<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Prof. Irwan Prayitno, M.Sc, Ph.D &#187; Tarbiyah</title>
	<atom:link href="http://irwan-prayitno.com/category/tarbiyah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://irwan-prayitno.com</link>
	<description>Informasi tentang Irwan Prayitno</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Jul 2025 05:01:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.4.1</generator>
		<item>
		<title>Mengenal Rasul</title>
		<link>http://irwan-prayitno.com/2012/12/mengenal-rasul/</link>
		<comments>http://irwan-prayitno.com/2012/12/mengenal-rasul/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2012 07:39:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwan-prayitno.com/?p=3605</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan Mengenal rasul adalah kewajiban bagi setiap muslim untuk dapat mengamalkan Islam secara sempurna. Tanpa rasul maka kita tidak dapat melaksanakan Islam dengan baik. Kehadiran rasul memberikan panduan dan bimbingan kepada kita bagaimana cara mengamalkan Islam. Dengan demikian, mengenal rasul merupakan keperluan bagi seorang muslim sebagai metode atau cara mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mengenal &#8230;  <a class="continue_reading" href="http://irwan-prayitno.com/2012/12/mengenal-rasul/">Continue reading &#187;</a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/12/mengenal-rasul/' addthis:title='Mengenal Rasul '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pendahuluan</p>
<p>Mengenal rasul adalah kewajiban bagi setiap muslim untuk dapat mengamalkan Islam secara sempurna. Tanpa rasul maka kita tidak dapat melaksanakan Islam dengan baik. Kehadiran rasul memberikan panduan dan bimbingan kepada kita bagaimana cara mengamalkan Islam. Dengan demikian, mengenal rasul merupakan keperluan bagi seorang muslim sebagai metode atau cara mendekatkan diri kepada Allah SWT.</p>
<p>Mengenal rasul tidak saja dalam bentuk fisik atau penampilannya tetapi segala aspek syarâ€™i berupa sunah yang dicontohkan Nabi kepada kita, baik berupa tingkah laku, perkataan ataupun sikap. Pengenalan kepada rasul dapat dilihat melalui <em>sirah nabawiyah</em> yang menggambarkan kehidupan Nabi serta latar belakangnya seperti <em>nasab</em> dan lingkungan tempat ia hidup. Kemudian melalui sunah dan dakwah Nabi pun dapat memberikan penjelasan kepada kita, siapa sesungguhnya Nabi tersebut.</p>
<p>Buku <em>maâ€™rifah ar-rasuul</em> ini membahas bagaimana mengenal rasul, apa saja yang perlu dikenal dari rasul dan bagaimana pula kita mengamalkan Islam melalui petunjuk rasul. Hal penting dari buku ini adalah kita mengetahui, memahami dan dapat mengamalkan sunah Nabi dan menjalankan ibadah dengan baik.</p>
<p>Dengan mengenal rasul diharapkan kita dapat mencintai rasul dan mengikutinya. Hal tersebut merupakan langkah kita untuk taat dan mencintai Allah SWT. Oleh karena itu, mengenal rasul tidak saja dari segi jasad, <em>nasab</em> dan latar belakangnya, tetapi bagaimana beliau beribadah dan beramal saleh. Sebagian masyarakat mengetahui dan mengamalkan sunah Nabi dari segi ibadah saja bahkan dari segi penampilan saja. Sangat jarang muslim yang mengambil contoh kehidupan Nabi secara keseluruhan seperti peran Nabi dari segi politik, pemimpin, pedagang dan juga sebagai suami, ayah dan anggota masyarakat. Semua peranan Nabi ini perlu dicontoh dan diikuti sehingga kita dapat mengamalkan Islam secara sempurna dan menyeluruh. Sayangnya, kendati sudah ada penjelasan demikian, umat Islam masih menempatkan Nabi sekedar mengikuti kebiasaan untuk bershalawat kepada Nabi. Padahal umat Islam yang shalat pasti akan selalu bersalawat dan selalu menyebutnya.</p>
<p>Pengenalan kepada rasul juga pengenalan kepada Allah dan Islam. Memahami rasul secara komprehensif adalah cara yang tepat dalam mengenal Islam yang juga komprehensif. Rasul dikenal sebagai pribadi teladan, panutan yang unggul dan lelaki terpilih di antara manusia yang sangat layak dijadikan model bagi setiap muslim. Hal ini memberi arti Nabi adalah teladan bagi setiap tingkah laku, perkataan dan sikap yang disunahkannya.</p>
<p>Mencintai Nabi sebagai hasil dari mengenal rasul tidak saja dalam menyebut namanya setelah shalat, mengadakan acara barjanzi, merayakan maulid Nabi dan bentuk acara-acara lainnya. Sementara mereka tidak mengamalkan sunah ataupun akhlaq utama yang dimilikinya seperti <em>shidq, tabligh, amanah </em>dan<em> fathanah</em>. Keadaan demikian sangat merugikan setiap muslim. Sebagian dari mereka sangat <em>taâ€™asub</em> dengan pakaian Nabi, sorban, songkok dan sebagainya. Sebagian lagi sekedar mengutip hadits Nabi untuk ceramahnya tetapi tidak diamalkan, bahkan ada yang menolak beberapa sunah atau tingkah laku Nabi. Keadaan demikian, terjadi di tengah masyarakat awam sebagai akibat dari tidak fahamnya mereka kepada rasul secara benar dan utuh.</p>
<p>Banyak dari umat Islam yang terlibat dengan dakwah Islam, yang tidak merujuk kepada metode atau minhaj Nabi dalam berdakwah sehingga tidak mendapatkan hasil yang optimal. Kegagalan dakwah senantiasa dihadapi oleh para dai seperti dakwah yang tidak berkesan dan kurangnya hasil atau bekas dakwah. Dengan mengenal rasul, kita dapat menyimpulkan bahwa dakwah yang dibawa oleh rasul adalah dakwah yang berkesan dan sudah menghasilkan perubahan-perubahan masyarakat ke arah yang positif. Bahkan rasul telah membuktikan dengan penyebaran Islam ke seluruh dunia sehingga berbagai suku atau bangsa memeluk <em>diinullaah</em> tersebut. Secara nyata, kegagalan yang terjadi pada saat ini disebabkan karena kita tidak merujuk kembali bagaimana rasul mencapai kejayaan dan kegemilangan dalam mendakwahkan Islam ini.</p>
<p>Metode <em>Rabbani</em> yang perlu dibawa oleh rasul perlu dipahami dan diamalkan dengan baik. Hal tersebut dapat dicapai apabila kita mengenal rasul. Buku ini mencoba menjelaskan berbagai hal yang menyangkut pengenalan kita kepada rasul. Dengan pemahaman terhadap buku ini kita termotivasi dan sadar bahwa kita sangat perlu mengenal rasul dari berbagai sudut, mulai definisi rasul, peranan rasul, sifat-sifat rasul, tugas rasul, ciri-ciri risalah Muhammad, kewajiban kita terhadap rasul, dan hasil yang kita dapat dengan mengikuti risalah rasul.</p>
<p>Maâ€™rifah ar-rasuul adalah sebuah topik yang sangat penting dalam pembinaan keagamaan seorang muslim.Â  Syahadat kedua yang dibacakan oleh seorang muslim adalah : <em>Wa asyhadu anna</em> <em>muhammadan rasuulullah</em> (dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah utusan Allah) yang menyatakan keimanan seseorang terhadap kerasulan Muhammad SAW.Â  Oleh karena itu pengenalan terhadap Rasulullah (<em>Maâ€™rifah Ar-Rasuul</em>) sangat menentukan tingkat pemahaman dan penghayatan seseorang terhadap ikrar keislaman (syahadat) mereka.Â  Bahkan dari sinilah sesungguhnya kepribadian seorang muslim terlihat bentuknya.</p>
