«

»

Tanggapan Atas Pendidikan Berkarakter yang Digagas Irwan Prayitno

29 November 2015

SALAH satu gagasan calon Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, PSi, MSc., Datuk Rajo Bandaro Basa di bidang pendidikan adalah pendidikan berkarakter. Gagasan ini dia sampaikan dalam berbagai kesempatan, salah satunya dalam Debat Publik Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat 2015, beberapa waktu lalu.

Menurut Irwan Prayitno, pendidikan berkarakter di sekolah umum perlu dilakukan untuk menanamkan sikap disiplin, menjaga kebersihan, berakhlak, berbudi pekerti, dan bermoral. Pelaksanaan pendidikan berkarakter ini memerlukan tenaga guru yang harus dibekali dengan metodelogi dan bahan yang sudah disiapkan.

 

“Guru harus bisa dijadikan teladan dan contoh, banyak guru tak mampu tampil sebagai tauladan, indikatornya masak ada guru pacaran, berkata kotor dan kasar di hadapan murid, bahkan ironisnya ada guru yang memberikan jawaban soal saat ujian berlangsung,” katanya.
Buya Firdaus Djafri, Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat menilai, pendidikan berkarakter yang digagas Irwan Prayitno sangat cocok diterapkan dalam dunia pendidikan Sumatera Barat. Ia mengaku termasuk orang yang mendukung gagasan tersebut diaplikasikan dalam dunia pendidikan di daerah ini.

Apatah lagi, jelas Buya Firdaus Djafri, saat ini terjadi pengikisan nilai-nilai moral dan agama di kalangan pelajar. Dari informasi yang disajikan media massa, baik cetak maupun media online, banyak pelajar yang terjebak kepada pergaulan bebas, narkoba, pornografi, tawuran dan perbuatan yang tidak terpuji lainnya.

Dikatakan Buya Firdaus Djafri, mengenai tenaga guru untuk pendidikan berkarakter tersebut, sebenarnya bisa bekerjasama dengan NU yang selama ini dikenal concern dalam bidang pendidikan yang berbasis pesantren. Lulusan-lulusan pesantren NU dapat diberdayakan untuk menjadi tenaga guru di sekolah-sekolah umum yang menerapkan pendidikan berkarakter tersebut.

Buya Firdaus Djafri menilai, pendidikan berkarakter yang digagas Irwan Prayitno yang bertumpu kepada ajaran agama, nasionalisme dan adat budaya Minangkabau, sangat sesuai dengan prinsip yang dianut NU. Ia salut dengan gagasan ini, dan menurutnya, Irwan Prayitno memiliki pandangan yang jauh ke depan untuk memajukan Sumatera Barat, terutama di bidang pendidikan dan moral.

 

“Secara pribadi, saya menilai, Irwan Prayitno adalah sosok yang baik. Kami tertarik dengan program pendidikan karakter yang dia tawarkan. Pendidikan karakter yang bertumpu pada ajaran agama, nasionalisme dan adat budaya Minangkabau. Dan menurut saya ini sesuai dengan prinsip dasar ajaran NU,” ungkap Buya Firdaus Djafri.
Ditulis Oleh:
Zamri Yahya
Mantan Wakil Sekretaris GP Ansor Kota Padang

 

Bentengsumbar.com, 29 November 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>