«

»

Takwa Membawa Sukses

3 Juni 2019

Dalam surat Al-Baqarah ayat 183 Allah Swt berfirman tentang kewajiban berpuasa kepada orang yang beriman dengan tujuan menjadi orang yang bertakwa. Perintah puasa kepada umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan sesungguhnya satu rangkaian dengan amal ibadah lainnya selama 24 jam sebulan.

Jika di siang hari diperintahkan untuk menahan haus dan lapar, menahan amarah dan menjaga lisan, serta larangan untuk berhubungan suami istri, maka di malam hari menahan amarah dan menjaga lisan tetap berlaku.

Selain itu juga diikuti dengan membaca Alquran, salat tarawih dan salat tahajud, salat duha, berzikir memohon ampunan kepada Allah Swt, berinfak, sedekah, memberi orang makanan dan minuman berbuka puasa, serta perbuatan mulia lainnya.

Dengan rangkaian amal ibadah tersebut, puasa yang dilakukan bersama ibadah dan kegiatan lainnya insya Allah menjadikan kita orang yang bertakwa.

Jika di ayat 183 orang beriman diperintahkan puasa untuk menjadi orang yang bertakwa, maka ayat 21 dalam surat Al-Baqarah Allah Swt memerintahkan manusia menyembahNya supaya menjadi orang yang bertakwa. “Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa” (QS. Al-Baqarah: 21).

Jadi, Allah Swt memerintahkan kepada manusia untuk menyembahNya agar menjadi orang yang bertakwa. Dalam surat Al-Fatihah ayat 5, kita sering mengucapkannya dalam salat yang artinya “Hanya kepada Engkau kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan”.

Maka, dengan menyembah Allah Swt terlebih dahulu, kaum muslimin akan bisa meminta pertolongan kepadaNya. Dan dengan menyembah Allah Swt sepenuhnya menunjukkan ketakwaan seseorang.

Pada masa sebelum kehadiran Nabi Saw, masyarakat Mekah banyak yang menyembah berhala. Setelah datangnya Nabi Saw seiring hadirnya Islam di tengah masyarakat, banyak yang masuk Islam dan kemudian memurnikan penyembahan hanya kepada Allah Swt saja.

Menjalankan ibadah puasa dengan benar adalah cerminan penyembahan kepada Allah Swt. Karena masih ada juga muslim yang tidak menjalankan ibadah puasa. Sehingga penyembahannya kepada Allah Swt belum penuh. Tak heran jika orang yang demikian doanya banyak yang belum terkabul, hidupnya susah, atau jika ia kaya atau terlihat hidup nyaman ternyata rohaninya tidak tenang.

Maka, dengan menyembah Allah Swt sepenuhnya, seorang muslim sudah membuktikan dirinya bersedia menjadi orang yang bertakwa. Dengan menjadi orang yang bertakwa, Allah pun akan bersamanya dan akan menolongnya. Dalam surat An-Nahl ayat 128 Allah Swt berfirman yang artinya, “Sungguh, Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan”.

Dengan menjadi orang yang bertakwa, Allah akan membukakan jalan keluar. Dalam surat At-Talaq ayat 2 Allah Swt berfirman yang artinya, “Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya”.

Di ayat lain disebutkan bahwa keberkahan akan turun kepada penduduk yang beriman dan bertakwa, “Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi” (QS. Al-A’raf: 96).

Sedangkan bagi Allah Swt, yang paling mulia di sisiNya adalah orang yang paling bertakwa. “Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa” (QS. Al-Hujurat: 13). Maka, beruntunglah kaum muslimin yang bisa menjadi orang yang bertakwa, karena bagi Allah Swt dialah yang paling mulia.

Dari beberapa ayat di atas bisa dilihat bahwa dengan menjadi orang yang bertakwa, kita bisa meraih sukses dalam kehidupan dunia dengan bantuan Allah Swt. Hidup kita akan didampingiNya, kita sulit akan dibantuNya dan dicarikan jalan keluar olehNya.

Dan tidak hanya sukses di dunia, di akhirat pun kita insya Allah akan meraih kesuksesan. Dalam Surat Ali Imran ayat 133 Allah Swt berfirman yang artinya, “Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa”.

Selain itu, Allah Swt juga akan menangkan orang yang bertakwa. Dalam Surat An-Naba ayat 31 Allah Swt berfirman yang artinya, “Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan”.

Maka kita bisa menyimpulkan bahwa takwa adalah bekal hidup kita di dunia dan juga untuk di akhirat. Dalam surat Al-Baqarah ayat 197 Allah Swt berfirman yang artinya, “Bawalah bekal karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepadaKu, wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat!”. Dengan menjadi orang yang bertakwa insya Allah banyak kesuksesan yang akan kita raih.

Semoga puasa yang kita jalani di bulan Ramadan bersama amal ibadah lainnya menjadikan kita orang yang bertakwa. Dan semoga dengan ketakwaan tersebut kita bisa mendapatkan kesuksesan di dunia dan akhirat. Amin. ***

Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar

Posmetro Padang, 3 Juni 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>