«

»

Gubernur: Saya Bisa Tegas

30 Desember 2016

Padang, Singgalang

Gubernur Irwan Prayitno kembali mengingatkan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberikan pelayanan maksimal pada masyarakat. Selain itu OPD juga harus melakukan survei independen terhadap kinerja mereka sendiri.

Pesan itu disampaikannya pada penandatanganan janji perbaikan pelayanan publik di Auditorium Gubernuran, Kamis (29/12). Sembilan unit pelayanan itu yakni Rumah Sakit Umum Achmad Mochtar dengan kualifikasi A. Selanjutnya RSUD Pariaman, RSUD Solok, RSJ HB Saanin, Dinas Pelayanan Penanaman Modal, Dinas Lingkungan Hidup, Kantor Pelayanan Pendapatan Sijunjung, Kantor Pelayanan Pendapatan Painan dan Kantor Pelayanan Pendapatan Padang Aro.

“Mulai sekarang marilah kita bekerja dengan maksimal, jangan coba-coba membohongi saya, saya juga bisa tegas,” pinta Irwan.

Untuk memantau kinerja tersebut, Irwan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) melihat pelaksanaan pelayanan publik di OPD. Penilaiannya sifatnya juga subjektif. Setidaknya dengan menanyakan pada masyarakat langsung.

Untuk itu, survei independen tersebut sudah dilakukan di 9 OPD, dan akan berlanjut untuk seluruh OPD di lingkungan Pemprov Sumbar. Dengan begitu akan terlihat jelas segala kekurangan pelayanan yang diberikan oleh OPD karena yang menilai adalah masyarakat yang langsung merasakan proses pelayanan publik yang diberikan.

“Survei independen harus dilakukan masing-masing OPD, biayanya paling rendah Rp20 juta,” ujar Irwan.

Dengan adanya survei itu kata Irwan, merupakan bentuk koreksi diri di OPD yang ada sehingga pelayanan publik di setiap OPD tetap terjaga dengan baik, apalagi Sumbar sudah mendapat predikat hijau (baik) dalam memberikan pelayanan.

Menurutnya, sekarang OPD yang ada, sedang mempersiapkan struktur tata kerja yang baru, untuk itu ia meminta struktur tata kerja yang baru tersebut juga dapat menciptakan standar operasional (SOP) kerja. “Untuk itu, saya minta kepada setiap OPD dalam satu bulan ini membuat SOP agar pelayanan publik tetap terjaga dan prdikat baik bisa terus dipertahankan,” ujarnya.

 

Irwan menyarankan seluruh OPD menganggarkan kegiatan survei itu, terutama OPD yang memiliki unit pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jika belum teranggarkan, maka OPD wajib menganggarkan pada tahunh berikutnya.

“Dengan begitu penilaian kinerja jadi lebih fair karena diukur dari hasil kepuasan masyarakat. Jadi tidak bisa OPD itu mengaku sudah memberikan pelayanan prima,” ujarnya.

Irwan menghimbau, agar seluruh OPD terus membenahi pelayanan publik yang diberikan sehingga tidak ada lagi keluhan yang disampaikan oleh masyarakat. Selain itu, dalam memberikan pelayanan aparatur sipil negara juga dilarang memungut biaya di luar ketentuan yang ada. Karena pemungutan di luar aturan itu dinamakan pungutan liar (pungli) dan sifatnya meyalahi aturan hukum yang berlaku.

Tidak hanya itu, aparatur sipil dalam memberikan pelayanan publik juga harus berdisiplin tinggi dan memberikan pelayanan tepat waktu sehingga masyarakat rugi waktu karena harus berlama-lama menunggu petugas dalam memberikan pelayanan.

Irwan menceritakan ketika melakukan sidak ke UPTD Samsat Padang, saat itu ia datang ke UPTD tersebut sekitar pukul 08.15 WIB. Namun pada saat itu, petugas yang memberikan pelayanan pada konter-konter yang disediakan belum masuk, Ia saat itu sempat marah-marah, namun salah seorang staf di kantor tersebut mengatakan jam pelayanan dimulia pada pukul 08.30 WIB.

Awalnya dia paham saja atas laporan ASN tersebut, namun dia kaget ketika melihat SOP di dinding tertulis jam pelayanan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Pada saat itu juga Irwan langsung mengintruksikan Inspketorat menjatuhkan sanksi terhadap pegawai yang berbohong tersebut.

“Pegawai yang berbohong itu dijatuhkan sanksi tidak diberikan 6 bulan tunjangan daerah. Sementara pegawai yang telah masuk juga diberikan sanksi. Untuk itu kita meminta OPD harus memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” sebut Irwan. (104)

Singgalang, 30 Desember 2016

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>