«

»

Untuk Kawasan Terpadu Tarok : Kemenristek Dikti RI Apresiasi Pemprov Sumbar

6 Juni 2017
Menyerahkan Dana Bantuan pembangunan Mesjid

Menyerahkan Dana Bantuan pembangunan Mesjid Baitul Makmur Nagari Kapalo Koto Kec. Nan Sabaris Pauh Kamba Kabupaten Padang Pariaman

NAN SABARIS – SINGGALANG

Pembangunan kawasan  terpadu di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2×11 Kayutanam mendapat dukungan dari Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Pada kawasan seluas 697 hektare yang berstatus tanah negara itu dialokasikan untuk pembangunan lima kampus, satu unit rumah sakit, gedung Diklat Lembaga Administrasi Negara, Diklat Kejagung dan perkantoran Pemkab Padang Pariaman.

“Alhamdulillah, kata Ali Mukhni, kawasan itu telah ditinjau dan diapresiasi oleh Kemenristek Dikti. Pem prov siap dukung moril dan materil, dari awal hingga akhir,” kata Gubernur Irwan Prayitno saat kunjungan Tim Safari Ramadhan di Masjid Baitul Makmur, Nagari Kapalo Koto, Kecamatan Nan Sabaris, belum lama ini.

Safari Ramadhan di Mesjid Baitul Makmur Nagari Kapalo Koto Kec. Nan Sabaris Pauh Kamba Kabupaten Padang Pariaman

Irwan juga meminta seluruh masyarakat agar mendukung pembangunan kawasan terpadu tersebut yang tujuannya untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Bisa dibayangkan perputaran uang per hari yang bisa dinikmati masyarakat sekitar.

“Jika diperkirakan ada mahasiswa 20 ribu, belanja rata-rata 50 ribu, artinya uang Rp1 miliar beredar di Tarok dan sekitarnya,” kata gubernur yang mempoleh Jenderal Bintang Tiga Kehormatan baru-baru ini.

Multiplayer effect pembangunan tersebut juga dapat dirasakan oleh kabupaten dan kota lainnya, seperti Padang Panjang, Bukittinggi, Tanah Datar, Solok, Agam dan Payakumbuh. Irwan juga mendorong Kementerian Ristek Dikti dan Kementerian Kesehatan untuk percepatan pembangunannya.

Bupati Ali Mukhni melaporkan, bahwa pada tanggal 31 Mei 2016, pejabat Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mensurvei lokasi bersama tim teknis. Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Padang Pariaman telah membuka jalan dengan lebar 75 meter sepanjang tiga kilometer menuju kawasan tersebut. Bahkan jalan itu sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.

“Lapor Pak Gubernur, sekarang mobil sudah bisa masuk ke lokasi, mudah-mudahan pembangunan kampus bisa dimulai tahun ini,” kata alumni Lemhanas itu.

Diketahui, bahwa kawasan Tarok seluas 697 hektare itu merupakan tanah negara yang menurut undang-undang merupakan kewenangan Bupati Padang Pariaman untuk penggunaannya. Hal itu sesuai dengan pernyataan Kepala BPN Sumbar.

Pada TSR Sumbar, Gubernur Irwan Prayitno menyerahkan bantuan dana Rp20 juta dan dana pribadi Rp5 juta yang diterima langsung oleh pengurus Majid Baitul Makmur. Sedangkan Bupati Ali Mukhni secara pribadi turut berinfak sebesar Rp2,5 juta.

 

Singgalang, 6 Juni 2017

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>