<p>Kesaksikan seseorang terhadap eksistensi keberadaan Allah SWT bukanlah sebuah hal yang terlalu langka khususnya di kalangan masyarakat Quraisy.Â  Mereka telah mengenalnya dari ajaran leluhur para nabi, yakni Ibrahim AS dan Adam AS.Â  Masyarakat Quraisy sendiri mengenal kata Allah dalam kehidupan keseharian mereka.Â  Dengarlah apa yang diserukan oleh orang-orang kafir Quraisy dalam Surat Al Anfal Ayat 32 <em>: â€œ Dan ingatlah ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata : â€œYa, Allah, jika betul (Al Quran) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedihâ€</em></p>
<p>Justru yang sering menjadi masalah besar adalah pengakuan terhadap eksistensiÂ  terhadap utusan-utusan Allah SWT.Â  Padahal pengakuan orang-orang kafir itu kepada eksistensi Allah SWT tidaklah ada artinya jika tidak diiringi pengakuan kepada rasul-rasul yang diutus-Nya.Â  Bagaimana mereka akan merefleksikan ketaatan mereka kepada Sang Pencipta tanpa petunjuk dari rasul-rasul-Nya? Bagaimana mereka bisa memperbaiki kehidupan sesat dari ajaran-ajaran agama yang telah terdistorsi? Tetapi justru inilah yang membebani orang-orang kafir untuk beriman secara penuh kepada Allah SWT.Â  Bahkan mereka berani bertaruh kebinasaan untuk menolak kerasulan Muhammad SAW sebagaimana ungkapan yang mereka lontarkan pada Ayat 32 Surat Al Anfal itu.Â  Sebaliknya penolakan kepada kenabian Muhammad SAW inilah yang membuat Allah SWT menjadi murka kepada orang-orang kafir Quraisy.</p>
<p>Sesungguhnya tidak layak bagi orang-orang kafir, atau manusia manapun di muka bumi dan alam semesta ini, untuk menolak kerasulan Muhammad SAW.Â  Orang-orang kafir sendiri seharusnya merasakan kehidupan keberagamaan mereka yang aneh, jauh dari sisi kemuliaan peradaban.Â  Ini adalah hasil ketiadaan seorang rasul Allah yang memberi petunjuk kepada mereka ke jalan yang lurus.Â  Umar bin Khattab RA merasakan betul kekonyolan masa jahiliyahnya ketika harus menyembah Allah melalui perantaraan patung-patung yang terbuat dari terigu.Â  Lebih dari tiga ratus patung berhala tersebar di segenap penjuru jazirah Arabia.</p>
<p>Tatanan kehidupan yang diterapkan orang-orang kafir kepada masyarakat pun ternyata tidak berhasil mewujudkan kehidupan yang teratur dan terbina.Â  Permusuhan antar suku, kehidupan seksual yang bebas, mengubur anak-anak perempuan, tradisi intelektual yang rendah mewarnai masyarakat Quraisy.Â  Secara internasional pun kehidupan kaum kafir Quraisy tidak memiliki harga diri (<em>izzah</em>) yang tinggi, karena mereka terkerangkeng oleh kekuasaan-kekuasaan negara besar: Persia dan Rumawi.Â  Padahal ajaran Islam yang dibawa Rasulullah SAW menawarkan pola hidup yang dapat membawa mereka kepada kekuatan danÂ  ketinggian peradaban.</p>
<p>Ketaklayakan orang-orang kafir untuk menolak Muhammad SAW semakin tidak rasional tatkala mereka menyaksikan sendiri bagaimana sosok kepribadian orang yang mendakwahkan dirinya rasul itu.Â  Muhammad SAW adalah seorang yang jujur (<em>shiddiq</em>) dengan tingkat kejujuran yang tiada taranya sehingga mereka sendiri menyebutnya <em>al-amin</em>.Â  Seorang yang tidak pernah berbohong bahkan pada lelucon-leluconnya sekalipun.Â  Muhammad adalah seorang yang komitmen (<em>iltizam</em>) terhadap misi yang diembankan Allah SWT kepadanya.Â  Ia tidak mundur dari dakwahnya sedikit pun karena takut dianiaya orang-orang yang tidak menyenanginya.Â  Amanah apapun diterimanya dengan segala resiko di belakangnya.Â  Muhammad SAW juga adalah seorang yang tidak pernah menyembunyikan apa yang harus disampaikannya (<em>tabligh</em>).Â  Bahkan ketika turun ayat-ayat yang memberi peringatan kepada dirinya pribadi (seperti pada surat Abasa) pun tidak pula ia berat menyampaikannya karena malu.Â  Muhammad SAW juga bukan seorang yang bodoh apalagi memiliki penyakit jiwa (<em>majnun</em>) karena apa yang disampaikannya memiliki dasar-dasar ilmiah yang tinggi.Â  Bahkan dalam berbagai kesempatan Muhammad SAW memperlihatkan kecerdasan (<em>fathanah</em>) dan sosialnya yang tinggi.Â  Ketika para pemuka kafir Quraisy berselisih dalam soal peletakan Hajar Aswad, Muhammad SAW tampil memberikan solusi yang menyenangkan dan memuaskan semua pihak.</p>
<p>Kekuatan tanda-tanda kerasulan Muhammad SAW tidak saja diukur dari diri pribadinya.Â  Dalam dimensi masa lalu kedatangan beliau telah disebut-sebut dalam berbagai Kitab Suci yang dibawa para Nabi sebelumnya.Â  Heraklius, Raja Romawi, mengakui hal ini.Â  Hanya saja ia tidak menyangka bahwa nabi yang akan diutus itu datang dari tempat yang dianggapnya tidak layak itu.Â  Paman Khadijah (isteri Muhammad SAW), Waraqah bin Naufal, dengan sangat cermat memastikan bahwa Muhammad-lah orang yang ditunggu kehadirannya dalam berita-berita yang dibacanya pada Kitab Taurat (disebut sebagai Namus Akbar).</p>
<p>Dalam dimensi masa depan, manusia di seluruh penjuru dunia menyaksikan bahwa di sepanjang sejarah Muhammad SAW terbukti sebagai manusia pilihan Allah yang membawa Islam sebagai risalah utamanya.Â  Hasil-hasil perjuangan beliau (<em>tsamarat</em>) luar biasa menakjubkan: dari sisi nilai-nilai kemanusiaan, dari sisi kenegaraan, dari sisi peradaban dan ilmu pengetahuan, dan lain-lain.Â  Hasil-hasil besar dalam waktu yang singkat ini mustahil dapat diwujudkan oleh seorang manusia biasa.</p>
<p>Tidak layak bagi orang-orang kafir untuk menolak kerasulan Muhammad SAW.Â  Tetapi hawa nafsu telah menguasai jiwa mereka.Â  Juga ketakutan akan kehilangan masa depan yang selama ini diuntungkan oleh sistem jahiliyah, rasa iri dengki akan nikmat kenabian yang diberikan Allah SWT pada seseorang dari bangsa selain mereka dan kekhawatiran akanÂ  balasan dosa-dosa yang telah mereka perbuat.Â  Mereka membohongi diri sendiri dan menutup-nutupi bukti-bukti kerasulan itu dengan fitnah-fitnah keji kepada Muhammad SAW.</p>
<p>Tetapi kebenaran tak dapat disembunyikan.Â  Akhirnya, pengakuan demi pengakuan datang kepada Muhammad SAW tanpa dapat dibendung lagi.Â  Hari demi hari semakin banyak manusia yang menyadari apa yang harus dilakukannya kepada Muhammad SAW.Â Â  Mula-mula suku Aus dan Khajraj dari Madinah yang secara massal beriman kepada kerasulan Muhammad SAW, kemudian penduduk sekitar Madinah dan pada akhirnya hampir seluruh jazirah Arabia memeluk Islam pada akhir hayat Nabi SAW.Â  Sepeninggal Nabi Muhammad SAW wilayah kekuasaan Islam semakin meluas dan kerasulan beliau menjadi sebuah sejarah yang melegenda.</p>
<p>Sejak wafatnya Muhammad SAW tentu tidak ada lagi mukjizat yang dapat disaksikan dari diri beliau SAW.Â  Tidak ada lagi ayat-ayat yang turun menghiasi berbagai peristiwa sejarah dan melengkapi ajaran yang mulia.Â  Tidak ada lagi teladan yang diperlihatkan beliau dalam berbagai aspek kehidupan yang mengalir.Â  Tidak ada lagi seorang yang memimpin keluarga sebaik memimpin negara, masyarakat dan tentara.Â  Tetapi semua kisah-kisah sejarah Muhammad SAW telah terpatrikan dalam kitab-kitab tebal sirah Nabawiyah dan manusia yang lahir kemudian dapat menatap seluruh keagungan itu dari berita-berita yang ditulis di dalamnya.</p>
