«

»

Sejahtera dengan Puasa

19 Mai 2018

Alhamdulillah, kita kembali bisa melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Bulan yang di dalamnya turun Alquran, dan malam lailatul qadar menjadi malam yang dicari-cari oleh mereka yang ingin mendapatkan keutamaan puasa. Begitu banyak hal yang meningkat pahalanya di bulan Ramadhan, dan Allah Swt sendiri yang memberikan balasan ibadah puasa hambaNya.

Bagi orang yang jeli dalam memandang Ramadhan dan amalan yang bisa dilakukan di dalamnya, maka Ramadhan adalah bulan yang paling baik untuk beramal dan meningkatkan kesejahteraan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)  V sejahtera artinya aman sentosa dan makmur; selamat (terlepas dari segala macam gangguan).

Dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata: “Nabi Saw adalah orang yang amat dermawan, dan beliau lebih dermawan pada bulan Ramadhan, saat beliau ditemui Jibril untuk membacakan padanya Alquran. Jibril menemui beliau setiap malam pada bulan Ramadhan, lalu membacakan padanya Alquran. Rasulullah Saw ketika ditemui Jibril lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang berhembus”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari Saad bin Abi Waqash, Nabi Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah itu Maha Dermawan, cinta kepada kedermawanan, dan Maha Pemurah, cinta kepada kemurahan hati”. (HR. At Tirmidzi).

Kedermawanan Allah Swt kepada hambaNya di bulan Ramadhan ditunjukkan dengan memberikan rahmat, ampunan dan pembebasan dari api neraka, di mana di bulan lain tidak ada hal yang demikian. Demikian pula dengan kedermawanan yang dicontohkan Rasulullah Saw, yang mengisyaratkan bahwa kebaikan atau kedermawanan yang dilakukan di bulan Ramadhan akan jauh lebih baik manfaatnya bagi yang melakukan.

Dari sisi ibadah, baik salat, puasa, tarawih, tahajud, membaca Alquran yang dilakukan di bulan Ramadhan, jika dilakukan dengan mengharap ridha Allah Swt maka insya Allah akan memberikan kebaikan bagi yang melakukannya. Demikian pula jika dilihat dari sisi amal perbuatan, seperti kedermawanan yang dilakukan dengan berbagai cara seperti sedekah maupun memberikan bantuan kepada orang lain, insya Allah akan memberikan kebaikan bagi pelakunya.

Selain itu puasa juga memberikan dampak positif bagi kesehatan, baik kesehatan mental dan kesehatan fisik. Dan ini sudah banyak dibahas oleh para ahli di bidang kedokteran dan kesehatan tentang dampak positif berpuasa.

Maka, jika kita melaksanakan berbagai amal ibadah di bulan Ramadhan, insya Allah akan menjadikan diri kita sejahtera, baik lahir maupun batin. Puasa yang kita jalankan akan membuat kita semakin sehat dan jauh dari penyakit. Sudah banyak orang yang menyebut bahwa sehat itu tak ternilai harganya. Maka sudah sepantasnya kita mensyukuri nikmat sehat yang diberikan Allah Swt kepada kita. Sedangkan salat, baik wajib maupun sunat, membaca Alquran, kelak akan kita rasakan pada diri kita ketenangan, kelapangan hati, yang diberikan Allah Swt kepada kita. Dan bagi banyak orang saat ini, ketenangan dan kelapangan hati sungguh sangat mahal harganya, bahkan bagi mereka yang memiliki uang banyak pun belum tentu bisa mendapatkan ketenangan dan kelapangan hati.

Selain itu, kedermawanan yang berupa sedekah, memberikan hidangan buka puasa, menolong orang yang kesulitan akan dilipatgandakan balasannya. Salah satu orang yang sering menyampaikan betapa hebatnya balasan dari bersedekah adalah ustad Yusuf Mansur. Berbagai cerita dan testimoni tentang balasan dari bersedekah bisa kita dapatkan dari saluran media sosialnya.

Islam adalah ajaran yang juga menjadikan umatnya sejahtera. Maka untuk sejahtera itu mereka harus mengikuti apa yang menjadi perintah dan larangan dalam Islam. Perintah dan larangan tersebut merupakan bagian dari upaya menjadikan umatnya sejahtera lahir dan batin. Sayangnya umat Islam sendiri yang kadang yang kurang serius dalam menjalankan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang sehingga kesejahteraan yang seharusnya mereka bisa capai menjadi hilang.

Seperti halnya puasa, bahwa jika hanya puasa sekedar menahan lapar, haus dan syahwat, tanpa diikuti dengan amal ibadah lainnya dan ketentuan yang berlaku, belum tentu bisa menjadikan seseorang sejahtera hidupnya. Namun jika puasa yang dilaksanakan juga diikuti menahan nafsu ketika berbuka agar tidak berlebihan (menjaga pola makan sehat), melaksanakan salat wajib dan  sunat (duha, tarawih, tahajud), membaca Alquran, bersedekah, maka insya Allah ia akan sejahtera lahir dan batin.

Semoga pada Ramadhan kali ini kita bisa meningkatkan kuantitas dan kualitas amal ibadah sehingga bisa meraih derajat takwa. Dan dengan mengikuti apa yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah Saw dalam beramal ibadah di bulan Ramadhan mudah-mudahan kita bisa sejahtera lahir dan batin. Marhaban ya Ramadhan. Selamat menjalankan ibadah puasa.***

Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar

Posmtero Padang, 19 Mei 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>