«

»

Karateka Sumbar Tampil di Kejuaraan Dunia

2 Oktober 2017

SETELAH 49 TAHUN INKANAS CETAK SEJARAH :

PADANG – Kepemimpinan Irwan Prayitno di perguruan karate, Institut KarateDo Nasional yang disingkat Inkanas Sumbar baru menginjak satu tahun pasca dilantik oleh Ketua Umum PB Inkanas, Jenderal Polisi (Purn) Badrodin Haiti tahun lalu di Padang. Dalam pidato pertama Irwan Prayitno sebagai Ketum Inkanas Sumbar kala itu, bertekad akan mencetak karateka handal Inkanas untuk Sumbar.

“Hasil PON Jabar tahun lalu sangat mengecewakan kita semua, terutama cabang karate. Biasanya sumbang emas namun PON terakhir lalu itu gagal  sumbang medali emas. Berangkat dari kekecewaan itu, menjadi lecutan pribadi saya selaku diberi amanah memimpin perguruan karate Inkanas ini,” cerita Irwan jelang melepas Huggies Yustisio, Minggu (1/10) siang di Katigiaan Resto.

Diceritakan lagi Irwan, setelah dilantik memimpin Inkanas itu, maka dirinya bersama pengurus membuat terobosan. Program bernas pun dirancang.  Para pelatih hebat di PB Inkanas didatangkan ke Padang. Diadakan talent scouting dari berbagai tingkatan usia karateka di seluruh Pengcab Inkanas se-Sumbar.

Setelah dilakukan perengkingan maka didapat karateka level 1 sebanyak 21 orang dan level 2 sebanyak 14 karateka. Bahkan talent scouting untuk kelompok SD pun didapat sebanyak 30 lebih karateka.

Semua karateka itu lalu dilakukan pembinaan khusus dan langsung diambil alih Pengda Inkanas Sumbar. Kemudian, para karateka predikat level 1 itu diikutsertakan ke berbagai iven baik dalam maupun luar provinsi. Hasilnya, mulai satu persatu menorehkan prestasi. Ketika kejuaraan di Riau merebut predikat juara umum, pada Kejurnas Piala Kapolri di kategori Polri juga meraih juara umum.

Terakhir baru-baru ini di Kejuaraan Piala Panglima karateka Huggies Yustisio memboyong medali emas pada nomor kumite (laga) kelas -68 kg yunior. Bahkan predikat karateka Best of The Best pun disandang Huggies Yustisio di Piala Panglima itu.

Torehan prestasi demi prestasi yang diraih para karateka Inkanas itu kini telah berbuah manis. Huggies Yustisio yang merupakan pelajar kelas XII di  SMAN 1 Kota Solok itu karateka pembuat ‘pacah talua’ bagi cabor karate di Ranah Minang ini.

Huggies karateka pertama Sumatera Barat yang akan tampil di Kejuaraan Dunia Karate WKF (World Karate Federation) digelar pada 25 sampai 29 Oktober mendatang di Barcelona, Spanyol. Itu artinya, semenjak 1968 cabor karate berdiri di Sumbar, baru di tahun 2017 ini karateka Ranah Minang ini tampil di Kejuaraan Dunia Karate WKF. Penantian 49 tahun lamanya.

Ya, pacah talua. Inkanas yang pacah talua. Semuanya itu berkat kesungguhan pengurus dalam mengurus karateka. Semoga prestasi Huggies Yustisio ini bisa memantik karateka Sumbar lainnya dan kembali karate kita berpretasi di PON 2020 Papua nanti,” harapan Irwan Prayitno.

Hughes Yustisio dijadwalkan Senin (2/10) ini bergabung ke Pelatnas PB Forki di Jakarta. Bersama Huggies ada 17 karateka lainnya. Dasar pemanggilan Huggies itu berdasarkan data base yang dimiliki PB Forki atas raihan prestasi yang dikukirnya adalah, medali emas di Kejurnas antar-PPLP 2017 se-Indonesia, medali emas Popnas 2017, medali emas di Piala Panglima 2017 serta torehan karateka Best of The Best di Piala Panglima 2017 itu.

“Insya Allah saya siap berlaga di Kejuaraan Dunia WKF itu. Tidak yang saya takutkan hanya Allah saya takut,” tutur Huggies saat ditanya Irwan Prayitno tentang kesiapannya itu.

Pada kesempatan itu putra dari pasangan Yusman dan Tanti Maria ini mohon doa restu dan dukungannya. “Saya mohon doa dan dukungannya. Semoga di Kejuaraan Dunia Karate WKF 2017 Barcelona nanti itu bisa mengharumkan nama Indonesia dan Sumbar khususnya. Target saya medali emas,” tekadnya. Yang membanggakan lagi dari 18 karateka tim Merah Putih di kejuaraan dunia nanti itu, tiga dari Inkanas asal Sumbar, Sumut dan Sulsel.

 

Singgalang, 2 Oktober 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>