<p><em>Maâ€™rifah ar-rasuul</em> menjadi sebuah keperluan yang asasi bagi kaum muslimin masa kini karena mereka hidup tidak bersama dengan Nabi SAW.Â  Mereka harus beriman kepada kerasulan Muhammad SAW dengan keimanan yang sebenar-benarnya.Â  Inilah sebuah upaya menghayati makna syahadatain.Â  Seorang Jenderal Romawi, Gergorius Theodorus, bertanya kepada Khalid bin Walid di tengah berkecamuknya Perang Yarmuk : â€œApakah sama kedudukan antara saya dengan anda apabila saya masuk ke dalam Islamâ€Â  Khalid menjawab : â€œKedudukan kita samaâ€Â  Gergorius Theodorus bertanya lagi : â€œMengapa demikian ?â€Â  Khalid menjawab : â€œKami beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dalam keadaan kami melihat dan menyaksikan sendiri Rasulullah SAW.Â  Sedangkan anda beriman kepada Allah dan Rasul-Nya padahal anda tidak pernah menyaksikan beliau.Â  Anda sesungguhnya lebih hebat keimanannya daripada kamiâ€</p>
<p>Gergorius Theodorus tercatat sebagai seorang yang masuk Islam dalam waktu singkat.Â  Ia bersyahadat di depan Khalid bin Walid.Â  Kemudian ia mandi dan melakukan shalat dua rakaat.Â  Ia menyandangkan pedangnya kembali untuk berperang di jalan Allah melawan pihak Romawi, kaumnya sendiri dan ia syahid dalam pertempuran tersebut.Â  Keagungan ajaran Islam dan kebenaran kerasulan Muhammad SAW dilihatnya dalam sosok-sosok pengikutnya yang setia dan dalam peradaban yang mewarnai masyarakat yang ditinggalkannya.</p>
<div id="wherego_related"><h3>Pengunjung yang membaca halaman ini, juga membaca:</h3><ul><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2013/04/gubernur-apresiasi-gedung-baru-bank-nagari-dan-sayangkan-keraguan-pemkab-ko-menambaah-modal/" rel="bookmark" class="wherego_title">Gubernur Apresiasi Gedung Baru Bank Nagari dan Sayangkan Keraguan Pemkab-ko Menambah Modal</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2021/12/khutbah-jumat-di-masjid-ar-rahman-adzkia/" rel="bookmark" class="wherego_title">Khutbah Jumat di Masjid Ar Rahman Adzkia</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2021/11/anomali-kemiskinan-di-sumbar/" rel="bookmark" class="wherego_title">Anomali Kemiskinan di Sumbar</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2016/10/pantun-pembukaan-musabaqah-tilawatil-quran-mtq-nasional-37-tingkat-kota-solok-2016/" rel="bookmark" class="wherego_title">Pantun Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)  Nasional 37 Tingkat Kota Solok 2016</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2021/08/salat-jumat-saya-imam-beliau-muazin/" rel="bookmark" class="wherego_title">Salat Jumat, Saya Imam, Beliau Muazin</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2019/01/ustaz-abdul-somad/" rel="bookmark" class="wherego_title">Ustaz Abdul Somad</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/12/mengenal-rasul/' addthis:title='Mengenal Rasul '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwan-prayitno.com/2012/12/mengenal-rasul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ilmu Allah</title>
		<link>http://irwan-prayitno.com/2012/12/ilmu-allah/</link>
		<comments>http://irwan-prayitno.com/2012/12/ilmu-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2012 22:30:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwan-prayitno.com/?p=3023</guid>
		<description><![CDATA[Allah SWT telah menciptakan alam ini dengan sistem yang menyeluruh. Satu sama lain saling berkaitan dan masing-masingnya mempunyai manfaat yang berbeda. Allah yang menciptakan alam ini, sehingga Maha Mengetahui segalanya dari yang paling kecil hingga sebesar-besarnya. Karena itu Allah menjadi sumber ilmu pengetahuan.Â  Allah sebagai Al Aliim terhadap semua jenis ilmu, tidak hanya tentang agama &#8230;  <a class="continue_reading" href="http://irwan-prayitno.com/2012/12/ilmu-allah/">Continue reading &#187;</a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/12/ilmu-allah/' addthis:title='Ilmu Allah '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Allah SWT telah menciptakan alam ini dengan sistem yang menyeluruh. Satu sama lain saling berkaitan dan masing-masingnya mempunyai manfaat yang berbeda. Allah yang menciptakan alam ini, sehingga Maha Mengetahui segalanya dari yang paling kecil hingga sebesar-besarnya. Karena itu Allah menjadi sumber ilmu pengetahuan.Â  Allah sebagai <em>Al Aliim</em> terhadap semua jenis ilmu, tidak hanya tentang agama tetapi semua ilmu yang ada dan berkembang di muka bumi iniÂ  dikuasai oleh Allah SWT. Karena Allah yang menciptakan semuanya, maka Allah mengetahui segalanya yang dikenal dengan <em>Al Aliim.</em></span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ada dua jalan yang Allah tunjukkan untuk mengenal ilmu Allah dimana Allah memberikan ilmu pengetahuan kepada manusia melalui wahyu dan ilham. Jalan formal melalui <em>wahyu </em>dan jalan non formal melalui <em>ilham</em>. Secara formal, Allah menurunkan wahyu melalui Rasul sebagai ayat-ayat qauliyah. Ayat-ayat ini merupakan kebenaran yang mutlak dari Allah yang menjadi panduan dan <em>manhaj</em> untuk manusia.Â  Nilai ilmu yang didapatkan melalui formal adalah mutlak sifatnya dan tidak pernah berubah dari awal diturunkannya ayat Al Quran kepada Nabi SAW hingga hari kiamat. Semenjak Nabi SAW, nilai yang dianut tidak berbeda dengan yang dianut oleh masyarakat saat ini misalnya tata cara shalat, puasa, zakat dan haji walaupun zaman sudah berubah. Oleh karena itu nilai ayat qauliyah yang ada dalam Al Quran begitu banyak mengandung Ilmu Allah yang dijadikan pedoman bagi kehidupan manusia. Nilai mutlak yang terdapat dalam Al Quran sebagai ayat qauliyah dijadikan isyarat bagi membuktikan kebenaran ayat kauniyah yang ada di alam semesta. Sehingga pembuktian dari alam semesta menambah keimanan dan kebenaran dari ayat Allah dalam Al Quran. Pedoman hidup manusia tidak berasal dari cara fikir manusia tetapi berasal dari Allah yang menciptakan manusia. Hal ini berbeda dengan ilmu yang berkaitan tentang sarana kehidupan yang setiap saat bisa berubah.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Secara non formal, ilmu Allah dapat diterima dan diserap oleh manusia melalui <em>tafakkur, tadabur </em>dan penelitian terhadap alam. Ilmu yang diperoleh manusia lewat jalur ini dipergunakan manusia sebagai sarana untuk mempermudah kehidupan mereka. Ilmu ini merupakan rangkaian dari pengalaman-pengalaman yang diperoleh manusia. Sarana hidup perlu dikembangkan sesuai dengan keperluan manusia dan perkembangan pengetahuan dan teknologi. Walaupun proses berkembangnya dari pengalaman dan penelitian, tetapi objek kajian tersebut adalah ciptaan Allah yang di dalamnya telah ditetapkan sunatullah<em> </em>kauniyah yang bersifat tetap dan sesuai dengan hukum alam yang Allah tetapkan. Ilmu yang dikembangkan manusia telah terdapat dalam alam semesta tersebut. Hakikat dari ilmu pengetahuan untuk keperluan sarana hidup ini bisa berubah setiap waktu. Ketika di zaman Nabi SAW berperang dengan panah dan berkendaraan dengan unta, tetapi saat ini telah berubah dimana berperangnya dengan senjata canggih dan kendaraan yang modern.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Allah sebagai sumber ilmu pengetahuan, tidak ada cara lain untuk mendapatkan ilmu yang ada di bumi kecuali memperoleh melalui kedua jalur di atas. Semua ilmu yang berkembang berasal dari Allah melalui jalur wahyu dan ilham. Dengan kedua cara ini,Â  penting untuk mengabdikan diri dan bertakwa kepada Allah.</span></p>
