«

»

UPACARA HUT RI KE-72: Maknai Kemerdekaan dengan Semangat Membangun Negeri

20 Agustus 2017

PADANG – Gubernur  Irwan Prayitno mengajak masyarakat Sumbar dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia mari bersama- sama membangun Indonesia. Karena, untuk membangun negeri ini perlu peran serta bersama. Tidak hanya pemerintah namun seluruh rakyat Indonesia.

“Sesuai semboyan HUT ke 72 Republik Indonesia. Yakni, Indonesia kerja bersama. Marilah kita bangun potensi yang ada di negeri ini bersama-sama dalam membangun Indonesia,” ujarnya usai upacara peringatan HUT RI ke 72 di Halaman Kantor Gubernur, Kamis (17/8).

Dikatakannya,  sudah banyak yang telah diberikan pemerintah pusat dalam memberikan kontribusinya bekerja bersama dengan Pemprov Sumbar dalam hal pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Tak terkecuali, pemerintah kabupaten/kota di Sumbar ikut serta dalam kerjasama ini.

“Untuk itu kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah akan selalu terjaga. Karena, semua ini dilakukan untuk rakyat Indonesia dan Sumbar khususnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, rangkaian peringatan HUT RI ke 72 di Halaman Kantor Gubernur Sumbar berjalan dengan khitmat. Didahului dengan detik-detik kemerdekaan pada pukul 10.00 WIB ditandai dengan bunyi sirine. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar,  Arkadius Dt. Intan Bano. Sedangkan yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

2.257 Orang Warga Binaan Pemasyarakatan di Sumbar Terima Remisi

Makna kemerdekaan juga dirasakan warga binaan pemasyarakatan. Dengan mendapatkan pengurangan masa hukuman (remisi) pada hari Kemerdekaan RI ke 72.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, bahwa pemberian remisi merupakan kewajiban negara dalam memenuhi hak narapidana yang diatur dalam undang-undang.

“Untuk itu dengan adanya remisi ini. Diharapkan kepada warga binaan pemasyarakatan memanfaatkan ini dengan sebaik-bainya. Bagi yang bebas langsung jangan canggung untuk kembali ke masyarakat. Dan program pembinaan yang diperoleh dilembaga pemasyarakatan agar dapat diimplementasikan saat mengabdi ditengah masyarakat,” ujarnya saat menyerahkan remisi kepada warga binaan pemasyarakatan di lapas muaro, Kamis (17/8).

Sementara itu,  Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, Dwi Prasetyo Santoso menyebutkan bahwa sebanyak 2.257 nama telah disetujui  Kementerian Hukum dan HAM RI. warga binaan pemasyarakatan yang diusulkan itu berdasarkan catatan kelakuan baik (Buku Register F) selama dalam menjalani masa hukum.

“Dari 2.257 orang tersebut, sebanyak 2.227 orang mendapatkan pemotongan hukuman biasa (Remisi Umum I). Sisanya sebanyak 30 orang adalah warga binaan yang langsung mendapatkan bebas setelah menerima remisi (Remisi Umum II),” katanya.

Dikatakanya, besaran remisi yang diterima masing-masing narapidana berkisar antara satu bulan dan maksimalkan enam bulan. Untuk penerima remisi terbanyak adalah Lapas Klas II A Muaro Padang sebanyak 701 orang, dengan warga binaan yang langsung bebas sebanyak 7 orang.

Kemudian, lapas Klas II B Pariaman sebanyak 237 orang, yang langsung bebas sebanyak 4 orang. Kemudian Lapas Muaro IIB Muaro Sijunjung dengan jumlah 201 orang.

Data tersebut untuk warga binaan yang ada di 22 Unit Pelaksanaan Teknis Kemenkumham Sumbar, mulai dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan (Rutan), dan Cabang Rutan. Dan, penyerahan remisi akan diawali dengan pelaksanaan upacara kemerdekaan di masing-masing UPT.

 

Singgalang, 20 Agustus 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>