medali emas, mengalami peningkatan. Dari 12 emas (PON XVIII) menjadi 14 emas (PON XIX). Di samping itu, pada PON XVIII, 11 medali emas di antaranya disumbang dari cabor renang (3 emas dari atlet bernama Yosi yang kemudian pindah mewakili Jatim),  2 emas tinju (yang atletnya tidak lolos Pra PON XIX) dan 1 emas disumbang oleh Iwan Samurai (cabor binaraga) yang juga mendapatkan medali emas pada PON XIX.

Pada PON XIX ini, untuk Sumatera, posisi Sumbar ada di nomor 3. Nomor 1 Riau, dan nomor 2 Sumatera Utara.

Salah satu persoalan yang sering mengemuka dalam setiap pelaksanaan PON adalah adanya upaya membajak atlet untuk pindah provinsi sehingga pada PON berikutnya atlet tersebut sudah mewakili provinsi yang membajaknya. Peristiwa ini seharusnya tidak terjadi jika setiap provinsi menghargai kerja keras yang telah dilakukan oleh pihak lain dalam membina para atletnya. Apalagi jika pembinaan tersebut dilakukan sejak dini dan kemudian provinsi lain tinggal memetik hasilnya.

Saya mengapresiasi atlet-atlet Sumbar yang memilih mengharumkan nama Sumbar dalam ajang PON. Semoga loyalitas seperti ini bisa menjadi teladan bagi kita, dan juga bagi para pemangku kepentingan bisa mencari jalan keluar yang baik dengan menyiapkan “reward” bagi mereka. Pemerintah provinsi pun selama ini juga telah berupaya agar para atlet yang berprestasi dan membanggakan nama Sumbar di pentas nasional mendapatkan “reward” yang baik.

Selain itu, ke depannya pihak-pihak terkait seperti KONI, pemprov, pemkab/kota perlu duduk bersama untuk membicarakan upaya-upaya untuk meningkatkan mutu atlet olahraga, misalnya dengan menyediakan fasilitas yang memadai. Karena dengan fasilitas yang memadai, pembinaan dan peningkatan kualitas atlet bisa diperoleh. Belajar dari provinsi yang pernah menjadi juara umum PON seperti Jawa Barat, Jawa Timur dan DKI, fasilitas yang tersedia untuk pembinaan atlet memang cukup memadai.

Ketersediaan sarana yang memadai ini juga akan berdampak kepada meningkatnya animo masyarakat berolahraga sehingga masyarakat makin sehat dan olahraga menjadi bagian dari gaya hidup positif. Efek multipliernya, kesadaran masyarakat berolahraga meningkat dan tingkat kesehatan masyarakat juga semakin lebih baik. Produktivitas pun juga akan mengalami peningkatan.

Masyarakat yang sadar dan gemar olahraga, maka akan banyak muncul bibit-bibit unggul sejak muda. Di sini peran orangtua penting untuk mengarahkan bakat anaknya terhadap suatu bidang olahraga yang diminatinya. Juara tidak muncul tiba-tiba. Ia datang dari proses yang panjang. Dan jika sejak usia dini sudah diketahui bakatnya di bidang olahraga, maka orangtua berperan untuk membantu pembinaan anaknya sehingga proses yang dimulai sejak dini akan mendapatkan hasil yang baik.

PON XIX yang baru saja usai, semoga banyak pelajaran yang bisa diambil untuk menghadapi PON XX.  Untuk itu, pembinaan atlet tetap harus jalan. Bahkan harus lebih fokus, agar pada PON XX bisa menampilkan prestasi terbaik. Insya Allah keseriusan, kesungguhan, komitmen yang kuat, dan fokus, akan menghasilkan yang terbaik bagi kemajuan dunia olahraga Sumbar. ***

Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar

Singgalang, 30 September 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>