<div id="wherego_related"><h3>Pengunjung yang membaca halaman ini, juga membaca:</h3><ul><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2021/12/khutbah-jumat-di-masjid-ar-rahman-adzkia/" rel="bookmark" class="wherego_title">Khutbah Jumat di Masjid Ar Rahman Adzkia</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2014/03/sumatera-barat-tetapkan-siaga-darurat-asap/" rel="bookmark" class="wherego_title">Sumatera Barat Tetapkan Siaga Darurat Asap</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2012/06/aktivitas-kepartaian/" rel="bookmark" class="wherego_title">Aktivitas Kepartaian</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2013/08/kau-istriku-lagu-karya-gubernur-sumbar-sudah-bisa-dinikmati-di-youtube/" rel="bookmark" class="wherego_title">Kau Istriku, Lagu karya Gubernur Sumbar Sudah Bisa Dinikmati di Youtube</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2014/06/gubernur-irwan-prayitno-muhammad-yamin-putra-terbaik-indonesia/" rel="bookmark" class="wherego_title">Gubernur Irwan Prayitno: Muhammad Yamin Putra Terbaik Indonesia</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2014/03/gaya-anis-matta/" rel="bookmark" class="wherego_title">Gaya Anis Matta</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/12/ilmu-allah/' addthis:title='Ilmu Allah '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwan-prayitno.com/2012/12/ilmu-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbuat Baik</title>
		<link>http://irwan-prayitno.com/2012/12/berbuat-baik/</link>
		<comments>http://irwan-prayitno.com/2012/12/berbuat-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Dec 2012 09:06:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwan-prayitno.com/?p=2982</guid>
		<description><![CDATA[Kesertaan Allah pada diri manusia hanya dapat dirasakan oleh mereka yang beriman kepada Allah. Tidak beriman kepada Allah sangat sulit bagi diri manusia untuk merasakan adanya keterlibatan Allah dalam segala urusan kehidupannya. Ia pun tidak merasa adanya bantuan dan lindungan Allah. Orang yang beriman dalam kehidupan sehari-harinya merasakan sekali keikutsertaan Allah di segala aktifitas, apakah &#8230;  <a class="continue_reading" href="http://irwan-prayitno.com/2012/12/berbuat-baik/">Continue reading &#187;</a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/12/berbuat-baik/' addthis:title='Berbuat Baik '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Kesertaan Allah pada diri manusia hanya dapat dirasakan oleh mereka yang beriman kepada Allah. Tidak beriman kepada Allah sangat sulit bagi diri manusia untuk merasakan adanya keterlibatan Allah dalam segala urusan kehidupannya. Ia pun tidak merasa adanya bantuan dan lindungan Allah. Orang yang beriman dalam kehidupan sehari-harinya merasakan sekali keikutsertaan Allah di segala aktifitas, apakah dalam proses ataupun hasil kegiatannya. Orang yang beriman sangat merasakan bahwa Allah adalah segalanya dan Dialah tempat yang paling layak untuk dijadikan tempat berlindung.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Merasakan kesertaan Allah adalah sebagai hasil dari <em>maâ€™rifatullaah</em>. Dengan mengenal Allah maka akan menghasilkan suatu pemahaman dan pengamalan yang baik, kemudian membuahkan hasil berupa sikap adanya keikutsertaan Allah atas segala perbuatan manusia. Orang yang beriman merasakan kesertaan Allah karena dua hal yaitu karena adanya pengawasan Allah kepada manusia dan karena adanya kebaikan Allah yang begitu banyak. Allah sebagai Pencipta selalu mengawasi manusia, sehingga segala gerak-gerik manusia dapat diawasi dan dideteksi oleh Allah SWT. Karena pengawasan Allah ini, manusia yang sadar seharusnya melakukan tindakan-tindakan yang benar dan sesuai dengan Islam. Dengan pengawasan tersebut kita takut mendapatkan hukuman dari tingkah laku yang tidak sesuai dengan nilai Islam. Kebaikan dari Allah berupa rezeki, kenikmatan kehidupan, makan, minum, harta, anak, dan segala yang kita nikmati di dunia. Di dalam diri manusia terdapat kebaikan-kebaikan Allah seperti adanya fisik yang kuat, mata, telinga dan organ tubuh lainnya. Ini semua adalah kebaikan Allah, belum lagi Allah berikan kepada kita oksigen, udara segar, panas matahari, bulan dan bintang yang semuanya diperuntukkan Allah untuk manusia.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Pengawasan Allah yang dilakukan kepada manusia akan menuntut manusia untuk melakukan tingkah laku yang baik. Begitu pula karena banyaknya kebaikan Allah maka wajar kita membalas kebaikan tersebut dengan berbuat baik pula. Allah berfirman agar kita berbuat baik seperti halnya Allah telah berbuat baik kepada manusia. Dengan pengawasan Allah dan kebaikan Allah maka diwajibkan kita mentaati Allah dalam bentuk mengerjakan semua perintahNya. Ketaatan kepada Allah juga harus didasari oleh iman dan mewujudkan keimanannya dalam bentuk amal saleh. Dengan ketaatan ini maka Allah akan memberikan balasan berupa dukungan dan kekuatan Allah kepada orang yang taat tersebut. Dukungan ini khusus bagi mereka yang beriman dan memahami betul akan pengawasan Allah dan kebaikan Allah. Sehingga orang beriman yang taat tersebut akan mendapatkan kemenangan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Orang kafir yang tidak merasakan pengawasan Allah dan tidak juga merasakan kebaikan Allah berarti tidak menginginkan kesertaan Allah bersamanya. Orang kafir biasanya mengkufuri nikmat Allah dan berbuat lalai, sehingga berakibat kepada kemaksiatan kepada Allah.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sumber: Buku Kepribadian Muslim</span></p>
<div id="wherego_related"><h3>Pengunjung yang membaca halaman ini, juga membaca:</h3><ul><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2012/12/pencanangan-sekolah-lapangan-di-kota-pariaman/" rel="bookmark" class="wherego_title">Pencanangan Sekolah Lapangan di Kota Pariaman</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/12/berbuat-baik/' addthis:title='Berbuat Baik '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwan-prayitno.com/2012/12/berbuat-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesertaan Allah</title>
		<link>http://irwan-prayitno.com/2012/12/kesertaan-allah/</link>
		<comments>http://irwan-prayitno.com/2012/12/kesertaan-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2012 04:11:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwan-prayitno.com/?p=2951</guid>
