«

»

TSR Pemprov Sumbar: Masyarakat Minta Pembangunan Jalan ke Palembayan Ditingkatkan

5 Juni 2017

Gubernur Irwan Prayitno meninjau pembangunan jembatan di Jorong Sungai Taleh

Masyarakat Agam harapkan Pemprov Sumbar tuntaskan pembangunan jalan Padang Koto Gadang Palembayan menuju Matur. Jalan tersebut saat ini sudah naik status menjadi kewenangan provinsi.

“Kami berharap provinsi dapat meningkatkan pembangunan jalan Palembayan, lebih baik lagi,” harap masyarakat Jorong Sungai Taleh, Kecamatan Pelembayan, Agam pada safari  Ramadhan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ke masjid Nurussalam, Sungai Taleh, Sabtu (3/6).

Menangggapi, Irwan berjanji akan menuntaskan perbaikan dan peningkatan jalan Palembayan. Hanya saja, masyarakat juga harus mendukung pembangunan tersebut dengan melancarkan pembebasan lahan.

“Jelas kami juga bangga dengan masyarakat yang ikut mendukung pembangunan dengan melancarkan pembebasan lahan. Jika lahan sudah bebas, pemerintah akan berupaya menuntaskan pembangunan,” sebut Irwan.

Diakuinya, harapan tersebut baru bisa dipenuhi pada tahun anggaran berikutnya. Karena tahun anggaran 2017 sudah berjalan, pada anggaran perubahan juga tidak dapat dimasukkan. Untuk itu, masyarakat agar bersabar dapat di anggaran pada tahun anggaran 2018. “Sekarang anggaran sudah jalan, mudah-mudahan tahun depan dapat kita alokasikan anggarannya,” ujarnya.

Baca Alquran

Dalam kesempatan itu, Irwan juga mengajak seluruh masyarakat Sumbar membaca Alquran 1 hari 1 juz selama Ramadhan. Karena bulan Ramadhan sangat tepat untuk melaksanakan ibadah lebih banyak.

“Jangan sia-siakan bulan yang penuh berkah ini, karena setiap kebaikan yang kita buat, pahalanya berkali lipat,” sebutnya.

Diceritakannya, zaman nabi, Ramadhan begitu ditunggu oleh seluruh umat nya, bahkan ketika ramadan akan berakhir terdapat kesedihan yang dirasakan. “Begitu mulianya Ramadhan. Bagaimana tidak, Al-quran diturunkan saat Ramadhan dan malam 1000 malam (lailatul qadar) juga hanya ada di bulan Ramadhan,” jelasnya.

Irwan juga mengimbau agar selama bulan puasa untuk meramaikan masjid, sekurang- kurangnya shalat tarawih. Masjid jangan di awal Ramadhan saja ramainya, minggu pertama dan kedua rame, tapi di ujungnya malah sepi. “Padahal berkah ramadhan itu paling banyak diakhir,” ujarnya.

 

Singgalang, 5 Juni 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>