«

»

Kejuaraan Pencak Silat Pelajar 2017 : Kamis, Dibuka Gubernur Sumbar

22 September 2017

Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Pelajar MAN 3 Padang Tangan Mas Open Championship 2017, pada 21 September 2017

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno membuka kejuaraan Pencak Silat Pelajar 2017 yang digelar di halaman MAN 3 Padang di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (21/9).

Kejuaraan diikuti pelajar tingkat SD, SLTP dan SLTA yang berasal dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat dan tiga Provinsi Kepulauan Riau, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara akan berlangsung hingga 25 September mendatang.

“Kegiatan ini dapat meningkatkan tali silaturahmi di antara peserta kejuaraan baik tingkat Sumatera Barat maupun regional Sumatera. Ketika pertandingan telah usai kembali berangkulan, kembali menjalin silaturahmi sesama umat Muslim,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno usai pembukaan, kemarin.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumbar meminta KONI untuk memperbanyak kegiatan seperti ini, sehingga mampu melahirkan atlet yang bisa berbicara di tingkat nasional. Sebab, jika tidak ada kejuaraan-kejuaraan, tidak diketahui siapa yang juara.

Menurutnya, kegiatan tersebut bisa bermanfaat untuk mengoptimalkan kemampuan atlet pencak silat. Kemudian, KONI bisa mengevaluasi sampai mana kemampuan atlet Ranah Minang ini.

“Saya minta kepada pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) jangan tebang pilih, dan diskriminasi, karena pengurus tidak beres sehingga ketika berlaga di PON tak mampu membawa pulang medali. Jangan pandang pilih dari pengurus, untuk memilih atlet yang benar-benar berprestasi,” tegas Irwan Prayitno yang meminta para peserta agar jujur dan sportif.

Sementara itu, Kanwil Kemenag Sumbar melalui Kabid, Maswar memberikan apresiasi Kejuaraan Pelajar Pencak Silat yang digelar MAN 3 Padang. Ia mengharapkan kegiatan ini  dapat berjalan dengan lancer dan baik.

“Tentunya, usung sikap jujur yang sportif dan bertaqwa. Apalagi, dalam kejuaraan ini  sangat ditekankan anak-anak tentang kejujuran, baik dalam pertandingan dan di luar pertandingan,” tuturnya.

Tak hanya itu, katanya, sikap sportif ini juga sangat menen menentukan pemenang dalam pertandingan. “Kita bisa saja melihat, siapa yang sportif dan yang tidak,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan, Wakil Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Sumbar, Rahmat Wartira, silat milik bersama. Untuk diketahui saja, pencak berasal dari Indonesia. Di Indonesia silat berasal dari Sumbar.

Menurutnya, pencak silat dapat membentuk karakter, bela diri dan juga bela negara. Ia meminta kepada juri agar menilai secara objektif, agar menentukan pemenangnya dengan sportif.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Padang, Japeri mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan tali silaturahmi antar sesama siswa. Ia pun mengapresiasi kegiatan ini.

Menurutnya, pencak silat merupakan olahraga yang sportif. Sehingga mampu menyehatkan rohani dan jasmani serta pikiran tingkah laku generasi muda.

Sementara itu, Kepala Sekolah MAN 3 Padang, Afrizal mengatakan, saat ini peserta dari kegiatan ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. “Ke depan MAN Padang menuju nasional,” ujar Afrizal.

Jumat, 22 September 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>