		<description><![CDATA[Kesertaan Allah pada diri manusia hanya dapat dirasakan oleh mereka yang beriman kepada Allah. Tidak beriman kepada Allah sangat sulit bagi diri manusia untuk merasakan adanya keterlibatan Allah dalam segala urusan kehidupannya. Ia pun tidak merasa adanya bantuan dan lindungan Allah. Orang yang beriman dalam kehidupan sehari-harinya merasakan sekali keikutsertaan Allah di segala aktifitas, apakah &#8230;  <a class="continue_reading" href="http://irwan-prayitno.com/2012/12/kesertaan-allah/">Continue reading &#187;</a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/12/kesertaan-allah/' addthis:title='Kesertaan Allah '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kesertaan Allah pada diri manusia hanya dapat dirasakan oleh mereka yang beriman kepada Allah. Tidak beriman kepada Allah sangat sulit bagi diri manusia untuk merasakan adanya keterlibatan Allah dalam segala urusan kehidupannya. Ia pun tidak merasa adanya bantuan dan lindungan Allah. Orang yang beriman dalam kehidupan sehari-harinya merasakan sekali keikutsertaan Allah di segala aktifitas, apakah dalam proses ataupun hasil kegiatannya. Orang yang beriman sangat merasakan bahwa Allah adalah segalanya dan Dialah tempat yang paling layak untuk dijadikan tempat berlindung.</p>
<p>Merasakan kesertaan Allah adalah sebagai hasil dari <em>maâ€™rifatullaah</em>. Dengan mengenal Allah maka akan menghasilkan suatu pemahaman dan pengamalan yang baik, kemudian membuahkan hasil berupa sikap adanya keikutsertaan Allah atas segala perbuatan manusia. Orang yang beriman merasakan kesertaan Allah karena dua hal yaitu karena adanya pengawasan Allah kepada manusia dan karena adanya kebaikan Allah yang begitu banyak. Allah sebagai Pencipta selalu mengawasi manusia, sehingga segala gerak-gerik manusia dapat diawasi dan dideteksi oleh Allah SWT. Karena pengawasan Allah ini, manusia yang sadar seharusnya melakukan tindakan-tindakan yang benar dan sesuai dengan Islam. Dengan pengawasan tersebut kita takut mendapatkan hukuman dari tingkah laku yang tidak sesuai dengan nilai Islam. Kebaikan dari Allah berupa rezeki, kenikmatan kehidupan, makan, minum, harta, anak, dan segala yang kita nikmati di dunia. Di dalam diri manusia terdapat kebaikan-kebaikan Allah seperti adanya fisik yang kuat, mata, telinga dan organ tubuh lainnya. Ini semua adalah kebaikan Allah, belum lagi Allah berikan kepada kita oksigen, udara segar, panas matahari, bulan dan bintang yang semuanya diperuntukkan Allah untuk manusia.</p>
<p>Pengawasan Allah yang dilakukan kepada manusia akan menuntut manusia untuk melakukan tingkah laku yang baik. Begitu pula karena banyaknya kebaikan Allah maka wajar kita membalas kebaikan tersebut dengan berbuat baik pula. Allah berfirman agar kita berbuat baik seperti halnya Allah telah berbuat baik kepada manusia. Dengan pengawasan Allah dan kebaikan Allah maka diwajibkan kita mentaati Allah dalam bentuk mengerjakan semua perintahNya. Ketaatan kepada Allah juga harus didasari oleh iman dan mewujudkan keimanannya dalam bentuk amal saleh. Dengan ketaatan ini maka Allah akan memberikan balasan berupa dukungan dan kekuatan Allah kepada orang yang taat tersebut. Dukungan ini khusus bagi mereka yang beriman dan memahami betul akan pengawasan Allah dan kebaikan Allah. Sehingga orang beriman yang taat tersebut akan mendapatkan kemenangan.</p>
<p>Orang kafir yang tidak merasakan pengawasan Allah dan tidak juga merasakan kebaikan Allah berarti tidak menginginkan kesertaan Allah bersamanya. Orang kafir biasanya mengkufuri nikmat Allah dan berbuat lalai, sehingga berakibat kepada kemaksiatan kepada Allah.</p>
<p>Sumber: Buku Kepribadian Muslim</p>
<div id="wherego_related"><h3>Pengunjung yang membaca halaman ini, juga membaca:</h3><ul><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2021/10/irwan-prayitno-yakin-universitas-adzkia-bangun-sumbar-lebih-baik-lagi/" rel="bookmark" class="wherego_title">Irwan Prayitno Yakin Universitas Adzkia Bangun Sumbar Lebih Baik Lagi</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2021/09/lupa-allah-itu-ada/" rel="bookmark" class="wherego_title">Lupa Allah Itu Ada</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2021/01/tatap-muka-di-masa-pandemi/" rel="bookmark" class="wherego_title">Tatap Muka di Masa Pandemi</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2013/02/politik-adu-domba/" rel="bookmark" class="wherego_title">Politik Adu Domba</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2015/06/gerakan-pensejahteraan-ekonomi-masyarakat-pesisir-gepemp-berhasil-tingkatkan-kesejahteraan-nelayan/" rel="bookmark" class="wherego_title">Gerakan Pensejahteraan Ekonomi Masyarakat Pesisir (Gepemp), Berhasil Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/12/kesertaan-allah/' addthis:title='Kesertaan Allah '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwan-prayitno.com/2012/12/kesertaan-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kelaziman Cinta</title>
		<link>http://irwan-prayitno.com/2012/12/kelaziman-cinta/</link>
		<comments>http://irwan-prayitno.com/2012/12/kelaziman-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2012 23:16:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwan-prayitno.com/?p=2893</guid>
		<description><![CDATA[Kelaziman cinta menggambarkan siapa dan apa saja yang patut dicintai dan yang patut dibenci. Cinta kepada Allah berarti juga mencintai siapa-siapa yang dicintai Kekasih (Allah) dan mencintai apa saja yang dicintai kekasih (Allah). Mencintai siapa dan apa yang dicintai Allah ini akan menghasilkan walaa, (loyalitas) kepada Allah. Sebaliknya apabila membenci siapa saja yang dibenci Kekasih &#8230;  <a class="continue_reading" href="http://irwan-prayitno.com/2012/12/kelaziman-cinta/">Continue reading &#187;</a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/12/kelaziman-cinta/' addthis:title='Kelaziman Cinta '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kelaziman cinta menggambarkan siapa dan apa saja yang patut dicintai dan yang patut dibenci. Cinta kepada Allah berarti juga mencintai siapa-siapa yang dicintai Kekasih (Allah) dan mencintai apa saja yang dicintai kekasih (Allah). Mencintai siapa dan apa yang dicintai Allah ini akan menghasilkan <em>walaa,</em> (loyalitas) kepada Allah.</p>
<p>Sebaliknya apabila membenci siapa saja yang dibenci Kekasih (Allah) dan membenci apa saja yang dibenci Kekasih (Allah) akan menghasilkan <em>baraa,</em> (melepaskan diri) dari segala perbuatan kufur. <em>Walaa,</em> dan <em>baraa,</em> merupakan sikap yang jelas kepada objek cinta.</p>
<p>Sumber: Buku Kepribadian Muslim</p>
<div id="wherego_related"><h3>Pengunjung yang membaca halaman ini, juga membaca:</h3><ul><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2017/06/untuk-kawasan-terpadu-tarok-kemenristek-dikti-ri-apresiasi-pemprov-sumbar/" rel="bookmark" class="wherego_title">Untuk Kawasan Terpadu Tarok: Kemenristek Dikti RI Apresiasi Pemprov Sumbar</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/12/kelaziman-cinta/' addthis:title='Kelaziman Cinta '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwan-prayitno.com/2012/12/kelaziman-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tingkatan Cinta</title>
