«

»

Segera Tuntaskan Nagari Tertinggal

8 Januari 2018

Gubernur: Beri Perhatian Lebih Daerah Pinggiran

Dharmasraya, Padek—Sejumlah daerah yang memiliki nagari tertinggal di Sumbar diharapkan diberikan perhatian lebih. Supaya semua daerah tertinggal bisa segera lepas dari status tersebut. Kabupaten  Dharmasraya contohnya, kendati pembangunan berkembang pesat, namun masih ada daerah pinggiran yang terabaikan dan tertinggal. Untuk itu, diharapkan Pemkab Dharmasraya memberikan perhatian lebih untuk  pengembangan daerah pinggiran, serta terus menjaga kekompakan dengan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda).

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan, Kabupaten  Dharmasraya merupakan kabupaten pemekaran yang tercepat ke luar dari status daerah pinggiran atau tertinggal. Pembangunan berkembang cukup pesat.   Kendati begitu, masih ada nagari yang tertinggal.

Di HUT Kabupaten Dharmasraya yang ke-14 tahun, diharapkan Pemkab memberikan perhatian lebih pada daerah pinggiran meskipun hal tersebut sudah dilakukan Pemkab Dharmasraya.

“Ini juga berlaku bagi daerah-daerah atau kabapaten/kota lainnya. Tanpa kehadiran pemerintah, daerah pinggiran akan tetap terabaikan. Dan warganya akan tetap tertinggal. Ke depan diharapkan tidak adalagi  nagari tertinggal di Sumbar,” ucapnya saat peringatan HUT ke-14 Dharmasraya di gedung DPRD Dharmasraya, kemarin (7/1).

Irwan juga mengingatkan, pasangan kepala daerah harus rukun dan terus menjalin kerja sama dengan forum komunikasi pimpinan daerah. “Jika pimpinan daerah sudah tak kompak lagi, maka yang akan rugi masyarakat.

Saya percaya di Dharmasraya kekompakan itu tetap terjalin. Selaku Gubernur saya siap membantu membangun Dharmasraya,” ucapnya.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menuturkan, di masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Amrizal Dt Rajo Medan sudah banyak yang dilaksanakan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai pemimpin daerah. “Kami ingin Dharmasraya semakin baik lagi, masyarakat semakin sejahtera dan lain  sebagainya,” ucapnya.

Adapun upaya yang telah dilakukan di antaranya membangun jalan, jembatan, irigasi dan lain sebagainya. “Sudah banyak infrastruktur yang kami bangun dengan harapan lebih mensejahterakan masyarakat,” tukasnya.

Ketua DPRD Dharmasraya Masrul Maas menuturkan, di usia yang ke-14, Dharmasraya semakin memperlihatkan jati dirinya sebagai kabupaten yang terus berkembang.

“DPRD akan selalu mendukung setiap program Pemkab Dharmasraya dalam membangun. Sehingga pembangunan Dharmasraya semakin pesat,” ucapnya.

Pasbar Terus Berbenah

Sementara itu, Bupati Pasbar, Syahiran didampingi Sekkab Manus Handri mengatakan, dalam usia ke-14, Pasbar terus berbenah diri untuk dapat duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan kabupaten/kota lainnya di Sumbar.

Pemerintah Daerah (Pemda) telah melakukan upaya harmonisasi kelembagaan. Tidak saja dengan lembaga eksekutif, legislatif, unsur forkompimda dan instansi vertikal lainnya, tetapi juga dengan seluruh pimpinan partai politik, tokoh masyarakat, tokoh perantau, dai nagari dan penyuluh agama, dan komponen masyarakat lainnya.

“Dengan momentum HUT ke-14 Pasbar ini, saya mengajak semua pihak bahu membahu membangun Pasbar ke arah yang lebih maju dan mandiri,” ujar Syahiran, kemarin (7/1).

Momen HUT Pasbar saat ini diharapkan dapat meningkatkan kecepatan gerak perubahan di Pasbar. Karena posisi strategis Pasbar berada pada pusat pertumbuhan Sumatera bagian Tengah. Titik api pertumbuhan ekonomi Sumatera bagian Tengah ada di Pasbar karena terletak pada potensi ekonomi berupa perkebunan, pertambangan dan energi.

Di HUT Pasbar yang ke-14, dia berharap Pemerintah Pusat mendahulukan pembangunan pelabuhan Teluk Tapang sebagai pelabuhan laut komoditas pertambangan dan perkebunan.

Keberadaan pelabuhan ini akan  memberikan dampak yang sangat besar bagi kemajuan Kabupaten Pasbar, karena pelabuhan ini dirancang menjadi Pelabuhan Samudera yang berskala internasional. “Saat ini, pembangunan infrastruktur jalan menuju pelabuhan Teluk Tapang sudah ditangani Pemerintah Pusat. Harapan kami agar realisasi pembangunan itu segera rampung. Apalagi, rencananya tahun ini pelabuhan itu akan beroperasi,” kata Syahiran.

Pembangunan infrastruktur tetap harus digalakkan, seperti pembangunan wilayah tertinggal dan terisolir. Kemudian pembangunan bidang kepemudaan dan olahraga, bidang pariwisata dan lainnya.

Tingginya angka kemiskinan dan minimnya infrastruktur penunjang perekonomian menyebabkan masih adanya jorong yang masuk kategori terisolir di Pasbar. Dan itu, menjadi tugas berat bagi Pemkab Pasbar dalam penuntasannya. Sesuai Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015, Pasbar masuk dalam kategori daerah tertinggal.

Dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan dan ketertinggalan, pemerintah daerah telah merumuskan 5 program andalan. Program ini sudah berjalan sejak tahun 2017. Program andalan tersebut antara lain, pengentasan kemiskinan dan daerah tertinggal melalui program renovasi 1.000 rumah tidak layak huni, 1.000 sambungan listrik gratis untuk keluarga miskin, 1.000 WC untuk keluarga miskin dan 1.000 saluran air bersih untuk keluarga miskin.

Kemudian untuk pembangunan infrastruktur di daerah terisolir dan perbatasan, pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai upaya peningkatan kualitas tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran. Lalu pembangunan pasar modern untuk penunjang perekonomian  masyarakat dan pengembangan destinasi pariwisata lokal.

“Selain menjalankan beberapa program strategis, kita juga berupaya memacu penyelenggaraan pemerintahan di nagari untuk mendukung pencapaian pembangunan daerah,” katanya.

 Solsel Perlu Pacu Ketertinggalan

Terpisah, anggota DPRD Provinsi Sumbar Zigo Rolanda menyebutkan, Solsel perlu memacu ketertinggalan daerah di sektor pendidikan, perekonomian dan infrastruktur. Untuk menanggalkan status tertinggal tersebut, Pemkab Solsel dan DPRD harus sejalan dan bergandengan tangan dalam menjalankan program percepatan pembangunan.

Motivasi dan evaluasi dari tahun ke tahun sangat diperlukan. Antara eksekutif dan legislatif jangan saling  enyalahkan. Sebab pandangan yang berbeda akan menghambat pembangunan.

 

Padang Ekspres, 8 Januari 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>