«

»

BATAN dan Pemprov Sumatera Barat Perkuat Kerja Sama

14 Desember 2017

(Padang, 14/12/2017) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sepakat perkuat kerja sama dalam pemanfaatan teknologi nuklir untuk kesejahteraan masyarakat. Kesepakatan ini diwujudkan dengan penandatanganan naskah kerja sama oleh Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto dengan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno di Ruang Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Padang, Kamis (14/12).

Usai penandatanganan naskah kerja sama, Djarot mengatakan bahwa kerja sama antara BATAN dengan pemerintah provinsi Sumatera Barat telah berlansung sejak lama. “Yang mendasari kerja sama antara BATAN dengan Pemerintah Sumatera Barat adalah sejarah kerja sama yang sudah ada sejak tahun 2004, namun saat itu tanpa MoU,” ujar Djarot.

Beberapa kerja sama yang telah dijalin antara kedua belah pihak yakni penangkaran dan penyebaran varietas padi, dan kedelai, teknik penjantanan ikan, serta suplemen pakan ternak dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Andalas (tahun 2004). Perbaikan varietas padi lokal Lampai kuning dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung (tahun 2015). Selain itu juga dijalin kerja sama di bidang kesehatan dengan Rumah Sakit Jamil, Padang.

Kali ini Pemprov Sumatera Barat tertarik dengan fasilitas iradiator, sebuah fasilitas yang berfungsi sebagai pengawetan bahan makanan, obat herbal dan sterilisasi alat kesehatan. Bagi Peprov Sumatera Barat, iradiator sangat berfungsi untuk mengawetkan makanan khas Sumatera Barat yakni rendang. Dengan memanfaatkan iradiator, rendang akan lebih awet dan tidak cepat rusak.

Selain itu menurut Djarot, Pemprov Sumatera Barat juga tertarik pada oligochitosan yang sangat bermanfaat sebagai pupuk tanaman, meningkatkan daya tumbuh, mencegah dan mengurangi penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur, bakteri dan virus. Dengan menggunakan oligochitosan imunitas tanaman terhadap penyakit makin membaik dan meningkatkan produktivitas tanaman. Oligochitosan ini diharapkan dapat memperbaiki kondisi tanaman cabai yang ada di Sumatera Barat.

Di bidang kesehatan, Pemprov Sumbar ingin memanfaatkan hasil penelitian BATAN yakni renograf yang digunakan sebagai alat untuk mendiagnosa fungsi ginjal dan sangat bermanfaat bagi dunia kesehatan khususnya di Sumatera Barat.

“Dari kerja sama ini yang diharapkan tentu saja, Sumatera Barat dapat memperbaiki komoditas ekspor makanan rendang, perbaikan tanaman cabai, dan pemenuhan sistem kesehatan dengan bantuan teknologi nuklir,” tambah Djarot.

Terkait dengan ketertarikan Pemprov Sumatera Barat membangun iradiator, menurut Djarot BATAN siap membantu asalkan terdapat anggaran untuk membangunnya.

Selain penandatanganan naskah kerja sama BATAN dengan Pemprov Sumatera Barat, di tempat yang sama juga dilakukan penandatangan naskah kerja sama antara BATAN dengan Pemerintah Kota Payakumbuh. (Pur)

http://www.batan.go.id, 14 Desember 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>