«

»

Sambut Hari Pers Nasional (HPN) 2018 : Sumbar Promosikan Wisata dan Potensi Pembangunan

8 Desember 2017

Kampanye tentang wisata halai juga sudah dilakukan secara masif oleh Sumbar. pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) tak ingin menyia-nyiakan rangkaian acara Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang bakal di gelar di Kota Padang pada 1-9 Februari 2018 mendatang. Berbagai persiapan lelah dilakukan hingga dua bulan menjelang ‘pesta’ bagi insan pers Indonesia ini.

Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno memandang, penyelenggaraan Hari Pers Nasional 2018 memberikan peluang promosi bagi Sumbar. Kehadiran ribuan penggerak media, wartawan, dan para pejabat pemerintah pusat memberi momentum bagi Sumbar untuk mempromosikan berbagai macam keunggulan yang dimiliki provinsi yang terkenal dengan randangnya itu.

Lantas apa saja yang akan ‘dijual’ melalui rangkaian Hari Pers Nasional? Irwan menyabutkan, paling tidak ada dua hal yang ditawarkan yakni pariwisata khususnya wisata halal dan berbagai potensi pembangunan terutama energi baru terbarukan.

Kehadiran media menurut Irwan bisa menjadi jembatan bagi Sumbar untuk menarik investor. Kampanye tentang wisata halal juga sudah dilakukan secara massif oleh Sumbar dalam satu tahun belakangan.

Berbagai perhelatan berskala internasional yang diadakan di Sumbar selalu ‘disisipi’ kampanye potensi wisata di Sumbar, termasuk wisata halalnya.

la yakin, puncak acare Hari Pers Nasional 2018 yang akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo mampu memberikan kesan positif bagi para wartawan untuk memviralkan berbagai potensi daerah yang dimiliki Sumatra Berat. Tak hanya soal wisata, Irwan juga berharap kedatangan pemerintah pusat bisa  mengakselerasi pembangunan yang dilakukan di daerah.

Manfaat ekonomi

Demi mengakomodir kehadiran para Menteri Kabinet Kerja, Pemprov Sumbar juga akan menggelar rangkaian acara seminar dan kunjungan lapangan yang diharapkan bisa menggenjot perekonomian di daerah. Hari Pers Nasional 2018 diharapkan mampu menjadi ajang sitaturahim antara pemerintah, insan pers, dan masyarakat umum.

Semua kami akomodir, Misalnya, Menteri ESDM akan meresmikan Listrik pedesaan, Menteri Agraria dan Tata Ruang akan berikan sertifikat tanah, dan acara lainnya kami siapkan, ujar Irwan.

Hari Pers Nasional 2018 yang digelar di Sumatera Barat ditargetkan memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat Sumbar. Tak tanggung-tanggung, Pemprov Sumatra Barat mengalokasikan anggaran hingga Rp 22 miliar untuk menghelat Hari Pers Nasional 2018 mendatang.

“Hadirnya para wartawan adalah promosi. Perputaran uang juga bisa menggerakkan ekonomi rakyat. uang akan beredar dan rakyat dapat merasakannya”, kata Irwan.

Meski secara resmi dimulai pada 1 Februari 2018 mendatang, berbagai acara untuk memanaskan atmosfer Hari Pers Nasional 2018 sudah dilakukan sejak September 2017 lalu. Terakhir, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengajak puluhan calon investor potensial ke kawasan Mandeh, di Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Harapannya, makin banyak investor yang melirik untuk menggelontorkan uangnya di Mandeh. Kawasan Mandeh yang diklaim sebagai Raja Ampat-nya Sumatra memang sedang dipromosikan besar-besaran dan saat ini sejumlah wisatawan baik nusantara dan mancanegara sudah banyak yang berkunjung.

“Saya juga memastikan seluruh Kabupeten dan Kota di Sumatra Berat memberikan dukungan penuh untuk Hari Pers Nasional 2018 nanti” ujar Irwan.

Lomba pantun antar wartawan

Nantinya, salama sepekan penuh sebelum acara puncak pada 9 Februari 2018 akan diadakan rangkaian acara pendukung yang melibatkan seluruh insan pers. Salah satu yang menarik adalah lomba berpantun antar wartawan.

Bila biasanya para wartawan dibuat takjub oleh kebiasaan berpantun Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno dalam setiap sambutan resminya. maka nanti giliran para pewarta yang unjuk kebolehan berpantun di hadapan Sang Gubernur yang memegang rekor MURI untuk 18 ribu pantun spontan.

“Ada juga lomba penulisan karya ilmiah untuk siswa sekolah, Gelaran HPN 2018 kali ini menonjolkan kesenian Minangkabau dan rangkaian acara promosi potensi Sumbar, termasuk investasi” jelas Irwan.

Bagi Irwan, dipilihnya Sumatra Barat sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional 2018 merupakan metode jitu untuk mempererat hubungan pemerintah, khususnya Pemprov Sumbar, dengan para pelaku pers. Irwan menilai, media merupakan mitra strategis untuk menyampaikan dan mempromosikan program kerja pemorintah. HPN yang diselenggarakan setiap tahunnya, menurut Irwan, menjadi alat perajut kembali silaturahim yang terjalin baik antara pemerintah dan pers selama ini. “Pers juga jembatan untuk menyambung masyarakat dengan pemerintah.”

Minangkabau Summit 2018

HPN 2018 di Sumatera Barat juga akan disemarakan dengan hadirnya Minang kabau Summit 2017.  Penyelenggaraan acara ini bakal melibatkan institusi kementrian, lembaga Negara, pemerintah daerah setuluh Indonesia, organisasi di lingkungan Kadin Indonesia, para pelaku usaha BUMN, BUMD, serta swasta nasional dan internasional.

Bersamaan dengan itu, Pemerintah Kota Padang juga akan menggelar Islamic Book Fair yang untuk pertama kalinya akan digelar di Sumatra Barat Islamic Book Fair 2018 nantinya akan menggandeng berbagai penerbit buku-buku Islami, termasuk Republika dan Penerbit Republika. Bersamaan dengan Hari Pers Nasionel (HPN) 2018, IsLamic Book Fair 2018 diharapkan bias mendongkrak literasi di Sumatra Barat.

 Republika, 8 Desember 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>