«

»

Nota Pengantar Ranperda Perubahan APBD : Irwan Prayitno Sampaikan Lebih Awal

7 September 2017

PADANG (Metrans)

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Sumbar 2017 dalam sidang paripurna DPRD Sumbar, Rabu (6/9) di Ruangan Sidang Utama DPRD Sumbar.

Penyampaian Ranperda APBD Perubahan 2017 itu lebih dipercepat dari jadwal yang telah ditetapkan oleh Kemendagri. Dalam Permendagri No. 31 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2017, Ranperda Perubahan APBD 2017 disampaikan kepala daerah kepada DPRD, paling lambat minggu kedua September.

“Namun gubernur kita kali ini menyampaikannya lebih awal. Dengan dipercepatnya penyampaian ini, maka DPRD Sumbar bersama pemerintah daerah memiliki waktu yang cukup panjang untuk membahas muatan Ranperda dengan memperhatikan rekomendasi-rekomendasi yang diberikan DPRD dalam pembahasan Rancangan KUPA-PPAS Perubahan Tahun 2017 lalu,” ujar Wakil Ketua DPRD Sumbar, Arkadius Dt Intan Bano yang memimpin sidang paripurna.

Arkadius menyebutkan dalam KUPA-PPAS Perubahan APBD 2017, telah disepakati kegiatan-kegiatan pokok pikiran DPRD yang tidak terlaksana pada tahun 2016 dan 2017 belum masuk dalam APBD tahun 2017 awal serta tambahan kegiatan pada perubahan APBD 2017, disejalankan dengan perubahan RKPD, perubahan RKBMD dan RPBMD tahun 2017.

“Sehubungan dengan itu, kami menyampaikan kepada gubernur untuk dapat mensinkronkan antara usulan kegiatan yang ditampung dalam perubahan APBD 2017 dengan perubahan RKPD, perubahan RKBMD dan RPBMD tahun 2017,” jelas politisi asal Partai Demokrat ini.

Selain itu, tambahan PAD yang ditampung dalam KUPA-PPAS Perubahan 2017, baru bersumber dari pajak bahan bakar kendaraan bermotor dan pajak rokok. Sedangkan yang bersumber dari pajak daerah yang menjadi tugas utama pemerintah daerah yaitu pajak kendaraan bermotor masih belum dinaikkan dari target yang ditetapkan pada APBD tahun 2017 awal.

Menurut Arkadius, dalam proses pembahasan, DPRD bersama pemerintah daerah agar dapat melihat kembali realisasi belanja masingmasing OPD sampai akhir Agustus 2017 dan melakukan langkah-langkah pergeseran alokasi anggaran pada kegiatan yang strategis dan sangat mendesak sehingga sisa anggaran tidak terlalu besar.

Metro Andalas, 7 September 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>