		<link>http://irwan-prayitno.com/2012/11/tingkatan-cinta/</link>
		<comments>http://irwan-prayitno.com/2012/11/tingkatan-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Nov 2012 14:55:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwan-prayitno.com/?p=2843</guid>
		<description><![CDATA[Iman kepada Allah SWT berdasarkan kepada sejauh mana pengenalan kepadaNya. Di antara konsekuensi kenal Allah adalah munculnya rasa cinta kepada Allah. Dengan cinta maka dapat membuat amal saleh menjadi lebih khusyuk dan mantap. Dalam Al Quran begitu banyak ayat yang meminta kita untuk mencintai Allah dan rasulNya ( Q. 9: 24; 2: 165; 8:2). Dalam &#8230;  <a class="continue_reading" href="http://irwan-prayitno.com/2012/11/tingkatan-cinta/">Continue reading &#187;</a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/11/tingkatan-cinta/' addthis:title='Tingkatan Cinta '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Iman kepada Allah SWT berdasarkan kepada sejauh mana pengenalan kepadaNya. Di antara konsekuensi kenal Allah adalah munculnya rasa cinta kepada Allah. Dengan cinta maka dapat membuat amal saleh menjadi lebih khusyuk dan mantap. Dalam Al Quran begitu banyak ayat yang meminta kita untuk mencintai Allah dan rasulNya ( Q. 9: 24; 2: 165; 8:2). Dalam surat Al Anfal ayat 2 digambarkan bagaimana tingkah laku cinta kepada Allah seperti bergetar hatinya mendengar ayat Al Quran dan bertambah imannya ketika melihat ayat-ayat Allah.</p>
<p>Tingkah laku cinta yang digambarkan Allah dalam surat Ali Imran ayat 14 adalah kecenderungan manusia kepada hawa nafsunya seperti kepada wanita, anak, harta benda, binatang peliharaan, emas perak dan kendaraan. Bahkan cinta yang lebih diutamakan dari segalanya adalah cinta kepada Allah, Rasul dan jihad. Hal ini disebutkan dalam surat At Taubah ayat 24 bahwa ada manusia yang mencintai sesuatu dalam bentuk disibukkan dengan yang dicintainya. Al Quran juga menyebutkan dalam surat At Taubah ayat 111 dan surat Hujarat ayat 15, tentang orang yang mencintai Allah dengan cara mengorbankan jiwa raga dan hartanya untuk Islam. Dalam Al Quran terdapat beberapa informasi dan contoh tentang berbagai urutan dan tahap cinta.</p>
<p>Urutan cinta ini menggambarkan bagaimana sebaiknya kita bercinta dan menempatkan wujud cinta pada tempatnya yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Secara umumnya cinta diawali dengan hubungan hati yang kemudian muncul rasa simpati. Setelah itu berkembang menjadi curahan hati dan rasa rindu yang akhirnya menghasilkan kemesraan dan bahkan cinta menghamba. Urutan ini memiliki beberapa konsekuensi dan contoh yang menggambarkan bobot dan tahap cinta tersebut. Cinta pada tahap hubungan hati dapat dilakukan dengan benda-benda yang digunakan untuk memanfaatkan, misalnya cinta kepada kendaraan pribadi sehingga konsekuensi cintanya adalah merawat dan menjaga kendaraan tersebut.</p>
<p>Bentuk cinta berikutnya adalah munculnya rasa simpati yang diarahkan kepada manusia umumnya karena beberapa kelebihan dan ketertarikan terhadap orang tersebut. Pada tahap ini kita perlu berinteraksi lebih jauh agar dapat didakwahi. Kepada sesama muslim muncul rasa cinta berupa curahan hati yang diikat dalam tali persaudaraan muslim. Manakala rasa rindu sesama mukmin dilakukan dengan rasa saling kasih sayang dan saling mencinta. Para sahabat Nabi SAW di antara sesamanya telah terjalin hubungan cinta demikian, mereka saling tolong menolong dalam dakwah dan perjuangan bahkan rindu apabila sekian lama tidak bertemu.</p>
<p>Cinta dalam wujud kemesraan selain dilakukan kepada sesama mukmin dan Rasul juga dilakukan kepada Islam. Sikap yang muncul adalah mengikuti nasehat dan perintahnya bahkan bersedia untuk berkorban. Tingkat cinta yang tertinggi adalah cinta hanya kepada Allah dalam bentuk menyembah atau mengabdikan diri.</p>
<p>Objek tingkatan cinta iniÂ  yang paling rendah adalah kepada benda kemudian kepada manusia, muslim, mukmin, Rasul/Islam dan yang paling tinggi adalah cinta kepada Allah.</p>
<p>Sumber: Buku Kepribadian Muslim</p>
<div id="wherego_related"><h3>Pengunjung yang membaca halaman ini, juga membaca:</h3><ul><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2019/08/kepala-daerah-inovatif/" rel="bookmark" class="wherego_title">Kepala Daerah Inovatif</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2013/04/gubernur-apresiasi-gedung-baru-bank-nagari-dan-sayangkan-keraguan-pemkab-ko-menambaah-modal/" rel="bookmark" class="wherego_title">Gubernur Apresiasi Gedung Baru Bank Nagari dan Sayangkan Keraguan Pemkab-ko Menambah Modal</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2012/06/profil-2/" rel="bookmark" class="wherego_title">Profil Irwan Prayitno</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2013/10/perlu-aksi-cepat-realisasikan-kemandirian-pangan/" rel="bookmark" class="wherego_title">Perlu Aksi Cepat Realisasikan Kemandirian Pangan</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/11/tingkatan-cinta/' addthis:title='Tingkatan Cinta '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwan-prayitno.com/2012/11/tingkatan-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencintai Allah</title>
		<link>http://irwan-prayitno.com/2012/11/mencintai-allah/</link>
		<comments>http://irwan-prayitno.com/2012/11/mencintai-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Nov 2012 04:47:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwan-prayitno.com/?p=2826</guid>
		<description><![CDATA[Kecintaan kepada Allah sebagai dasar untuk menjadikan amal yang saleh dan ibadah yang shahih. Amal tanpa didasari cinta akan merusak amal yang dikerjakannya, tetapi sebaliknya apabila amal berdasarkan cinta akan menghasilkan amal saleh yang akan dihayati dengan mendalam. Ibadah kepada Allah perlu didasari kecintaan. Cinta kepada Allah maka akan rela dan ikhlas melaksanakan semua perintahNya. &#8230;  <a class="continue_reading" href="http://irwan-prayitno.com/2012/11/mencintai-allah/">Continue reading &#187;</a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/11/mencintai-allah/' addthis:title='Mencintai Allah '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kecintaan kepada Allah sebagai dasar untuk menjadikan amal yang saleh dan ibadah yang shahih. Amal tanpa didasari cinta akan merusak amal yang dikerjakannya, tetapi sebaliknya apabila amal berdasarkan cinta akan menghasilkan amal saleh yang akan dihayati dengan mendalam. Ibadah kepada Allah perlu didasari kecintaan. Cinta kepada Allah maka akan rela dan ikhlas melaksanakan semua perintahNya. Bahkan dengan cinta, rela mengorbankan jiwa dan harta untuk mengikuti perintah yang kita cintai. Banyak ayat Al Quran menyuruh kita berkorban untuk melaksanakan nilai-nilai Islam seperti surat 49:15 dan surat 9:111.</p>
