«

»

208 Proyek Mulai Dilelang

23 Februari 2017

Padang, Singgalang

Proses lelang pengadaan barang dan jasa di Pemprov Sumbar 2017 meningkat 100 persen dibanding bulan yang sama tahun lalu. Hingga Rabu (22/2) sudah 208 paket yang sudah diproses.

Sekarang, paket pengadaan barang dan jasa tersebut pada umumnya sudah ditayangkan di Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), sebagian lagi dalam proses penyiapan dokumen lelang di kelompok kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP).

“Jumlah ini lebih banyak dari pada periode yang sama tahun 2016 yang hanya sekitar 100 paket kegiatan,” kata Gubernur Irwan Prayitno, Rabu (22/2).

Dibanding Februari 2016, Pemprov Sumbar masih mempersiapkan Surat Keputusan (SK) Pengguna Anggaran dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Menurutnya hal tersebut sejalan dengan komitmen daerah untuk mempercepat serapan anggaran sejak awal tahun.

“Serapan anggaran berkolerasi dengan geliat perekonomian di daerah karena itu menjadi fokus kita di Sumbar,” katanya.

Irwan mendorong OPD lain untuk secepatnya melengkapi dokumen kegiatan agar segera bisa dilelang melalui LPSE, sehingga dapat mendukung roda perekonomian di Sumbar.

“Kalau ada persoalan dan kendala akan kita carikan solusinya dalam rapat evaluasi setiap tiga bulan,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pengadaan dan pengelolaan Barang dan Aset Sekretariat Provinsi Sumbar, Muhammad Yani yang membawahi LPSE mengatakan tidak ada persoalan dalam lelang kegiatan melalui LPSE di daerah itu.

“Seluruh dokumen yang masuk kita proses. Hingga sekarang prosesnya masih berjalan baik,” ujar dia.

Ia merinci kegiatan yang akan dilelang di Pemprov Sumbar sekitar 700 kegiatan dan telah dilelang 208 kegiatan. Perbandingannya menurut dia, kegiatan yang sudah dilelang mencapai 30 persen dari total kegiatan, hanya dalam waktu dua bulan.

“Ini termasuk cepat, apalagi jika dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Jumlah kegiatan yang dilelang itu bisa bertambah hingga akhir Februari 2017.

 

Singgalang, 23 Februari 2017