«

Idul Fitri dan Pandemi Covid-19

20 Mai 2020

Alhamdulillah, akhirnya kita bisa melewati puasa di bulan Ramadan yang mulia di tengah terjadinya penularan wabah Covid-19. Bukanlah hal yang mudah untuk bisa berpuasa dan beribadah sambil mengikuti protokol Covid-19 agar bisa terhindar dari penularan virus.

Dalam suasana normal, ibadah puasa dan ibadah lainnya bisa kita laksanakan tanpa ada ketakutan atau kekhawatiran akan tertular penyakit yang bisa menyebabkan kematian. Suasana bulan Ramadan pun kita rasakan sangat berbeda dengan bulan yang lain.

Menjelang berbuka, banyak penjual pabukoan yang menjajakan berbagai aneka makanan dan minuman. Kita bisa pilih mana yang kita suka. Ketika berbuka bersama keluarga, kita rasakan nikmat yang tak terhingga yang tak pernah kita nikmati di bulan lain.

Demikian pula setelah berbuka dan salat maghrib kita menuju masjid dan musala untuk melaksanakan shalat isya dan salat tarawih. Setelah usai salat tarawih, kita masih bisa mendengarkan suara orang mengaji dari pengeras suara masjid dan musala.

Di sepuluh hari terakhir, kita bisa melaksanakan iktikaf di masjid. Dan setelah menggenapkan satu bulan puasa, kita pun melaksanakan salat ied di lapangan atau masjid. Setelah itu kita bersalam-salaman saling bermaafan. Bahkan bagi perantau, bisa mudik ke kampung halaman bertemu dengan orang tua dan keluarga tercinta di kampung.

Puasa sebulan penuh menahan diri sehingga insya Allah diri kita mencapai predikat orang yang bertakwa sekaligus mencapai kebersihan hati. Dengan hati yang bersih, terasa mudah saling memaafkan.

Namun di saat penyebaran wabah Covid-19 kita tidak bisa menikmati suasana seperti itu. Sepertinya Allah Swt minta kita untuk meningkatkan kesabaran melebihi kesabaran orang berpuasa di waktu normal. Sehingga ketika telah genap sebulan kita berpuasa, kita diharapkan menjadi orang bertaqwa. Dan tidak hanya semakin terasa ringan untuk saling maaf memaafkan. Tetapi juga harus menjaga diri sebaik mungkin agar selamat dari penularan virus Covid-19. Kita diminta untuk menjaga keselamatan diri, sekaligus menjaga keselamatan orang lain. Yaitu dengan tetap di rumah, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, menjauhi kerumunan, menggunakan masker ketika keluar, dan menjaga kesehatan badan.

Di momen Idul Fitri tahun ini, kita tidak bisa berkumpul untuk melakukan salat ied karena risiko penyebaran wabah Covid-19. Tetapi kita masih bisa melakukan salat ied di rumah, bersama keluarga inti sesuai arahan ulama. Kita tidak bisa mengunjungi tetangga, teman, kerabat karena risiko penularan virus. Tetapi masih bisa mengunjungi mereka melalui media sosial maupun media komunikasi lainnya.

Kita mungkin marah atau kesal, mengapa tidak bisa bertemu dengan orang-orang untuk bermaaf-maafan seperti lebaran di tahun-tahun sebelumnya. Mengapa tidak bisa salat ied di lapangan atau masjid. Sehingga protokol Covid-19 yang disampaikan oleh pemerintah ada yang menganggapnya hanya menjerumuskan hidupnya ke arah yang lebih buruk.

Apa yang kita anggap buruk, boleh jadi baik bagi Allah Swt. Kita tidak bisa bersilaturahmi, salat ied, boleh jadi lebih baik dalam pandangan Allah Swt. Allah Swt berfirman dalam Alquran surat Al-Baqarah ayat 216 yang artinya, “Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

Mari jadikan hati dan diri kita tetap bersangka baik kepada Allah Swt terhadap pandemi Covid-19 yang tengah kita hadapi saat ini. Semoga momentum Idul Fitri bisa menjadi wadah untuk saling mendoakan agar diri kita, keluarga kita, masyarakat dan bangsa kita diberikan pertolongan oleh Allah Swt untuk terbebas dari pandemi Covid-19.

Satu hal yang juga tak kalah pentingnya, segala ketegangan atau friksi yang terjadi akibat menjalankan dan menegakkan protocol Covid-19 selama bulan Ramadan akan lebih baik bagi kita untuk saling memaafkan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah Swt menerima puasa dan ibadah kita. Amin. ***

Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar

Posmetro Padang 20 Mei 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>