<p>Cinta akan mempengaruhi kehidupan seseorang, baik cinta kepada Allah atau bukan kepada Allah. Cinta bukan kepada Allah sering membawa kepada cinta buta yang tak terkendali sedangkan cinta kepada Allah akan membawa kedamaian dan ketenangan. Cinta kepada makhluk membawa ketidakpastian, penasaran dan kesenangan semu. Cinta kepada benda akan hapus apabila benda tersebut hilang atau rusak, manakala cinta kepada Allah kekal dan abadi. Cinta kepada seseorang membawa kepada kehanyutan perasaan yang terkadang membawa kita emosional, manakala cinta kepada Allah akan membawa ketentraman jiwa. Kita dibolehkan cinta kepada manusia (kepada orang tua, anak, isteri dan keluarga)Â  atau benda asalkan dibawah derajat kecintaan kepada Allah (Q.9: 24).</p>
<p>Cinta yang bukan kepada Allah biasanya didasari oleh syahwat dan cinta kepada Allah didasari oleh iman. Syahwat akan mengendalikan diri kita dan bahkan kita memperturutkan syahwat yang dapat membahayakan kita. Manakala iman akan membawa kebaikan. Cinta memiliki beberapa ciri di antaranya adalah selalu ingat, mengagumi, rela, siap berkorban, takut, mengharap dan mentaati.</p>
<p>Sumber: Buku Kepribadian Muslim</p>
<div id="wherego_related"><h3>Pengunjung yang membaca halaman ini, juga membaca:</h3><ul><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2012/11/pahlawan/" rel="bookmark" class="wherego_title">Pahlawan</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2021/08/salat-jumat-saya-imam-beliau-muazin/" rel="bookmark" class="wherego_title">Salat Jumat, Saya Imam, Beliau Muazin</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/11/mencintai-allah/' addthis:title='Mencintai Allah '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwan-prayitno.com/2012/11/mencintai-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makna Kalimat Laa Ilaaha  Illaa Allaah</title>
		<link>http://irwan-prayitno.com/2012/11/makna-kalimat-laa-ilaaha-illaa-allaah/</link>
		<comments>http://irwan-prayitno.com/2012/11/makna-kalimat-laa-ilaaha-illaa-allaah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Nov 2012 08:47:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwan-prayitno.com/?p=2814</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kalimat syahadat terdapat beberapa bagian yang sering menjadi pembahasan. Antara lain kalimat â€œLaaâ€ yang berarti menafikan secara langsung konsep dan ciri-ciri ketuhanan yang ada di atas alam kecuali konsep Allah SWT dengan segala kesempurnaannya. Penafian (penolakan) tersebut untuk membersihkan akidah dari syubhat ketuhanan. Tujuannya ialah menegaskan bahwa segala arti dan hakikat ketuhanan itu hanyalah &#8230;  <a class="continue_reading" href="http://irwan-prayitno.com/2012/11/makna-kalimat-laa-ilaaha-illaa-allaah/">Continue reading &#187;</a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/11/makna-kalimat-laa-ilaaha-illaa-allaah/' addthis:title='Makna Kalimat Laa Ilaaha  Illaa Allaah '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam kalimat syahadat terdapat beberapa bagian yang sering menjadi pembahasan. Antara lain kalimat â€œ<em>Laa</em>â€ yang berarti menafikan secara langsung konsep dan ciri-ciri ketuhanan yang ada di atas alam kecuali konsep Allah SWT dengan segala kesempurnaannya. Penafian (penolakan) tersebut untuk membersihkan akidah dari <em>syubhat</em> ketuhanan. Tujuannya ialah menegaskan bahwa segala arti dan hakikat ketuhanan itu hanyalah ada pada Allah. Dari sini bangunan akidah menjadi jelas bagi seorang mukmin.</p>
<p>Dengan mengucapkan kalimat syahadat maka kita memahami dan bersikap bahwa tidak ada Pencipta kecuali Allah saja, tiada Pemberi rezeki selain Allah, tiada Pemilik selain Allah, tiada Kerajaan selain untuk Allah, tiada Pembuat hukum selain Allah, tiada Pemerintah selain Allah, tiada Pemimpin selain Allah, tiada yang Dicintai selain Allah, tiada yang Ditakuti selain Allah, tiada yang Diharapkan selain Allah, tiada yang Memberi manfaat atau mudharat selain Allah, tiada yang Menghidupkan atau Mematikan selain Allah, tiada yang Mengabulkan permohonan selain Allah, tiada yang Melindungi selain Allah, tiada Wakil selain Allah, tiada Daya dan kekuatan selain dari Allah, tiada yang Diagungkan selain AllahÂ  dan tiada yang Dimohonkan pertolongannya selain Allah.</p>
<p>Ungkapan demikian merupakan konsekuensi pengamalan <em>laa ilaaha illaa Allaah</em>, yang diaplikasikan ke dalam seluruh sektor kehidupan, apakah di dalam masjid atau di luar masjid, di rumah atau di luar rumah, di tempat bekerja atau di luar tempat kerja. Pada dasarnya sikap demikian dilakukan selam 24 jam penuh dari bangun tidur hingga tidur kembali. Apabila hal demikian dilakukan maka akan mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat.</p>
<p>Sumber: Buku Kepribadian Muslim</p>
<div id="wherego_related"> </div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/11/makna-kalimat-laa-ilaaha-illaa-allaah/' addthis:title='Makna Kalimat Laa Ilaaha  Illaa Allaah '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwan-prayitno.com/2012/11/makna-kalimat-laa-ilaaha-illaa-allaah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hidup di Bawah Naungan Tauhid</title>
		<link>http://irwan-prayitno.com/2012/11/hidup-di-bawah-naungan-tauhid/</link>
		<comments>http://irwan-prayitno.com/2012/11/hidup-di-bawah-naungan-tauhid/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2012 15:02:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwan-prayitno.com/?p=2801</guid>
		<description><![CDATA[Kehidupan di bawah naungan tauhid merupakan kehidupan yang dilalui oleh generasi pertama di bawah bimbingan Rasulullah SAW. Agar generasi ini dapat merasakan hidup di bawah naungan tauhid sebagaimana era kepemimpinan Rasulullah maka harus dipastikan bahwa kehidupan mereka harus berlandaskan tauhid yang benar sesuai dengan manhaj salafusshalih. Allah sebagai zat yang tidak ada sesuatupun serupa dengan &#8230;  <a class="continue_reading" href="http://irwan-prayitno.com/2012/11/hidup-di-bawah-naungan-tauhid/">Continue reading &#187;</a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/11/hidup-di-bawah-naungan-tauhid/' addthis:title='Hidup di Bawah Naungan Tauhid '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kehidupan di bawah naungan tauhid merupakan kehidupan yang dilalui oleh generasi pertama di bawah bimbingan Rasulullah SAW. Agar generasi ini dapat merasakan hidup di bawah naungan tauhid sebagaimana era kepemimpinan Rasulullah maka harus dipastikan bahwa kehidupan mereka harus berlandaskan tauhid yang benar sesuai dengan manhaj <em>salafusshalih</em>.</p>
<p>Allah sebagai zat yang tidak ada sesuatupun serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat, Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata. Walaupun demikian Allah dapat dirasakan keberadaannya melalui sifat, nama dan perbuatannya. Menyebut nama dan sifatNya merupakan dzikir yang dianjurkan untuk membacanya, manakala mukjizat para Rasul, peristiwa alam dan penciptaan alam adalah bukti perbuatanNya yang dapat diyakini kebenaranNya.</p>
<p>Landasan tauhid yang benar akan menghasilkan sikap yang jelas dalam penghayatan terhadap <em>sifat-sifat-Nya</em>, <em>asma-Nya</em>, dan <em>afâ€™al-Nya</em>. Sehingga dalam kehidupan senantiasa dilandasi oleh tauhid yang jelas terhadap Allah dari segi <em>asma</em> dan <em>sifat</em>, <em>Rububiyah</em>, <em>Mulkiyah</em> dan <em>Uluhiyah</em>. Pengakuan Allah sebagai Pencipta, Raja dan Tuhan sembahan adalah syarat mencapai hidup yang bahagia.</p>
<p>Kejelasan tauhid itu terangkum dalam kalimat syahadat, â€œ<em>laa ilaaha illaa Allaah</em>â€. Dari sini terbentuk hubungan yang murni dan penuh kecintaan kepada Allah. Allah sebagai <em>Rabb</em> dijadikan tempat bergantung. Allah sebagai Raja yang ditaati sepenuhnya dan sebagai <em>Ilah</em> yang disembah. Inilah yang menyebabkan terbentuknya kehidupan yang baik seperti yang diharap oleh rasulullah SAW.</p>
<p>Sumber: Buku Kepribadian Muslim</p>
<div id="wherego_related"><h3>Pengunjung yang membaca halaman ini, juga membaca:</h3><ul><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2022/11/pks-hadir-untuk-babel-dan-indonesia-sejumlah-kader-disiapkan-wujudkan-perubahan-pada-pemilupilkada/" rel="bookmark" class="wherego_title">PKS Hadir untuk Babel dan Indonesia, Sejumlah Kader Disiapkan Wujudkan Perubahan pada Pemilu/Pilkada</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2016/10/pantun-pembukaan-musabaqah-tilawatil-quran-mtq-nasional-37-tingkat-kota-solok-2016/" rel="bookmark" class="wherego_title">Pantun Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)  Nasional 37 Tingkat Kota Solok 2016</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2021/02/irwan-prayitno-resmi-jadi-guru-besar-luar-biasa-unp/" rel="bookmark" class="wherego_title">Irwan Prayitno Resmi jadi Guru Besar Luar Biasa UNP</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2021/05/membangun-harapan-di-tengah-pandemi/" rel="bookmark" class="wherego_title">Membangun Harapan di Tengah Pandemi</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2012/06/profil-2/" rel="bookmark" class="wherego_title">Profil Irwan Prayitno</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2013/04/gubernur-apresiasi-gedung-baru-bank-nagari-dan-sayangkan-keraguan-pemkab-ko-menambaah-modal/" rel="bookmark" class="wherego_title">Gubernur Apresiasi Gedung Baru Bank Nagari dan Sayangkan Keraguan Pemkab-ko Menambah Modal</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/11/hidup-di-bawah-naungan-tauhid/' addthis:title='Hidup di Bawah Naungan Tauhid '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwan-prayitno.com/2012/11/hidup-di-bawah-naungan-tauhid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahaya Mempersekutukan Allah</title>
		<link>http://irwan-prayitno.com/2012/10/bahaya-mempersekutukan-allah/</link>
		<comments>http://irwan-prayitno.com/2012/10/bahaya-mempersekutukan-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Oct 2012 15:11:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irwan-prayitno.com/?p=2790</guid>
		<description><![CDATA[Pengenalan kepada bentuk-bentuk thaghut akan dapat menghindarkan diri dari bahayanya. Sebab fenomena syirik berkait erat satu dengan yang lain. Jahil (tidak faham) terhadap thaghut membuka peluang semua orang untuk menjadi musyrik. Orang yang faham saja, masih berpeluang besar menjadi musyrik, apa lagi jahil. Fenomena ini perlu disadari karena hakikat syirik ini amat besar bahayanya bagi &#8230;  <a class="continue_reading" href="http://irwan-prayitno.com/2012/10/bahaya-mempersekutukan-allah/">Continue reading &#187;</a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/10/bahaya-mempersekutukan-allah/' addthis:title='Bahaya Mempersekutukan Allah '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengenalan kepada bentuk-bentuk thaghut akan dapat menghindarkan diri dari bahayanya. Sebab fenomena syirik berkait erat satu dengan yang lain. Jahil (tidak faham) terhadap thaghut membuka peluang semua orang untuk menjadi musyrik. Orang yang faham saja, masih berpeluang besar menjadi musyrik, apa lagi jahil. Fenomena ini perlu disadari karena hakikat syirik ini amat besar bahayanya bagi manusia.</p>
<p>Mempersekutukan Allah merupakan pekerjaan yang dilakukan oleh thaghut, mereka tidak saja melakukan untuk dirinya saja tetapi mengajak orang lain untuk mengamalkan syirk tersebut. Thaghut mempunyai arti beragam di antaranya adalah syaitan, pemerintah yang zalim, hukum jahiliyah, dukun atau tukang sihir dan berhala. Sadar atau tidak sadar, sebagian manusia sangat dekat dengan ciri-ciri thaghut tersebut. Mereka sebagai bagian dari syaitan karena mengamalkan tingkah laku yang jauh dari Islam. Bahkan banyak yang mengamalkan budaya dan kebiasaan jahiliyah yang saat ini mendominasi kehidupan kita. Berhubungan dengan dukun dan tempat keramat sebagai satu ritual ibadah tertentu bagi sekelompok umat Islam Indonesia. Mereka mendatangi kuburan dan meminta pertolongan serta berdoa kepada manusia yang telah mati dan banyak kebiasaan lain yang sulit diterima oleh akal sehat. Mana mungkin batu, tanah, kayu atau orang yang sudah mati dapat mengabulkan permintaan kita kecuali para jin yang bersifat syaitan yang melakukan hal ini. Karena ada jin yang juga muslim seperti manusia.</p>
<p>Bahaya mempersekutukan Allah dengan selain Allah sangat besar akibatnya di dunia maupun di akhirat. Kejiwaan kita menjadi tidak tenang dan tidak merdeka karena bergantung kepada sesuatu yang semestinya juga perlu bergantung kepada yang lain. Bergantung kepada Allah maka semua urusan akan beres dan selesai. Beberapa bahaya syirik adalah kezaliman yang besar, tidak mendapat ampunan, dosa yang besar, kesesatan yang jauh, diharamkan masuk surga, dan dimasukkan dalam neraka. Bahaya-bahaya ini sangat lengkap dan berat bagi mereka yang syirik.</p>
<p>Bahaya syirik ini begitu hebat karena mereka telah melakukan suatu kesalahan yang besar yaitu menjadikan tandingan selain Allah. Suatu hal yang wajar apabila seorang presiden ada tandingan di daerah kekuasaannya akan marah dan terusik. Begitu juga suatu kekuasaan tidak diakui bahkan mengakui kepada yang lain. Tugas para nabi dan rasul adalah membebaskan manusia dari penghambaan kepada sesuatu selain kepada Allah agar mereka menghambakan dirinya kepada Allah saja. Ketika Islam tegak di Mekah, Nabi SAW langsung saja merubuhkan semua thaghut (berhala) di sekitar Kaâ€™bah.</p>
<p>Sumber: Buku Kepribadian Muslim</p>
<div id="wherego_related"><h3>Pengunjung yang membaca halaman ini, juga membaca:</h3><ul><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2012/06/profil-2/" rel="bookmark" class="wherego_title">Profil Irwan Prayitno</a></li><li><a href="http://irwan-prayitno.com/2013/09/investasi-naik-239-persen/" rel="bookmark" class="wherego_title">Investasi Naik 239 Persen</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://irwan-prayitno.com/2012/10/bahaya-mempersekutukan-allah/' addthis:title='Bahaya Mempersekutukan Allah '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irwan-prayitno.com/2012/10/bahaya-mempersekutukan-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
